Bale Kab BandungHumanioraPendidikan

Segera Lapor Kalau Bangunan Sekolah Rusak

Bupati Bandung H. Dadang Mochamad Naser, S.H, S.Ip, M.Ipol turut menebar benih ikan di Situ Cisanti, saat Baksos Sesko TNI di Desa Tarumajaya, Kec Kertasari, Rabu (18/5). by Humas Pemkab Bandung
Bupati Bandung H. Dadang Mochamad Naser, S.H, S.Ip, M.Ipol turut menebar benih ikan di Situ Cisanti, saat Baksos Sesko TNI di Desa Tarumajaya, Kec Kertasari, Rabu (18/5). by Humas Pemkab Bandung

BANDUNG – Bupati Bandung H. Dadang Mochamad Naser, S.H, S.Ip, M.Ipol meminta kepada seluruh aparat yang ada di bawahnya, untuk segera melaporkan jika menemukan bangunan sekolah yang rusak. Cepatnya sebuah laporan, kata Dadang, akan lebih mempercepat dalam penanganannya.

“Sarana pendidikan yang lama dibiarkan rusak, tentunya akan mengganggu proses belajar para siswa. Oleh karenanya upaya penanganan terhadap bangunan sekolah harus dipercepat,” tandas bupati saat Bhakti Sosial Sesko TNI di Situ Cisanti, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Rabu (18/5/16).

Dadang lantas menyebut indeks pendidikan Kabupaten Bandung pada tahun 2015 telah mencapai 86,29 poin atau terbesar dalam memberikan kontribusi terhadap pencapaian IPM yang pada tahun 2015 ini bertengger di angka 76,45 poin.

Setelah bidang pendidikan dinilai cukup bagus, kini Dadang mengakui dalam kepemimpinannya lima tahun ke depan, pihaknya akan lebih memfokuskan terhadap pembangunan di bidang lingkungan. Karena menurutnya pembangunan di sektor yang satu ini memerlukan keterlibatan semua pihak.

“Untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih dan berkelanjutan tentunjya tidak bisa oleh pemerintah semata, melainkan harus melibatkan semua pihak termasuk di dalamnya keterlibatan masyarakat,” kata Dadang.

Turut hadir pada kegiatan baksos ini Wadan Sesko TNI Marsekal Muda Asnam Muhidir, Danrem 062 Tarumanagara Kolonel (Inf) Sudarmadi, S.Sos, Manager Perkebunan Kertasari Ir. Farizal Pane, serta sejumlah undangan lainnya.

Wadan Sesko TNI Marsekal Muda Asnam Muhidir menerangkan kegiatan baksos ini merupakan program Sesko TNI di bidang teritorial. Dalam baksos tersebut, dilakukan berbagai kegiatan diantaranya sunatan massal sebanyak 40 orang, pengobatan massal sekitar 300 orang, penebaran ribuan benih ikan dan penanaman ratusan bibit pohon ekaliptus di Kilometer 0 aliran Sungai Citarum Situ Cisanti Kertasari.

Wadan Sesko mengungkapkan Sungai Citarum jadi titik perhatian baksos kali ini, mengingat kualitas air sungai tersebut demikian buruk. Sementara manfaat aliran Sungai Citarum selama ini digunakan untuk pembangkit listrik, irigasi dan perikanan jaring apung.

Sungai Citarum yang berhulu di Situ Cisanti Kec Kertasari Kab Bandung mengalir melewati 12 kabupaten/kota di Jawa Barat. Diantaranya Kab Bandung, Kab Bandung Barat, Kab Bekasi, Kab Cianjur, Kab Indramayu, Kab Karawang, Kab Purwakarta, Kab Subang, Kab Sumedang, Kota Bandung, Kota Bekasi, dan Kota Cimahi. Selama ini aliran Sungai Citarum digunakan untuk PLTA Jatiluhur, PLTA Saguling dan PLTA Cirata dengan menghasilkan listrik sebesar 1.756 MW.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close