Bale Bandung

DPRD Kab Bandung Persoalkan Kerjasama Puskopkar PTPN VIII dengan Pihak Ketiga

×

DPRD Kab Bandung Persoalkan Kerjasama Puskopkar PTPN VIII dengan Pihak Ketiga

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung Praniko Imam Sagita (kedua kiri) saat melaksanakan kegiatan masa reses. by ist
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung Praniko Imam Sagita (kedua kiri) saat melaksanakan kegiatan masa reses. by ist
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung Praniko Imam Sagita (berbicara) saat melaksanakan kegiatan masa reses. by ist

SOREANG – DPRD Kabupaten Bandung mempertanyakan kerjasama yang dilakukan Puskopkar PTPN VIII dengan CV Graha Tunggal Elektronika tentang pengelolaan objek wisata Ciwalini di Kecamatan Rancabali.

Sebab menurut Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Bandung Praniko Imam Sagita, pemegang Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan adalah PTPN VIII, bukan koperasi karyawan yang berada dibawahnya.

“Ini juga aneh, kok bisa ada koperasi karyawan bisa melakukan kerjasama dengan pihak ketiga. Padahal kan yang punya HGU-nya dari Kementrian BUMN dan lainnya yah PTPN VIII, ini harus ditelusuri lebih jauh,” kata Praniko kepada wartawan, Kamis (18/1/18).

Kerjasama antara Puskopkar PTPNVIII dengan pihak ketiga ini mengemuka saat pihak Komisi B,  Kecamatan Rancabali dan stakeholder lainnya melakukan kunjungan ke objek wisata Ciwalini untuk melihat langsung apa sebenarnya yang terjadi di tempat tersebut. Dalam pertemuan yang dilakukan pada Jumat (5/1) pekan lalu itu, hadir pula pihak PTPN VIII.

Praniko bilang, mereka semula enggan terbuka kepada pihak DPRD dan Kecamatan Rancabali dan hanya mengaku kerjasama yang dilakukan sebatas penggunaan peralatan mesin ticketing elektronik saja.

“Tapi setelah didesak, pihak PTPN VIII juga menjelaskan kerjasama ini juga menyeluruh, mulai dari manajemen, pengelolaan, penataan hingga pengembangan. Kata mereka nantinya pihak ketiga itu mau bikin jalan dari Ciwalini bisa langsung ke Glamping Lake Side di Situ Patengan. Selama pembicaraan itu, memang mereka tidak membicarakan akan mengusir pengelola dan pedagang lama,” ungkap Praniko.

Kalau sudah begitu, kata dia, profesionalisme PTPN VIII pun patut dipertanyakan, sebab menyerahkan semua urusan obyek wisata tersebut kepada pihak ketiga.

Lebih lanjut Praniko membeberkan, meski mereka tak mengaku tidak akan mengusik para pengelola dan pedagang lama, tapi dengan adanya penataan dan berbagai pembaharuan yang dilakukan oleh pihak ketiga, nantinya lambat laun para pedagang lama itu akan mundur dengan sendirinya, karena tak mampu bersaing dengan tempat yang dikembangkan oleh pihak swasta itu.

Hal ini tentunya tidak boleh terjadi, karena menurut Praniko walau bagaimanapun juga masyarakat di tempat itu juga memiliki hak untuk berusaha dan menikmati sumber daya alam di sekitar tempat tinggalnya. Seperti tercantum dalam Pasal 33 UUD 1945 yang menyatakan semua sumber daya alam dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk kesejahtetaan rakyat. Bukan hanya dinikmati oleh segelintir orang dengan cara memonopolinya.

“Jadi, kekhawatiran masyarakat pedagang dan sekitarnya itu sangat beralasan. Karena kejadiannya seperti tempat objek wisata lain di Rancabali, akan ada seleksi alam, tanpa diusir pedagang lama keluar dari sana karena kalah bersaing dengan swasta yang memang bertujuan mengeruk keuntungan sebesar-besarnya. Nah, ini yang harus dilindungi oleh Pemkab Bandung, dan saya juga minta pihak Kementrian BUMN jangan menutup mata dengan semua permasalahan ini,” tandas Praniko. []

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]