Bale Kab BandungPamong

2017 Bupati Canangkan Gerakan Membangun Ekonomi Umat

Bupati Bandung Dadang Naser saat pengukuhan Satgas Saber Pungli Kab Bandung di Gedung Moh. Toha Soreang, Kamis (22/12). by Humas Pemkab Bandung
Bupati Bandung Dadang Naser saat pengukuhan Satgas Saber Pungli Kab Bandung di Gedung Moh. Toha Soreang, Kamis (22/12). by Humas Pemkab Bandung

SOREANG – Dalam rangka mengentaskan kemiskinan, sekaligus memberdayakan keberadaan para muzaki di Kabupaten Bandung, tahun 2017 Bupati Bandung H.Dadang M. Nasrer, SH.,M.Ip canangkan program Gerakan Membangun Ekonomi Umat.

“Tahun 2017 inI kita sudah siapkan program membangun gerakan ekonomi umat. Dengan memaksimalkan muzaki, mari kita sabilulungan mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan Kabupaten Bandung yang religius,” ucap Dadang saat acara siraman rohani di lingkungan Pemkab Bandung, di Gedung Moch. Toha Soreang, Senin (23/1/17).

Dengan populasi sekitar 3,6 juta jiwa saat ini, Kabupaten Bandung menurut data statistik tahun 2016 menunjukan angka kemiskinan 7%, pengangguran 4,3%, serta memiliki 96% masyarakat yang beragama islam.

Potensi tersebut menurutnya bisa turut mendukung efektivitas program gerakan membangun ekonomi umat. Melalui zakat, infaq dan sodaqoh (ZIS) dari para muzaki, Dadang berharap permasalahan umat yang belum bisa dipenuhi Pemkab Bandung bisa teratasi secara mandiri dan swadaya, termasuk mengentaskan kemiskinan serta permasalahan ekonomi umat lainnya.

“Saya harap melalui program ini, segala permasalahan ekonomi umat bisa teratasi. Melalui dibangunnya Gedung Zakat Center, pengelolaan dan pelaksanaan bagi program yang berbasis religi akan difasilitasi dan semoga sebelum Ramadhan tahun ini sudah rampung,” ucap bupati.

Dengan didirikannya Gedung Zakat Center, sebagai tindak lanjut akan dilakukan juga kerjasama sinergis antara Pemkab Bandung dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati. “Kerja sama akan dilakukan Pemkab Bandung dengan UIN dalam rangka pengabdian Perguruan Tinggi (PT) kepada masyarakat. Ke depan akan ada sinergitas visi Kabupaten Bandung yang religius dengan program dari UIN. Salah satunya yakni pemberantasan buta huruf Al-Quran,” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Rektor UIN Prof.DR. Mahmud.,M,Si mengatakan sinergitas tersebut harus menghasilkan kontribusi positif bagi keduanya. Kabupaten Bandung memfasilitasi untuk terbentuknya para “Sarjana Ulama” oleh pihak UIN.

“Kontribusi positif antara keduanya akan menghasilkan pula para sarjana ulama. Dalam kurikulum pendidikan di UIN terdapat fakultas dan program studi (Prodi) berbasis syariah, baik pendidikan, ekonomi, dan lainnya, yang akan diaplikasikan untuk mendukung program pembangunan Pemkab Bandung,” pungkas Mahmud.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close