Bale Bandung

BPR Kerta Raharja Kab Bandung Raih TOP BUMD 2019

×

BPR Kerta Raharja Kab Bandung Raih TOP BUMD 2019

Sebarkan artikel ini

SOREANG, Balebandung.com – Perseroan Terbatas (PT) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kerta Raharja Kabupaten Bandung meraih penghargaan TOP BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) 2019 untuk Kategori TOP BPR KU III.

Di ajang yang sama Bupati Bandung H. Dadang M. Naser meraih penghargaan sebagai TOP Pembina BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) 2019.

Penghargaan diterima oleh Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan (Ekjah) Kabupaten Bandung H. Marlan dari Ketua Penyelenggara TOP BUMD 2019 Lutfi Handayani di The Sultan Hotel Jakarta, Senin (29/4/19).

Menurut Asisten Ekjah, penghargaan diterima bupati karena dipandang cukup sukses membina PT. BPR Kerta Raharja, sebagai salah satu bank milik pemerintah daerah yang dinilai memiliki kinerja baik.

“Sampai dengan Tahun 2018, penyertaan modal yang sudah dilakukan mencapai sekitar Rp 34 miliar. Tapi aset BPR nya sendiri sudah di atas Rp 300 miliar, sehingga dipandang bahwa kinerja BPR cukup baik,” jelas Marlan di sela acara Penutupan Bulan Dana PMI di RM Panyaungan Banjaran, Selasa (30/4/19).

Terkait pembinaan di bidang perbankan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung telah memenuhi segala kewajiban yang harus dipenuhi pemerintah daerah. Hal itu, menurut Marlan menjadi penilaian tersendiri dari tim juri pada ajang yang digelar Majalah TopBusiness tersebut.

“Pembinaan yang sudah dilakukan Pemkab pertama jelas penguatan modal, yaitu melalui penyertaan. Kedua, bagaimana merubah image yang dulunya BPR ini sebagai bank yang pernah kolaps sekarang bangkit menjadi salah satu bank dengan status sehat,” tutur Marlan.

Status itu dikuatkan dengan pandangan yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia menyebut BPR Kerta Raharja dipandang OJK mempunyai prospek.

“Selain itu ditambah juga dengan adanya dorongan, untuk merubah status BPR dari perusahaan daerah menjadi PT. OJK memandang hal ini sebagai terobosan, sehingga masyarakat atau siapapun bisa ikut sebagai pemegang saham karena BPR sudah menjadi PT,” imbuh Marlan.

Sebanyak 1.149 BUMD dari seluruh Indonesia disaring dan diseleksi menjadi 200. Kemudian sebanyak 162 BUMD menjadi finalis TOP BUMD 2019, dan mendapatkan proses penilaian secara lengkap untuk mendapatkan penghargaan TOP BUMD of the Year 2019 (Best of the Best). Jumlah ini meningkat 10% dari tahun lalu yaitu 130 peserta.

Pemimpin Divisi Umum PT BPR Kerta Raharja Bayu Andriatna menerangkan, TOP BUMD adalah satu-satunya kegiatan corporate rating (penilaian kinerja BUMD), yang terbesar dan paling komprehensif di Indonesia.

“TOP BUMD merupakan penghargaan yang diberikan kepada BUMD-BUMD terbaik di Indonesia , atas achievement (prestasi) dan improvement (perbaikan) yang telah dilakukan, terkait kinerja bisnis, layanan dan kontribusi terhadap perekonomian daerah,” ungkap Bayu.

Kegiatan TOP BUMD 2019, lanjutnya, dilakukan untuk mendukung program dan kebijakan pemerintah pusat dan daerah, guna mempercepat kinerja BUMD dan pembangunan perekonomian di daerah.

Ajang tersebut diselenggarakan oleh Majalah TopBusiness bekerjasama dengan Asia Business Research Center, serta beberapa lembaga Tim Penilai seperti Sumisho Global Logistics (SGL) Management, Sinergi Daya Prima, Dwika Consulting, Melani K. Harriman & Associate, Harvard Business Review – Intellectual Business Community, dan Alvara Strategi Indonesia.

“Raihan prestasi dari Pak Bupati dan BPR Kerta Raharja ini merupakan kedua kalinya, setelah yang pertama di tahun 2017,” pungkas Bayu.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]