Bale Bandung

Puspa Fokus Pada Ketahanan Keluarga

×

Puspa Fokus Pada Ketahanan Keluarga

Sebarkan artikel ini
Puspa Kabupaten Bandung saat menyambut kedatangan Puspa Kabupaten Katingan di SMK An-Nur Desa Lampegan Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung, Rabu (5/10/2022)./bb2/bbcom/

IBUN,balebandung.com – Ketua Partisipasi Publik Untuk Pemberdayaan Perempuan dan Anak (Puspa) Kabupaten Bandung, Yanti Lidiati mengatakan, Puspa berusaha untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai lembaga maupun pemerintah.

“Kita di Puspa jangan berpikir apa yang didapat, tapi apa yang bisa kita berikan,” kata Yanti saat menerima kunjungan Puspa Kabupaten Katingan Provinsi Kalimantan Tengah di SMK An-Nur Desa Lampegan Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung, Rabu (5/10/2022).

Yanti menyebutkan bahwa perempuan harus cerdas, karena perempuan bagaimana bisa menumbuhkan industri rumahan atau ekonomi kreatif. Misalnya, memanfaatkan produk lokal untuk membuat seragam atau pakaian dari bahan baku sarung.

“Program Puspa itu fokus ketahanan keluarga, selain fokus pada bagaimana menurunkan angka pernikahan dini, stunting dan kenakalan remaja,” kata Yanti.

Ia mengatakan, Puspa Kabupaten Bandung belum menerima pendanaan dari dinas maupun pemerintah, karena Puspa tak pernah melayangkan proposal. “Tapi yang dibutuhkan oleh kami itu sinergi dan suport dari berbagai pihak,” harapnya.

Yanti menyebutkan Puspa tempat berkumpul berbagai elemen. Untuk itu, bagaimana kolaborasi dan sinergi dengan perusahaan sekitar untuk menyelaraskan program, supaya bisa berkesinambungan. “Masyarakat sejahtera, kita juga bahagia,” ucapnya.

Puspa, kata dia, selalu memprioritaskan pendidikan, sebagaimana yang diharapkan orang tua terhadap anak-anaknya supaya bisa sekolah hingga perguruan tinggi atau universitas.

“Untuk itu, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sangat dibutuhkan. Bagaimana keluarga mengembangkan, bagaimana pola orang tua mengajarkan anaknya di rumah. Rumah itu bagian dari sekolah,” katanya.

Menurutnya, Puspa juga bagaimana untuk menurunkan pernikahan dini. Disaat terjadi pernikahan dini jangan salahkan pemerintah, tapi bagaimana peranan orang tua atau keluarga terhadap anak-anaknya.

“Puspa juga berusaha bagaimana memberikan perlindungan pada anak dari kejahatan seksual,” katanya.

Tak hanya itu, kata Yanti, Puspa juga berusaha untuk turun ke lokasi bencana. “Alhamdulillah, masih banyak hamba Allah SWT yang peduli terhadap warga sekitar, untuk meringankan warga sekitar yang terkena bencana,” tuturnya.

Yanti mengungkapkan, bahwa Puspa juga ingin mencetak perempuan-perempuan hebat, agar bisa memberikan kontribusi pada negara.

“Sebagai penghasil ekonomi keluarga, satu orang perempuan harus memiliki satu produk. Untuk memandirikan masyarakat,” katanya.

Ia berharap sebagai perempuan jangan menggantungkan diri pada laki-laki. “Sebagai perempuan harus mandiri, berdaya, bukan untuk menyaingi suami tapi merubah generasi. Perubahan keluarga dari ibu, tapi bukan merendahkan laki-laki. Anak sukses lahir dari seorang ibu yang hebat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Puspa Jawa Barat Ratna Ningsih mengatakan, bahwa kerjasama, kolaborasi sama penting semuanya. “Tidak saling menyalahkan, jangan ada kebohongan harus transparan dan terbuka. Kerja ikhlas, tanpa ikhlas cape,” kata Ratna.

Ia mengungkapkan, bahwa Puspa milik semua. Semua instansi pemerintah bergabung di Puspa. “Ini bagian dari partisipasi publik,” katanya.

Ketua Puspa Kabupaten Katingan Winda Natalia turut memberikan apresiasi dan menyebutkan sangat luar biasa untuk Bandung dan Jabar.

Winda mengatakan, banyak kendala dan permasalahan yang dihadapi, tapi tetap semangat dan menjadi inspirasi ke depan. “Kami berterima kasih perempuan bisa menduduki jabatan starategis,” katanya.

Winda mengatakan, Puspa Kabupaten Katingan berdiri pada 3 Juli 2021, sehingga begitu tertinggal. “Tapi bukan untuk mundur, tapi untuk maju dan berkembang,” katanya.

Ia pun berusaha untuk memberikan motivasi kepada sejumlah pihak. Menurutnya, ibu-ibu kuat dan menjadi tujuan ekonomi keluarga.

“Kami datang ke sini ingin belajar dan belajar. Kami ucapkan terima kasih, dan selalu diberkahi. Kami datang untuk belajar, dari kekurangan kami untuk belajar,” katanya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]