Bale Bandung

Bupati Dadang Supriatna Kembali Laksanakan Program Bunga Desa di Ciwidey

×

Bupati Dadang Supriatna Kembali Laksanakan Program Bunga Desa di Ciwidey

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung HM Dadang Supriatna saat melaksanakan program Bunga Desa di Desa Rawabogo Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung, Rabu (3/8/2022)./bb2/bbcom/

CIWIDEY, balebandung.com – Bupati Bandung HM Dadang Supriatna kembali melaksanakan program Bunga Desa (Bupati Ngamumule Desa) ke-10 di Desa Rawabogo Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung, Rabu (3/8/2022).
Pada kegiatan rutin itu, Bupati Bandung menginap di rumah Masri di Kampung Cangkore RW 15 Desa Rawabogo.

Pada rangkaian kegiatan Bunga Desa itu, Bupati Bandung bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lebih dulu melaksanakan pertemuan dengan ratusan warga di Desa Rawabogo tersebut dalam upaya serap aspirasi.

Bupati Dadang Supriatna pun terlihat komunikasi dengan masyarakat setempat dalam berbagai hal, terkait dengan program Pemkab Bandung. Mulai dari program pemberian pinjaman dana bergulir tanpa bunga, insentif guru ngaji, hingga membahas kartu tani si Bedas.

Bupati Bandung pun mengungkapkan jika masyarakat sakit cukup pakai kartu BPJS. “Jika ada pihak rumah sakit yang menyepelekan pasien, warga minta segera lapor kepada saya. Nanti Kepala Rumah Sakitnya, saya hentikan,” tandas Dadang Supriatna di hadapan ratusan warga di Desa Rawabogo.

Bupati Bandung pun menyampaikan program pendidikan yang berkaitan dengan muatan lokal. Mulai dari pendidikan Bahasa Sunda, mengaji dan menghafal Alquran. Lebih penting lagi warga memahami tentang Pancasila, Undnag-Undang Dasar 1945. Menurutnya, melalui program muatan lokal itu, sehingga ada program guru ngaji.

“Salah satu persyaratan yang menerima insentif guru ngaji itu, ustadz yang memiliki kegiatan ngajar ngaji di sekolah. Selama dua jam setiap minggunya, dan ini bisa dilaksanakan secara berkelanjutan,” kata Dadang Supriatna.

Menurutnya, melalui guru ngaji itu, ustadz mendatangi sekolah. “Ini merupakan program Bunga Desa ke-10, dan berharap pelaksanaan program bunga desa ini juga dilaksanakan di 280 desa dan kelurahan,” harapnya.

Ia mengatakan, dengan melaksanakan program Bunga Desa itu, diantaranya untuk memastikan program kartu tani. “Apakah kartu tani si Bedas itu sampai kepada masyarakat? Makanya, saya ingin mendengar langsung dari masyarakat, tidak hanya dari kepala dinas,” ucap Dadang Supriatna.

Bupati Bandung pun mengapresiasi petani milenial yang sudah mengkritisi program kartu tani. Ssbelumnya, petani milenial mengkhawatirkan data yang masuk dalam rencana penerima program kartu tani si Bedas, dimanfaatkan oleh pihak lain untuk kepentingan yang kurang baik.

Bupati pun mengatakan, program kredit bergulir bisa digunakan untuk kelompok usaha bersama, dan dimanfaatkan untuk usaha para pemuda milenial dalam mengembangkan usahanya.

“Teknisnya ada di pihak bank untuk mendapatkan pinjaman dana bergulir tersebut,” katanya.

Bupati Bandung pun langsung menanggapi adanya keluhan warga yang menyatakan ada jalan yang rusak. “Sebagai bentuk nyata ayo kita turun ke lapangan dan langsung kerjakan perbaikan jalan itu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung A Tisna Umaran mengatakan, bahwa kartu tani si Bedas, latar belakang Bupati menggulirkan kartu tani si Bedas adalah janji politik. “Bahwa negara harus hadir di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Tisna mengatakan persoalan petani itu krusial di antaranya rugi, selain untung. “Kewenangan Kabupaten Bandung dibatasi, dan Pemkab Bandung tak bisa subsidi dan itu kewenangan pusat,” katanya.

Tisna pun mengajak kepada masyarakat untuk berdiskusi dalam persoalan kartu tani si Bedas. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]