Bale Bandung

2016 Kab Bandung Tetapkan Sukses Pajale

×

2016 Kab Bandung Tetapkan Sukses Pajale

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH., S.IP., M.IPol dan Kepala Distanbunhut Ir. H. A. Tisna Umaran, MP saat ujicoba Corn Sheller atau alat penanaman biji jagung di Desa Margaasih, Kec Cicalengka, Rabu (16/3). by Humas Pemkab Bandung
Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH., S.IP., M.IPol dan Kepala Distanbunhut Ir. H. A. Tisna Umaran, MP saat ujicoba Corn Sheller atau alat penanaman biji jagung di Desa Margaasih, Kec Cicalengka, Rabu (16/3). by Humas Pemkab Bandung
Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH., S.IP., M.IPol dan Kepala Distanbunhut Ir. H. A. Tisna Umaran, MP saat ujicoba Corn Sheller atau alat penanaman biji jagung di Desa Margaasih, Kec Cicalengka, Rabu (16/3). by Humas Pemkab Bandung

SOREANG – Pemkab Bandung menetapkan tahun 2016 sebagai tahun sukses penanaman padi, jagung dan kedelai (pajale). Untuk mendukung rencana tersebut, kini mulai dilakukan gerakan tanam padi dengan penerapan ‘Jajar Legowo’ padi hibrida dan inhibrida seluas ± 22.500 Ha. Di samping gerakan tanam padi, dilakukan pula kegiatan intensifikasi jagung hibrida seluas 5.500 Ha dan kedelai 650 Ha serta penambahan areal tanaman ubi kayu 500 Ha.

“Untuk pengaturan pengairannya, kami lakukan pula rehabilitasi jaringan irigasi seluas 450 Ha yang bersumber dari APBD Kabupaten Bandung ditambah rehabilitasi irigasi tersier pola ferocement seluas 3.500 Ha yang dananya bersumber dari APBN,” ungkap Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) Kab. Bandung Ir. H. A. Tisna Umaran, MP, Kamis (17/3/16).

Dukungan lain untuk mensukseskan tanaman pajale di Kabupaten Bandung, diantaranya pemberian bantuan alsintan (alat mesin pertanian) berupa pompa sebanyak 56 unit yang berasal dari APBD dan APBN, 98 unit traktor, 8 unit Combine Harvester padi, 15 unit Power Thresser, 1 unit Corn Combine Harvester, 24 unit Corn Sheller serta 2 unit Power Thresser multiguna.

“Dengan tersedianya alat-alat tersebut, para petani akan lebih mudah dan praktis saat menanam atau memanen jagung. Biaya juga menjadi lebih murah,” terang Tisna.

Ia mengungkapkan, dari hasil evaluasi tanaman pajale tahun 2015 diperoleh data sasaran produksi padi seluas 508.241 Ha. Sementara realisasi mencapai 546.594 Ha dengan sasaran produktivitas sebanyak 62,62 kwintal/Ha dan realisasi 63,84 kwintal/Ha.

Tisna mengakui, untuk tanaman padi produksi setiap tahun selalu di atas target. Sehingga Kabupaten Bandung hingga saat ini masih mampu mengekspor beras keluar daerah seperti ke Pasar Cipinang Jakarta.

“Prestasi tanaman padi ini, sayangnya belum bisa disamai oleh tanaman jagung karena pada tahun 2015 kemarin, dilanda musim kemarau yang agak panjang. Sasaran produksi jagung tahun 2015 seluas 80.278 Ha, sementara realisasinya hanya mencapai 43.494 Ha,” kata Tisna.

Senada dengannya, turunnya produksi jagung diakui pula Kepala Badan Karantina Kementerian Pertanian yang juga penanggung Upsus Pajale Jawa Barat, Ir. Banun Harpini, M.Sc. Menurut Banun, produksi jagung di Jawa Barat turun sekitar 200.000 ton karena alasan faktor cuaca.

“Tahun 2016 ini mudah-mudahan pajale di Jawa Barat bisa meningkat lagi. Karena berdasarkan perkiraan BMKG, mulai awal Mei akan memasuki musim kemarau basah. Musim seperti ini di Jawa Barat adalah jagonya. Jadi petani bisa memanfaatkan musim tersebut dengan sistem tanam culik,” papar Banun saat menyaksikan Pencanangan Gerakan Panen Jagung di Desa Margaasih Kecamatan Cicalengka, Rabu (16/3).

Sukses pajale tahun 2016 menurut Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH., S.IP., M.Ipol terus digalakkan dalam kerangka mewujudkan kedaulatan pangan. “Karena kalau dilihat dari sumber daya alam dan sumber daya manusianya, di Kabupaten Bandung ini sangat tersedia. Yang diperlukan sekarang adalah peningkatan dari aspek teknologinya,” kata bupati.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]