Bale Bandung

Bupati Bandung: Generasi Muda Harus Mandiri Berdaya Saing

×

Bupati Bandung: Generasi Muda Harus Mandiri Berdaya Saing

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang M Naser saat menghadiri camping Sumpah Pemuda FKPA Kab Bandung di Kec Rancabali, Kab Bandung Rabu (28/10/20). Tim NU
Bupati Bandung Dadang M Naser saat menghadiri camping Sumpah Pemuda FKPA Kab Bandung di Kec Rancabali, Kab Bandung Rabu (28/10/20). Tim NU

RANCABALI, Balebandung.com – Untuk mengimbangi perkembangan teknologi global di masa revolusi industri 4.0, generasi muda Kabupaten Bandung harus mampu mandiri dan berdaya saing.

Dengan semangat Hari Sumpah Pemuda, Bupati Bandung Dadang M. Naser mengajak generasi muda untuk kilas balik bagaimana para pemuda pendahulu yang mampu mendirikan dan memerdekan republik.

“Kita harus selalu mengingat sejarah, bagaimana pemuda terdahulu memiliki semangat. Hal itu, agar kita selalu memiliki semangat dalam mengisi kemerdekaan. Isilah kemerdekaan republik ini dengan karya melalui kerja keras dan kerja cerdas,” kata Bupati Bandung saat pembukaan peringatan Sumpah Pemuda yang diinisiasi Forum Komunikasi Pecinta Alam (FKPA) Kabupaten Bandung di Kecamatan Rancabali, Kamis (29/10/20).

Bupati mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi atas inisiatif dari para komunitas pemuda tersebut. “Kegiatan ini sangat bagus. Mereka melakukan renungan atau peringatan Hari Sumpah Pemuda, sekaligus melakukan perkemahan untuk menikmati suasana alam,” ucap bupat.

Dadang menuturkan, dengan semangat Sumpah Pemuda, para generasi muda dituntut untuk bisa mandiri dan mampu menciptakan inovasi sesuai dengan kemampuan, keahlian, hobi dan tujuan dalam berorganisasi.

“Ini salah satu contoh, kaum muda yang tergabung di FKPA menghadirkan beberapa narasumber, untuk meningkatkan edukasi dan motivasi terhadap rakyat Bandung akan kesadaran terhadap cinta alam dan cinta lingkungan,” kata dia.

Oleh karena itu, kata Kang DN, sapaan Dadang Naser, pihaknya akan senantiasa memberikan edukasi kepada generasi muda untuk tetap produktif, namun tetap menerapkan standar protokol kesehatan.

“Harus tetap produktif, namun selalu menjaga protokol kesehatan dengan selalu pakai masker ketika keluar rumah, jaga jarak ketika berkomunikasi sosial melakukan cuci tangan pakai sabun. Lakukan oleh setiap individu untuk saling mengingatkan, agar wabah corona cepat hilang,” pesannya.

Menurut Kang DN pemuda dihadapkan kepada tantangan yang berhadapan dengan tantangan global masa revolusi industri 4.0. “Ini yang harus dipahami oleh anak-anak muda kaum milenial, harus bersinergi dengan pengalaman kaum kolonial. Kita padukan jadi satu kekuatan untuk daya saing daerah Kabupaten Bandung,” ujar Kang DN.

Seniman dan aktivis lingkungan Acil Bimbo yang hadir sebagai narasumber mengatakan, generasi muda Kabupaten Bandung harus memahami dan punya rasa memiliki terhadap kebudayaan lokal. Jangan sampai hilang karena masuknya budaya luar dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi.

“Jangan sampai apa yang terjadi di luar anak muda kita tahu, tapi yang terjadi di lembur (daerah) sendiri belum tentu tahu. Sehingga, edukasi tentang perjuangan pemuda terdahulu harus terus ditanamkan kepada kaum muda saat ini,” tegas Kang Acil.

Menurutnya, peran pemerintah sangat penting dalam memberikan edukasi kepada kaum muda untuk selalu menanamkan semangat Sumpah Pemuda dan mempertahankan budaya lokal.

“Lakukan intervensi melalui program pemerintah, sehingga generasi muda bisa punya rasa memiliki terhadap kebudayaan dan semangat untuk memajukan daerah,” kata Acil Bimbo. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]