Bale Bandung

31 KWT Tampilkan Olahan Pangan Lokal di HPS

×

31 KWT Tampilkan Olahan Pangan Lokal di HPS

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser, S.H, S.Ip, M.Ip, ditemani istri saat makan ikan di sela kegiatan Peringatan Hari Pangan Sedunia tingkat Kabupaten di Bale Rame Soreang, Selasa (25/10). by Humas Pemkab Bandung

SOREANG – Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38 tingkat Jawa Barat akan segera berlangsung, dengan Kabupaten Bandung sebagai tuan rumah. Kepala Dinas Pangan dan Perikanan (Dispakan) Ir. Dadang Hermawan menyebutkan, dalam peringatan HPS ke-38 yang akan digelar 7-9 November 2018 di Dome Balerame Soreang, hasil kreasi dan inovasi olahan pangan lokal Kelompok Wanita Tani (KWT) yang berasal dari 31 Kecamatan akan disajikan.

“Hasil inovasi olahan pangan lokal akan disuguhkan di HPS nanti. Panganan lezat, sehat, bergizi seimbang, halal dan unik yang berasal dari hasil potensi pertanian 31 KWT tiap kecamatan, akan membuka pengetahuan masyarakat tentang keberagaman aneka makanan berbahan dasar alami,” ungkap Dadang Hermawan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (17/10/18).

Dadang menuturkan, setiap kecamatan memiliki potensi pertanian masing-masing. Di Kecamatan Soreang, ibu-ibu KWT berinovasi makanan ringan seperti Cake La kumetap, pie pisang, roti tepung mocaf (singkong), olahan Bangjeri (bawang jeung teri), tahu baso, pisbol (pisang bolen), aneka kue kering berbahan dasar non beras non terigu, dan kreasi varian rasa kerupuk seblak.

“Ibu-ibu KWT ini kreatif kalau soal makanan. Mulai dari pengolahan bahan yang tidak biasa dan menyehatkan, unik, khas Kabupaten Bandung, enak rasanya, kemasannya bagus, juga harganya terjangkau. Jadi nanti di HPS, silahkan belanja dan mencicipinya,” imbuhnya.

Sedangkan KWT Rancabali lanjutnya, akan menampilkan manisan strawbery, dodol, sirup, bumbu rujak strawbery, kalua jeruk, gula aren rempah yang menyehatkan, gula semut, minuman sari buah, terong walanda, cistik sayuran, buah tien dan teng-teng.

“Kalau Ciwidey kan potensinya buah dan sayur, jadi ibu-ibu KWT berkreasi dengan berbahan sayuran, buah strawbery sebagai unggulan dan icon, juga gula aren yang diolah dengan berbagai rempah yang menyehatkan,” papar Dadang.

Lain lagi dengan kreasi KWT Kecamatan Banjaran, aneka kue basah tradisional lezat berbahan non beras non terigu akan disajikan. Dia menyebutkan, Cake JCC, bolu gulung, aneka kue kering berbahan tepung mocaf, wingko, peyek kangkung, kerupuk kulit, kopi wangun dan opak menjadi unggulannya.

“Ini beragam inovasi olahan pangan dari 3 KWT, belum dari kecamatan lain yang tidak kalah keren. Jadi jangan ragu berkunjung ke HPS ke-38 tingkat Jabar, nanti tanggal 7-9 Nopember di Dome Balerame Soreang,” pesannya.

Dadang mengatakan apresiasinya kepada seluruh KWT. Menurutnya, sebagai upaya pelibatan kaum perempuan secara langsung dalam usaha-usaha peningkatan hasil pertanian, kehadiran KWT ini akan menjadi bagian dari motivator inovasi hasil pertanian dan pengenalan teknologi tani.

“Peran ganda wanita tani ini sangat strategis dalam peningkatan produktivitas usaha tani. Mereka berpotensi untuk meningkatkan pendapatan dan ketahanan pangan menuju kesejahteraan rumah tangga petani di pedesaan khususnya untuk 270 desa di Kabupaten Bandung,” ujar pria yang hobi bernyayi itu.

Melalui HPS juga, Dadang berharap agar para KWT bisa memanfaatkannya sebaik mungkin. Akan hadir perwakilan dari 27 kabupaten/ kota se Jawa Barat dengan membawa potensi pangan masing-masing, yang tidak menutup kemungkinan mereka juga penasaran pada potensi Kabupaten Bandung.

“Kita sebagai tuan rumah, harus menampilkan yang terbaik. Ini momen pertama kali yang dihadiri Gubernur Jabar yang baru. Selain ajang promosi industri pangan lokal, kita juga harus mempersiapkan jika ada permintaan pasar,” pungkasnya. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]