Bale Bandung

2018 Rencananya Rastra Diganti e-Voucher

×

2018 Rencananya Rastra Diganti e-Voucher

Sebarkan artikel ini
Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Kab Bandung H. Marlan, S.Ip.,M.Si bersama Kadinso sKab Bandung Nina Setiana saat seminar Perspektif Rastra dan BPNT, di Hotel Sutan Raja Soreang, Senin (27/11/17). by Humas Pemkab Bdg
Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Kab Bandung H. Marlan, S.Ip.,M.Si bersama Kadinsos Kab Bandung Nina Setiana saat seminar Perspektif Rastra dan BPNT, di Hotel Sutan Raja Soreang, Senin (27/11/17). by Humas Pemkab Bdg

SOREANG – Program Beras Sejahtera (Rastra) merupakan bagian dari sistem ketahanan pangan nasional, sebagai upaya mencapai kemandirian pangan. Namun dalam pelaksanaannya di lapangan, tidak jarang terjadi kesenjangan.

Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bandung H. Marlan, S.Ip.,M.Si menjelaskan, dengan rastra terjadi penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Bandung sebanyak 18 ribu Keluarga Peneriman Manfaat (KPM).

Namun untuk meminimalisir segala kesenjangan, harus dianalisis potensi, saat Pemkab Bandung menerapkan peralihan rastra menjadi uang elektronik atau e-Voucher. Hal itu terungkap usai seminar Perspektif Rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai dinilai Efektivitas Program Penanganan Kemiskinan, yang diinisiasi Dinas Sosial Kabupaten Bandung di Hotel Sutan Raja Soreang, Senin (27/11/17).

“Perlu dilakukan percontohan dulu untuk penerapan e-Voucher di wilayah Kabupaten yang kebanyakan ada di pelosok. Berdasarkan laporan, tahun 2016 tercatat 186.240 KPM, kemudian di tahun 2017 turun menjadi 168.246 KPM. Artinya sudah turun 18 ribu. Ini mengisyaratkan bahwa masyarakat Kabupaten Bandung secara bertahap, telah keluar dari kemiskinan,” ucap Marlan didampingi Kepala Dinsos Dra. Hj. Nina Setiana.,M.Si.

Sesuai dengan hasil evaluasi Raskin tahun 2016, ungkap Marlan, sering terjadi masalah mengenai tahap penyaluran yakni mulai dari titik distribusi hingga titik bagi ke KPM, sering terjadi perubahan harga tebus untuk Rastra yang tidak sesuai dengan harga yang seharusnya dibeli oleh KPM. Marlan menghimbau agar pengawasan dilakukan juga oleh pihak kecamatan dan desa.

Guna meminimalisir permasalahan tersebut, juga untuk mendorong keuangan inklusif, pemerintah sudah memberikan arahan agar bantuan sosial dan subsidi dilakukan secara non tunai dengan menggunakan sistem perbankan yang disebut Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Nanti, setiap KPM akan menerima Rp.110.000,- setiap bulan melalui kerjasama perbankan (BNI) untuk dibelikan beras, minyak dan telur, tapi tidak bisa diuangkan. Saya kira, penerapan program e-Voucher itu dapat mengurangi rantai distribusi beras dari Bulog, yang memungkinkan adanya penyusutan beras atau adanya biaya tambahan. Selain itu, keluarga sasaran juga berkesempatan memilih beras dengan kualitas premium dan harga tertentu, atau bahkan untuk dibelikan pangan lainnya,” terangnya.

Baca Juga  Pemkab Bandung Bangun Generasi Qurani

Dia berharap juga, dalam seminar yang melibatkan para Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK), fasilitator SLRT, OPD dan media masa akan dirumuskan beberpa catatan penting yang harus didiskusikan yakni mengenai akurasi data penerima program BNPT agar data tersebut betul-betul riil di lapangan, jangan sampai salah sasaran.

“Kemudian kesiapan infrastruktur pendukung atau warung agen penyalur yang perlu disiapkan dengan baik. Dalam pelaksanaannya KPM jangan hanya menerima bantuan pada hari tertentu yang telah ditetapkan oleh petugas bank, tapi harus on time setiap saat bisa terlayani. Lalu perlu dilakukan latihan dan memahami caranya menggunakan mesin electronic data capture. Dan penyaluran KPM jangan hanya tergantung pada kehadiran petugas bank, perlu diantisipasi bagaimana jika kartu terblokir, sinyal buruk. Serta ke depan pemerintah pusat juga harus segera memperjelas posisi Bulog setelah BPNT berjalan,” pungkasnya.

Turut hadir selaku narasumber seminar, Kabag Pertanian Provinsi Jawa Barat Ir. Deri Andriawan, MM yang juga sebagai Sekretaris Tim Koordinasi Rastra Prov Jabar, Ketua ISEI (Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia) Aldrin Herwani P.hD, dan Kepala Perum Bulog Sub Divisi Regional Bandung Rasiwan, SH.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Rancaekek Kabupaten Bandung dipermasalahkan orang tua siswa karena menu yang dihidangkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diduga rawan keracunan. Kekhawatiran ortu siswa ini cukup beralasan mengingat banyaknya kasus keracunan yang beredar luas di media massa maupun media sosial dengan korban ribuan […]

Bale Bandung

BOJONGSOANG, balebandung.com – Memperingati Satu Abad Hari Lahir NU (Masehi) yang jatuh pada 31 Januari 2026, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung menginstruksikan kepada seluruh kadernya untuk memasang bendera NU maupun bendera Banom NU, di tiap sekretariat seluruh tingkatan dan pondok pesantren maupun lembaha pendidikan NU mulai Kamis 29 Januari hingga Minggu 1 Februari […]

Bale Bandung

SOREANG – Polresta Bandung melalui Unit III Ranmor telah melaksanakan Tahap II penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, dalam perkara tindak pidana pengrusakan yang terjadi di wilayah Pangalengan. Kapolresta Bandung Kombespol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kasat Reskrim Polresta Bandung Kompol Luthfi Olot Gigantara menyebut sebanyak […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemkab Bandung mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung di 31 kecamatan agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang tengah melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk wilayah Kabupaten Bandung. Sebagai bentuk langkah preventif, Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.9.9/002/0197/BPBD tentang Peringatan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bandung. Surat edaran ini […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Pemkab Bandung kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola pemerintahan. Berdasarkan penetapan Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kabupaten Bandung berhasil meraih nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko Indeks (MRI) tertinggi se-Jawa Barat. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Deputi BPKP Nomor PE.09.04/S-456/D4/04/2025 tanggal […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M Akhiri Hailuki mengimbah warga Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kewaspadaan akan bencana alam terutama longsor. Hal ini ia sampaikan mengingat curah hujan yang masih tinggi belakanganini. “Saya harap warga Kabupaten Bandung khusunya yang tinggal di kawasan perbukitan harus meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrim masih berlanjut. Apalagi jika […]