Bale Bisnis

Sinergi OJK Jabar-TPAKD Perluas Akses Keuangan Masyarakat

×

Sinergi OJK Jabar-TPAKD Perluas Akses Keuangan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, balebandung.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Jawa Barat memperkuat sinergi dalam memperluas akses keuangan daerah melalui Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang diselenggarakan secara serentak di Gedung Sate Kota Bandung, Selasa (10/3/2026).

Rapat tersebut menjadi momentum konsolidasi program perluasan akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh wilayah Jawa Barat.

Kegiatan dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat Sumasna serta dihadiri oleh Kepala OJK Jabar Darwisman, Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib, Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Naniek, pimpinan lembaga jasa keuangan, serta 27 Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.

Sebagai wujud komitmen bersama, Pemprov Jabar bersama 27 Sekda Kabupaten/Kota menandatangani Berita Acara Penetapan Program Kerja TPAKD Tahun 2026 yang menjadi landasan operasional dalam memperluas akses layanan keuangan yang aman, terjangkau, dan mudah diakses oleh masyarakat serta pelaku usaha di seluruh daerah.

Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman menyampaikan penguatan akses keuangan merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“TPAKD memiliki peran strategis dalam memperluas akses keuangan, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, serta mendorong terobosan dalam mengatasi berbagai kendala pembiayaan di daerah,” ujar Darwisman.

Darwis menambahkan, perekonomian Jawa Barat menunjukkan kinerja yang positif. Pada Triwulan IV 2025, ekonomi Jawa Barat tumbuh sebesar 5,85 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,39 persen.

Kinerja sektor jasa keuangan juga terus menunjukkan tren yang baik. Hingga Januari 2026, aset perbankan di Jawa Barat tumbuh 5,27 persen, Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 6,78 persen, dan kredit tumbuh 2,57 persen.

Meski demikian, masih terdapat ruang yang besar untuk mengoptimalkan pembiayaan kepada sektor produktif. Hingga awal tahun 2026, nilai fasilitas kredit yang telah disetujui namun belum dimanfaatkan oleh pelaku usaha (undisbursed loan) di Jawa Barat tercatat sekitar Rp282,54 triliun.

Di sisi lain, penyaluran kredit kepada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Barat mencapai Rp186 triliun, atau sekitar 12,5 persen dari total kredit UMKM nasional, menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi dengan penyaluran kredit UMKM terbesar kedua di Indonesia.

“TPAKD diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, dan pelaku usaha untuk mendorong pengembangan UMKM, antara lain melalui fasilitasi business matching serta penguatan program pengembangan ekonomi daerah berbasis potensi lokal,” kata Darwis.

Dalam rapat tersebut juga dipaparkan perkembangan Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD) sebagai instrumen pengukuran tingkat inklusi keuangan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Pemutakhiran IKAD diharapkan menjadi rujukan dalam perencanaan, implementasi, serta evaluasi program TPAKD agar lebih tepat sasaran dan berdampak bagi masyarakat.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Jabar Sumasna menegaskan komitmen Pemprov Jabar untuk terus memperkuat sinergi implementasi TPAKD di seluruh kabupaten/kota.

“Melalui sinergi TPAKD, Pemprov Jabar mendorong berbagai program strategis untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan serta memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat,” ujar Sumasna.

Ia menyebut adaempat program utama TPAKD yang menjadi fokus penguatan di Jawa Barat, yaitu Program Tabungan Hewan Kurban ASN (BEREHAN), Program Asuransi Mikro Perlindungan Jiwa bagi Petani, Program Pengembangan Ekonomi Daerah Berbasis Potensi, serta Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

Implementasi program-program tersebut secara konsisten diharapkan dapat memperluas akses layanan keuangan masyarakat sekaligus memperkuat pengembangan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Jabar.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bisnis

BANDUNG, balebandung.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat menyatakan kinerja sektor jasa keuangan di Jawa Barat hingga Januari 2026 tetap solid di tengah tekanan ekonomi global dan nasional. Kepala OJK Jawa Barat Darwisman mengatakan, kondisi tersebut terlihat dari pertumbuhan aset, Dana Pihak Ketiga (DPK), dan kredit perbankan. Per Januari 2026, total aset perbankan […]

Bale Bisnis

PANGALENGAN, balebandung.com – Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung dengan bangga menerima Anugerah Prakarsa Inklusi dari Komisi Nasional Disabilitas RI (KND). Penghargaan diterima langusng Direktur Utama Perumda Tirta Raharja dari Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua KND Jonna Aman Damanik, di sela peringatan Hari Air Sedunia di Situ Cileunca, Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung, Selasa (31/3/2026). Penghargaan […]

Bale Bisnis

CIMAHI, balebandung.com – Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung kembali mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tahun 2025 atau audit keuangan yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yang dirilis Januari 2026. “Saya apresiasi dan ucapkan selamat kepada jajaran Perumda Tirta Raharja yang sudah mempertahankan predikat WTP, ini luar […]

Bale Bisnis

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung akan mencermati pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) tahun buku 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 28 April 2026. Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Asisten II) Setda Kabupaten Bandung, Dr. Ir. Erwin Rinaldi, M.Sc., S.Ars. mengatakan, Pemkab Bandung […]

Bale Bisnis

BANDUNG, balebandung.com – Dewan Pengurus Sementara (Caretaker) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung melalui Panitia Penyelenggara Musyawarah Kabupaten (Mukab) X Kadin Kabupaten Bandung, membuka pendaftaran Peserta Mukab dan Calon Ketua Kadin Kabupaten Bandung Masa Bakti 2026 – 2031 hingga batas akhir tanggal 5 Mei 2026. Ketua Pengarah (SC) Musyawarah Kabupaten (MUKAB) X Kadin Kabupaten […]

Bale Bisnis

BANDUNG, balebandung.com – Kondisi perekonomian nasional khususnya di sektor industri jasa keuangan dinilai tetap betumbuh dengan solid dan kondusif, di tengah meningkatnya eskalasi geopolitik perang Iran-Israel AS. Kepala Otoritas Jasa Keuangan Jawa Barat (OJK Jabar), Darwisman mengatakan, hingga memasuki pekan ketiga perang, namun hinga sejauh ini belum terlihat dampak secara langsung terhadap Indonesia maupun Jawa […]