Bale Bandung

Realisasi Bedah Rutilahu 2023 Pemkab Bandung Capai 7.506 Unit atau Lebih dari 100%

×

Realisasi Bedah Rutilahu 2023 Pemkab Bandung Capai 7.506 Unit atau Lebih dari 100%

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna secara simbolis membedah rutilahu milik warga Kab Bandung.

RANCABALI, Balebandung.com – Demi mengetahui lebih dekat kehidupan masyarakatnya, Bupati Bandung Dadang Supriatna rela menginap di sebuah rumah milik keluarga tidak mampu di Desa Sukaresmi, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, dalam rangkaian Program Bunga Desa (Bupati Ngamumule Desa).

Bupati Bandung sengaja memilih rumah warga yang paling miskin di desa tersebut yakni keluarga Abah Osad (75) dan Mak Yeti (65). Lokasinya lumayan terpencil di tengah perkebunan teh, sekitar 1,5 jam perjalanan dari ibu kota Kabupaten Bandung.

Rumah Bah Osad merupakan rumah gubuk beralaskan papan dan berbilik bambu. Tiang rumah pria berjanggut putih itu pun terlihat sedikit miring. Rumah berukuran 4×5 meter itu dihuni Bah Osad bersama seorang putranya yang belum menikah serta tiga orang cucu.

Bah Osad sendiri mengaku tidak menyangka sama sekali akan kedatangan tamu istimewa di rumah gubuknya. Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh tani itu tak mengetahui jika yang datang bertamu ke rumahnya Bupati Bandung.

Kang DS, sapaan Dadang Supriatna memang bukan hanya bertamu di rumah Bah Osad. Usai bersalaman dan memperkenalkan diri, Kang DS kemudian memohon izin kepada Bah Osad dan istrinya Mak Yeti untuk dapat menginap di rumahnya yang setengah reyot.

“Bah Osad, abdi bade nyuhunkeun widi ngendong di bumi Bah Osad. Manawi diwidian,” kata Bupati Dadang Supriatna.

Mendengar ucapan bupati yang baru pertama kali ditemuinya, Pak Osad pun dengan spontan menjawab, “Mangga ari kersa mah. Mung kieu bumi Abah mah geuningan Cep,” timpal Bah Osad.

Kontan saja Bah Osad dan Mak Teti kaget bukan kepalang ketika mengetahui tamu yang datang ke rumahnya adalah seorang Bupati Bandung. Sambil terlihat malu-malu, pria bernama lengkap Osad Rosadi itu tampak memberanikan diri mengobrol santai dalam bahasa Sunda.

Untuk mencairkan suasana, Kang DS mengajak Bah Osad dan istrinya untuk makan bersama. Ada semur jengkol, ikan asin, sambel, telor goreng, lalapan, dan ikan bumbu kuning. Bupati tampak makan lahap sekali.

“Aduh Encep, Abah ngimpi naon. Manawi teh saha nu sumping ka bumi Abah teh. Pek teh Bapak Bupati. (Duh kasep, Emak mimpi apa. Dikira siapa yang datang ke rumah Emak. Ternyata Bapak Bupati),” ujar Bah Osad dengan logat Sunda yang kental.

Kekagetan Bah Osad dan istrinya Mak Yeti tak berhenti sampai di situ. Esok harinya ketika Bupati Dadang Supriatna hendak berpamitan pulang, Dadang kembali memberikan kejutan besar kepada Bah Osad dan Mak Yeti.

Bupati itu menyampaikan kepada Bah Osad dan Mak Yeti bahwa dirinya hendak membedah rumah Bah Osad dan Mak Yeti. Mendengar hal tersebut, keduanya langsung sujud syukur dan menangis haru.

“Katampi pisan. Asa kagunturan madu. Teu nyangki bakal kenging rezeki teu disangki-sangki,” ujar Bah Osad sambil berkaca-kaca.

Bupati Dadang Supriatna mengatakan dirinya memang sengaja memiliki program untuk menginap di rumah-rumah warga miskin di Kabupaten Bandung dalam rangkaian program Bunga Desa (Bupati Ngamumule Desa).

Program Bunga Desa merupakan salah satu program yang bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara Bupati dengan masyarakat desa di Kabupaten Bandung. Bupati Dadang Supriatna secara rutin mengunjungi desa-desa untuk bertemu dengan warga dan mendengarkan aspirasi mereka.

Program ini juga menjadi kesempatan bagi Bupati Dadang Supriatna untuk mengetahui lebih dekat dan merasakan langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat desa terutama masyarakat miskin, salah satunya dengan cara menginap di rumah warga.

“Alhamdulillah, saya bisa menginap di rumah Bah Osad, dan sebelum saya pulang, rumahnya kita bongkar untuk Dibedah menjadi rumah yang lebih layak huni,” ujar Bupati Dadang Supriatna.

Kang DS mengaku berkomitmen untuk terus memperbaiki rutilahu di Kabupaten Bandung yang awalnya berjumlah 37 ribu unit. Namun selama 2,5 tahun masa pemerintahannya, ia berhasil memperbaiki 22 ribu unit rutilahu.

“Alhamdulillah tiap tahun kita terus tingkatkan perbaikan rutilahu termasuk rumah Bah Osad ini. Baru 2,5 tahun, alhamdulilah saya bisa menyelesaikan perbaikan 22 ribu rutilahu. Sisanya insya Allah kita bereskan tahun 2024,” tutur Kang DS.

Sementara Bupati Bandung menargetkan setiap tahunnya bisa memperbaiki 7.000 unit rutilahu. Sementara hingga akhir tahun 2023, realisasi perbaikan rutilahu mencapai 7.506 unit, dari total rutilahu sebanyak 7.437 unit, yang artinya tercapai target lebih dari 100 persen. Sementara tahun sebelumnya 2022, terealisasi 7.397 unit dan pada tahun 2021 terealisasi 7.378 unit.

Bupati Bedas optimistis dapat menyelesaikan program perbaikan rutilahu sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat miskin di Kabupaten Bandung. Selain dari APBD, sumber perbaikan rutilahu juga berasal dari APBN, APBD Provinsi, CSR, dan dana aspirasi anggota DPR RI.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna melontarkan kritik terhadap kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), khususnya dalam penataan jaringan utilitas telekomunikasi dan implementasi ducting. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) mempertanyakan masih ditemukannya kabel telekomunikasi yang melintang dan tidak tertata dan semrawut, sementara Pemerintah Kabupaten Bandung telah memiliki regulasi yang mengatur pipa bersama […]