Bale Bandung

Cabup Bandung Teh Nia Ingin Bangun Techno Park

×

Cabup Bandung Teh Nia Ingin Bangun Techno Park

Sebarkan artikel ini
Cabup Bandung no urut 1, Kurnia Agustina saat kampanye di Kec Cimaung, Kab Bandung, Kamis (12/11). by Tim NU
Cabup Bandung no urut 1, Kurnia Agustina saat kampanye di Kec Cimaung, Kab Bandung, Kamis (12/11). by Tim NU

CIMAUNG, Balebandung.com – Calon Bupati Bandung nomor urut 1, Kurnia Agustina menyatakan dirinya akan membangun Techno Park di Kabupaten Bandung jika terpilih di Pilbup Bandung 9 Desember 2020. Techno park tersebut di dalamnya akan disiapkan inkubator bisnis dan akan disinergikan dengan para akademisi, komunitas, CSR dan lainnya. Techno Park juga bisa dijadikan tempat untuk menampung keluh-kesah terkait kendala yang dihadapi oleh para pelaku UKM.

“Teman-teman dari berbagai kalangan dan unsur bisa datang langsung ke Techno Park tersebut yang dijadikan inkubator bisnis nantinya,” ujar wanita yang akrab disapa Teh Nia saat wawancara di Kecamatan Cimaung, Kamis (12/11/20).

Dalam kunjungannya ke Kecamatan Cimaung, Teh Nia menemui dan berbincang dengan petani kopi yang ada di sana. Dalam pertemuan tersebut, Teh Nia mengatakan para petani kopi tidak hanya memikirkan hasil panen yang bagus. Tapi, lanjutnya, para petani kopi juga berharap ada produk yang turunan dari biji kopi tersebut.

“Ini bagus sekali. Karena pada hakikatnya kita tahu, ketika kita mengelola secara bahan mentah, akan berbeda dengan jika kita mau mengurainya ke bentuk produk kemasan yang lebih bisa acceptable dan marketable. Kemudian tinggal pengelolaan secara manajerialnya,” tutur Teh Nia.

Salah satu kendala yang dialami oleh para petani kopi di Cimaung adalah masih belum adanya koperasi, dan pembinaan masih dilakukan secara parsial. Teh Nia mengatakan dalam pengayaan bibitnya juga masih bermacam-macam. Padahal yang diinginkan adalah jenis spesiality di mana sangat mengutamakan homogen dalam tanamannya. Termasuk juga dengan kualitasnya untuk rasanya yang harus tetap terjaga.

Teh Nia yang berpasangan dengan Usman Sayogi di Pilbup Bandung itu, mendorong para petani kopi untuk ikut serta dalam berbagai festival yang digelar oleh para komunitas kopi, baik di tingkat provinsi, nasional dan bahkan internasional. Menurutnya, hal tersebut menjadi peluang yang sangat besar. “Cimaung menyimpan banyak potensi. Kita sangat mengapresiasi keinginan dari para petani kopi ini,” kata Teh Nia.

Selain memaparkan program untuk peningkatan kesejahteraan petani kopi, Teh Nia akan memanfaatkan magot untuk menangani masalah sampah. Bagi sebagian orang,  magot dianggap sesuatu yang menjiikan. Namun, kata Teh Nia, magot tidak hanya memiliki manfaat untuk lingkungan, tapi juga bisa membawa benifit ekonomi. Oleh karena itu, magot bisa menjadi peluang ekonomi dan harus dikembangkan lebih lanjut dalam rangka mengentaskan masalah lingkungan, utamanya terkait dengan sampah.

“Karena seperti kita ketahui, dalam satu hari ada empat kwintal sampah per RW. Kalau kita tidak mengurai dan mengelolanya sekarang, itu akan diwariskan ke generasi  selanjutnya. Apakah mau, anak kita diwarisi sampah?,” ucapnya.

Sampah memang menjadi suatu permasalahan daerah, termasuk di Kabupaten Bandung. Sewaktu bersama dengan Forum Kabupaten Bandung Sehat, Teh Nia mengaku sudah melakukan beberapa tatanan untuk mengatasi masalah sampah ini. Namun itu sifatnya masih dalam lingkup forum dan komunitas saja. Kata Teh Nia, permasalahan sampah harus dikelola secara berkesinambungan dan berkelanjutan.

“Pemilihan dasar yang sudah dikenakan ke rumah tangga itu adalah pemilihan sampah basah dan kering. Dalam beberapa bank sampah yang kita lihat ini sangat tematik. Dan sepertinya ini inovatif untuk merangsang masyarakat, di mana ketika melihat sampah ini, sebagai suatu berkah yang membawa keuntungan,” kata Kurnia Agustina. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]