Bale Bandung

Pemkab Bandung-Perhutani Bersinergi Kelola Hutan

×

Pemkab Bandung-Perhutani Bersinergi Kelola Hutan

Sebarkan artikel ini
Pemkab Bandung-Perhutani Jabar Banten usai penandatangan MoU kerjasama sinergitas pengelolaan hutan, di Rumah Jabatan Bupati di Soreang, Selasa (15/8). by Denny Kominfo Kab Bdg
Pemkab Bandung-Perhutani Jabar Banten usai penandatangan MoU kerjasama sinergitas pengelolaan hutan, di Rumah Jabatan Bupati di Soreang, Selasa (15/8). by Denny Kominfo Kab Bdg

SOREANG – Pemerintah Kabupaten Bandung bersama Perhutani Jabar Banten menandatangani Memorandum of Understanding  (MoU) kerjasama sinergitas pengelolaan hutan, di Rumah Jabatan Bupati di Soreang, Selasa (15/8/17).

Bupati Bandung Dadang Naser menyebut ada 3 poin penting dalam nota kesepakatan tersebut, yakni soal peningkatan potensi sumber daya alam (SDA), penggalian potensi wisata (ecotourism), serta upaya sinergitas untuk keberlanjutan program tematik Kabupaten Bandung.

“Kita tekankan 3 poin dalam nota kesepahaman ini, salah satunya mengenai peningkatan SDA hutan, untuk manfaat ekologi, sosial dan ekonomi yang akan menguntungkan kedua belah pihak,” ungkap Bupati.

Dadang menandaskan hal yang tidak kalah penting adalah penggalian potensi wisata. Menurutnya hutan berkontribusi besar bagi eco tourism Kabupaten Bandung.

“Pembangunan infrastruktur juga bisa mempengaruhi investasi, terutama wisata alam, maka melalui kerjasama ini kita terapkan pengelolaan hutan modern dan alih komoditi,” terangnya. Dari keberlanjutan sinergitas itu, kerjasama yang dilakukan, dijabarkan melalui pendekatan tematik program Sabilulungan Tanam pohon Kesayangan (Satapok).

Pengelolaan hutan menurutnya akan diprioritaskan terlebih dahulu untuk daerah aliran sungai di hulu. Akan ada juga keterlibatan masyarakat, akademisi dari Unpad, organisasi kemasyarakatan, juga PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung.

“Seluruh wilayah hutan akan dikelola bersama. Tapi cakupan luasan dan keterlibatan pihak lain akan dibahas kembali. Kita jangan hanya memanfaatkan hutannya saja, tapi juga kelola dan jaga,”tegasnya.

Dadang menghimbau bagi seluruh masyarakat agar menghentikan menanam komoditi sayuran di lahan miring atau tumpang sari. “Mari kita bersama membina pengamanan hutan untuk masa depan. Kita akan coba cari solusi untuk alih komoditi yang dilakukan masyarakat, seperti menanam kentang atau pola pertanian yang merusak alam. Ganti dengan tanaman kopi atau pohon kaliandra,” serunya.

Menurut Kepala Divisi Regional  Perhutani Jabar dan Banten Andy Purwadi, poin utama dari nota kesepahaman mencakup sinergitas semua pihak dalam pengelolaan dan pemanfaatan hutan. Menurutnya, harus dipikirkan juga  monitoring dan evaluasi di lapangan.

“Dari data kami, hutan di Jawa Barat 95% adalah hutan lindung dan sisanya hutan produksi. Tercatat 20 ribu hektar yang menjadi alih fungsi dan ini harus segera kita tangani,” ungkap Andi.

Pihaknya berpesan agar kerjasama ini bisa sinergis dan mampu mewujudkan hutan tetap pada fungsi yang seharusnya, terjaga dan lestari. “Pola penanaman pertanian modern, harus memanfaatkan hutan tanpa merusaknya. Jangan melakukan pertanian konvensional yang hanya mengekploitasi saja. Kerjasama ini harus  menghasilkan pengelolaan hutan berbasis konservasi untuk masa depan,” tandasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]