Bale Bandung

Polresta Bandung Ungkap Kasus Daging Celeng Oplosan di Pasaran

×

Polresta Bandung Ungkap Kasus Daging Celeng Oplosan di Pasaran

Sebarkan artikel ini
Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan saat ekspos kasus daging celeng oplosan, di Mako Polresta Bandung, Senin (11/5/20). by iwa/bbcom
Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan saat ekspos kasus daging celeng oplosan, di Mako Polresta Bandung, Senin (11/5/20). by iwa/bbcom

SOREANG, Balebandung.com – Polresta Bandung berhasil mengungkap peredaran daging celeng atau babi hutan, bermodus oplosan daging sapi tersebut.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan menuturkan kronologisnya. Pada Sabtu sekitar pukul 14.00 WIB, Unit Ranmor Sateskrim Polresta Bandung mendapatkan informasi dari masyarakat di sekitaran Desa Kiangroke Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung tentang adanya aktivitas penjualan daging celeng.

Kemudian anggota ranmor melaksanakan penyelidikan di TKP, bekerjasama dengan Satgas Pangan Polresta Bandung.

Hingga akhirnya ditangkap dua pelaku Paino (46), seorang buruh harian lepas, dan satu lagi bernama Suyadi (55), seorang pedagang. Keduanya baru tinggal satu tahun mengontrak rumah di Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung.

“Oleh kedua tersangka selaku pengepul, daging babi yang dioplos sedemikian rupa dengan menggunakan borax sehingga menyerupai daging sapi dijual ke pengecer dan masyarakat di pasaran. Kedua tersangka menjualnya seharga Rp 60 ribu per kilogram,” ungkap Kapolresta Bandung saat ekspos di Mako Polresta Bandung, Senin (11/5/20).

Daging sapi tersebut lalu dijual di tingkat pengecer seharga Rp 75 – 90 ribu/kg, kepada para pengepul, dan pengecer mendapatkan keuntungan atas penjualan daging babi tersebut.

Kedua pengecer yang diamankan yaitu Asep Rahmat (38) penjual daging, warga Kampung Panjagalan RT 03 / 04 Desa Majakerta Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung selaku pengecer di Pasar Panjagalan Majalaya. Kemudian Andr Sudrajat (39), seorang tukang potong daging sapi, warga Kampung Mekarsari RT 06/RW 23, Kelurahan/Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung selaku pengecer di Baleendah.

“Atas kejadian ini selanjutnya dilakukan pengembangan terhadap para pengecer, lalu didapat dua orang terduga pengecer yakni Andri dan Asep yang menjual ke masyrakat umum dan pada kedua tersangka ditemukan daging babi sekitar 100 kg,” lanjut Kapolresta.

Hasil interogasi tersangka Paino dan Suyadi mengaku mendapat pasokan daging babi dari Solo Jawa Tengah seharga Rp 45 ribu/kg.

“Tersangka sudah menjual daging celeng tersebut sekitar kurang lebih satu tahunan. Mereka sudah menjual sekitar 63 ton daging yang dipasok dar Solo tersebut,” sebut Kombes Pol Hendra.

Untuk mengawetkan daging dan menyerupakan daging babi seolah-olah jadi daging sapi, pengepul mencampurkan borak ke daging babi, sehingga warnanya lebih merah menyerupai daging sapi.

“Diduga daging telah beredar kepada para pembeli, baik rumah tangga maupun para penjual bakso di tiga kecamatan di Banjaran, Baleendah dan Majalaya,” kata Kombes Pol Hendra.

Dalam penyelidikan di rumah pelaku Paino, petugas menemukan dua unit freezer besar yang berisi diduga daging babi sekitar 500 kg atau lima kuintal. Selain itu juga disita daging babi sekitar 100 kg disita dari Asep Rahmat selaku pengecer.

Barang bukti lainnya juga disita sebuah timbangan berikut gantungan daging; satu kg bahan pengawet borax; 12 buah besi pancing untuk menggantung daging.

Turut diamankan satu unit mobil Grandmax warna silver sebagai alat angkut pemasaran daging, satu unit motor Honda Beat warna hitam merah tanpa plat nopol.

Kapolresta menyatakan keempat tersangka dijerat Pasal 91A juncto Pasal 58 ayat (6) Undang-undang Nomor 41 tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan dan atau Pasal 62 ayat (1) junto Pasal 8 ayat (1) Undang-undang Nomor 8 tahu 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

“Ancaman hukumannya lima tahun penjara dan denda Rp2 miliar. Makanya kita lakukan penahanan,” tandas Kapolresta Bandung. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna berharap Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Bandung bisa menjadi bapak dari seluruh perusahaan yang ada di Kabupaten Bandung khususnya bagi para pelaku UMKM. “Sehingga KADIN pun bisa menjalankan roda organisasinya. Salah satu tugasnya adalah memfasilitasi para pengusaha kecil, termasuk dalam hal akses permodaan. Disinilah peran Kadin,” […]

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat mengapresiasi Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang akrab disapa KDS atas konsistensinya dalam menggalakan gerakan penanaman pohon guna menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya bencana alam. Apresiasi tersebut disampaikan Menteri LH saat menghadiri Peringatan Puncak Hari Buruh Internasional Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2026 di halaman Kantor […]

Bale Bandung

MARGAASIH, balebandung.com – Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mendorong segera terealisasinya pengembangan PSEL (Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Oxbow Cicukang. Hal itu disampaikan Menteri LH saat meninjau TPST Oxbow Cicukang, di Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung, Minggu 10 Mei 2026. Menurut menteri, TPST Cicukang dipersiapkan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU) PCNU Kabupaten Bandung menggelar forum Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Barokatul Waalidain Al Mumtaz, Desa Panyirapan, Kecamatan Soreang, Minggu (10/5/2026). Forum yang dihadiri para kiai dan pengurus NU tersebut secara khusus membahas fikih kurban menjelang Hari Raya Idul Adha, mulai dari syarat hewan, ketentuan syariat, hingga […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna melepas 445 calon jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Bandung, di Gedung Cendrawasih Komplek Lanud Sulaiman, Kecamatan Margahayu, Sabtu 9 Mei 2026. Para jamaah tergabung dalam Kloter 24 dan 38 KJT. Ratusan calhaj tersebut diberangkatkan menuju Asrama Haji Indramayu sebelum terbang ke Tanah Suci melalui Bandara Internasional Jawa Barat […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-76 Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat Kecamatan Rancaekek menggelar kegiatan penanaman pohon di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarik, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Sabtu 9 Mei 2026. Kegiatan yang berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung itu mendapat apresiasi dari […]