Bale Bandung

Timsus 1901 Kab Bandung Siap Netralisir Golput

×

Timsus 1901 Kab Bandung Siap Netralisir Golput

Sebarkan artikel ini
Ketua Timsus 1901 Kab Bandung Asep Wanda
Ketua Timsus 1901 Kab Bandung Asep Wanda

SOREANG – Tim Khusus (Timsus) 1901 Kabupaten Bandung menghimbau pemilih yang ada diwilayahnya tidak terpengaruh dengan adanya ajakan atau gerakan golput di TPS saat hari H Pilpres 17 April 2019.

Ketua Timsus 1901 Kabupaten Bandung Asep Wanda mengatakan bila isu golput (golongan putih) atau tidak memilih di pesta demokrasi serentak nanti, menjadi salah satu konsentrasi pihaknya yang terus dinetralisir.

“Karena beberapa hari jelang Pemilu ini kami juga sudah menerima informasi bahwa ada gerakan-gerakan yang menggiring masa untuk golput nanti di hari H pencoblosan,” ungkap Aswan kepada wartawan, Minggu (31/3/19).

Sebagai salah satu relawan yang juga memiliki peran memberi pendidikan politik, lanjut Asep, Timsus 1901 ikut melakukan penjelasan dan menyampaikan bila mengeluarkan hak suara adalah kewajiban.

“Kami sudah sampaikan kepada masyarakat bahwa memilih itu adalah wajib. Memilih ini jadi keharusan. Tidak mungkin di satu negara di satu pemerintahan tidak ada pemimpin. Harga matinya tentu wajib memilih,” tandasnya.

Kendati pihaknya pun tak ingin ikut mengintervensi para pemilih, namun dirinya menyarankan bila melihat dua pasang figur capres cawapres tentu paslon 01 yang lebih baik.

“Makanya Timsus 1901 akan terus bergerak melakukan sosialisasi. Bagi yang sudah punya pilihan ke Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf, agar jangan golput. Memilih menentukan 5 tahun ke depan bangsa Indonesia ini,” pungkasnya. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – aum awighnam?stu (semoga tiada halangan / semoga selamat) Pupuh DHINGDANG  ndan kawana h sang r narendra haneng wilatika nagari hanma r hayamuruk prabhu subala…maka dikisahkanlah sang Sri Narendra yang berada di negeri Wilwatikta, bernama Sri Hayam Wuruk, raja yang perkasa… *** Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]