Bale Kab BandungPamong

Tiap Jaman Pancasila Lewati Berbagai Batu Ujian

Wakil Bupati Bandung, H. Gun Gun Gunawan, S.Si., M.Si., memimpin upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapang Upakarti Soreang, Kamis (1/6). by Kominfo Kab Bdg
Wakil Bupati Bandung, H. Gun Gun Gunawan, S.Si., M.Si., memimpin upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapang Upakarti Soreang, Kamis (1/6). by Kominfo Kab Bdg

SOREANG – Sesuai Keputusan Presiden tentang penetapan tanggal 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila, Pemerintah Kabupaten Bandung untuk kali pertama melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapang Upakarti Soreang, Kamis (1/6/17). Bertindak selaku Inspektur Upacara, Wakil Bupati Bandung, H. Gun Gun Gunawan, S.Si., M.Si., serta dihadiri para pejabat, Muspika, Muspida beserta seluruh pegawai lingkup Pemkab Bandung.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati mengatakan selama 72 tahun perjalanan bangsa, Pancasila telah mengalami berbagai batu ujian dan dinamika sejarah sistem politik, sejak jaman demokrasi parlementer, demokrasi terpimpin, era orde baru hingga demokrasi multipartai di era reformasi saat ini.

“Di setiap jaman, Pancasila harus melewati alur peradaban yang menguji ketangguhannya sebagai dasar filosofis bangsa Indonesia yang terus berkembang dan tak pernah berhenti di satu titik sejarah,” ungkap wabup.

Pancasila adalah kekayaan bangsa yang tidak ternilai harganya, merupakan rangkuman dari nilai-nilai luhur yang digali dari akar budaya bangsa, sehingga dapat dijadikan landasan dan falsafah hidup bangsa Indonesia yang majemuk. Gungun menyebut bangsa ini sedang dihadapkan pada 3 tantangan perubahan yang cukup besar.

“Ada 3 tantangan besar perubahan, yaitu terjadinya proses globalisasi dalam segala aspek, perkembangan gagasan Hak Asasi Manusia yang tidak diimbangi dengan Kewajiban Asasi Manusia, dan lonjakan pemanfaatan teknologi informasi oleh masyarakat,” sebutnya.

Pemanfaatan informasi inilah yang amat berpengaruh dalam berbagai aspek kehidupan karena rentan terhadap manipulasi. Oleh karenanya Wabup menyambut baik upaya MPR yang mensosialisasikan kembali empat pilar kebangsaan yang fundamental yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.

“Keempat pilar kebangsaan itu sangat relevan dengan problematika bangsa saat ini. Saya memiliki keyakinan, meskipun kita berbeda suku, agama, adat istiadat dan afiliasi politik, dilandasi semangat bekerjasama dan siap bekerja keras kita akan menjadi bangsa besar yang maju, mandiri dan memiliki daya saing di masa yang akan datang,” pungkas Wabup.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close