Bale Bandung

SDKI Kab Bandung Capai 2,4

×

SDKI Kab Bandung Capai 2,4

Sebarkan artikel ini

SOREANG – Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) Kabupaten Bandung tahun 2017, berada pada angka 2,4. SDKI tersebut menghasilkan data yang diperlukan sebagai dasar rujukan dalam melakukan evaluasi, terhadap pencapaian pembangunan bidang kependudukan, keluarga berencana, dan kesehatan (KKBPK) di Indonesia.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dari Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi jawa Barat Drs. Wawan Ridwan.,M.Si mengungkapkan, hasil kerja keras bersama di bawah pimpinan Bupati Bandung sekarang, dalam periode hampir 10 tahun, SDKI-nya menunjukan hasil yang signifikan.

“Kita patut bersyukur, atas kerja keras kita lima tahun terakhir. Ternyata program kita di Kabupaten Bandung dan Jawa Barat telah menunjukkan sesuatu yang berarti, signifikan dan mendapatkan hasil yang baik. Biasanya di atas 2,6. Artinya rata- rata keluarga di Jawa Barat masih menunjukan 3-4 anak. Dengan keberhasilan program itu, sekarang menjadi 2,4 artinya penduduk perempuan melahirkan maksimal 2 anak saja dalam keluarganya,” ungkap Wawan dalam sambutannya pada acara Rapat Kerja Daerah Program KKBPK di Gedung Dewi Sartika Soreang, Rabu (9/5/18).

Lebih lanjut dia mengatakan, program BKKBN untuk pengendalian penduduk, yakni mendorong tercapaianya sasaran-sasaran, sebagaimana ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Strategis (Renstra) BKKBN 2015-2019, diantaranya adalah angka kelahiran total (total fertility rate/TFR) sebesar 2,3 anak per wanita.

“Pada 10 tahun kepemimpinan Bupati Dadang Naser, sudah menunjukan tekad lebih baik. Namun memang di akhir 2019 diperkirakan kondisi kependudukan Jabar masih agak rentan. Karena penduduk 0-9 balita dan anak masih berjumlah 18,7% atau 8,7 juta dari 46,8 juta jiwa penduduk Jabar,” papar Wawan.

Kemudian penduduk usia 10 sampai 15 tahun juga perlu diwaspadai ucap Wawan, karena di situ letak remaja yang berjumlah 26, 8% atau sekitar 12,5 juta jiwa. Jumlah itu menurutnya bisa menjadi potensi yang sangat besar untuk menopang pembangunan Jawa Barat. “Kita harus mendorong dan menumbuhkan jiwa kreatif, inovatif, prestatif untuk menyongsong masa depan cemerlang,” ujarnya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kab BAndung Hendi Aryadi Purwanto, SH.,M.Si menjelaskan, Rakerda tersebut mengusung tema penguatan program integrasi Kampung KB, dalam mempercepat terwujudnya kualitas SDM Kabupaten Bandung yang maju dan sejahtera.

“Peserta Rakerda kab. Bandung tahun 2018 sesuai dengan undangan berjumlah 192 orang, mitra kerja program KKBPK se Kabupaten Bandung. Dengan sasaran meningkatkan peserta ber-KB, meningkatkan cakupan peserta KB, menurunkan mengendalikan drop out serta KB, serta pelayanan pap smear dan IUD,” kata Hendi.

Untuk itu harapnya, masyarakat Kabupaten Bandung bisa mendukung keseluruhan program tersebut, agar 7 prioritas program KKBPK bisa terlaksana dengan baik. “Ke-7 prioritas kegiatan yakni, menetapkan tahun 2018 sebagai tahun Kampung KB yang artinya bahwa semua kegiatan KKBPK harus berintegrasi di Kampung KB; meningkatkan kualitas pencatatan pelaporan di Line lapangan; meningkatkan kualitas SDM bagi Petugas Lini Lapangan; menetapkan akses dan pelayanan KB, meningkatkan peningkatan peserta KB aktif; meningkatkan kualitas data dan informasi kependudukan melalui updating keluarga, serta memberikan sosialisasi speaker berbasis sekolah sebagai upaya melaksanakan mendukung kebijakan nasional tentang Nawacita,” pungkas Hendi.***

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

CIPARAY, balebandung.com — Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong percepatan normalisasi Irigasi Cigugur di Desa Ciheulang, Kecamatan Ciparay, sebagai bagian dari upaya mengurangi potensi banjir memasuki musim hujan. Namun, pelaksanaannya untuk sementara digerakkan melalui kolaborasi pemerintah, pengusaha, masyarakat, akademisi dan media dalam skema pentahelix. Bupati Bandung Dadang Supriatna memantau langsung pelaksanaan program tersebut di Desa Ciheulang, Jumat […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]