Bale Bandung

AHH Warga Kab Bandung Jadi 71.03 Tahun

×

AHH Warga Kab Bandung Jadi 71.03 Tahun

Sebarkan artikel ini
Pencanangan PIN Polio oleh Bupati Bandung Dadang Naser di Kec Baleendah, Selasa (8/3) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. by Humas Pemkab Bandung.
Pencanangan PIN Polio oleh Bupati Bandung Dadang Naser di Kec Baleendah, Selasa (8/3) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. by Humas Pemkab Bandung.
Pencanangan PIN Polio oleh Bupati Bandung Dadang Naser di Kec Baleendah, Selasa (8/3) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. by Humas Pemkab Bandung.

SOREANG – Dalam rentang waktu lima tahun, Angka Harapan Hidup (AHH) warga Kabupaten Bandung mengalami kenaikan. Survei BPS (Badan Pusat Statistik) 2015 menunjukkan, tahun 2014 AHH tercatat 70,54 tahun naik sebesar 0,49 % pada 2015 menjadi 71,03 tahun.

Survei tersebut menunjukkan pula, Angka Kematian Bayi (AKB) di Kab Bandung memperlihatkan adanya penurunan dari 33,90 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 2014 menjadi 33,64 per 1000 kelahiran hidup tahun 2015.

“Teorinya memang begitu, AHH berbanding terbalik dengan AKB yang menyangkut bayi lahir mati. Kematian bayi di bawah 1 tahun atau kematian anak di bawah lima tahun dan kematian ibu,” terang Basworo, Kepala Kantor BPS Kabupaten Bandung dirilis Humas Pemkab Bandung, Kamis (10/3/16).

Menurut Basworo, naik dan turunnya AHH juga AKB merupakan salah satu bukti makin membaiknya pengelolaan kesehatan di suatu daerah, di samping kian sehatnya daya beli dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.

Ia mencontohkan, proses kelahiran bayi sebesar 87,03% telah ditolong oleh tenaga medis. Sementara 12,97% sisanya masih menggunakan tenaga non medis. ”Angka ini menunjukkan, kesadaran warga terhadap kesehatan sudah makin bagus, karena penanganan persalinan oleh tenaga medis lebih terjamin dibanding tenaga non medis,” ungkap Baskoro.

Selain karena tumbuhnya kesadaran warga, turunnya AKB ditunjang pula oleh program Jampersal (Jaminan Persalinan) yang dikembangkan pemerintah. “Dengan tersedianya Jampersal, seorang ibu dapat melahirkan bayinya dengan selamat dan sehat, karena ada prosedur yang standar dan lebih aman,” imbuhnya.

Basworo menyarankan kepada instansi terkait, untuk terus meningkatkan pelatihan terhadap tenaga persalinan non medis. Karena menurutnya di sejumlah tempat masih terdapat warga yang memanfaatkan tenaga non medis dalam pertolongan kelahiran. “Biasanya di kampung yang jauh dari jangkauan sarana kesehatan, tenaga non medis ini kerap dimanfaatkan,” sebutnya.

Dalam survei Analisis Pembangunan Sosial (APS), BPS mencatat sebanyak 20 kecamatan di Kab Bandung mampu meraih AHH di atas rata-rata. Tertinggi diraih Kecamatan Cileunyi sebesar 73,58 tahun, disusul Majalaya 73,53 tahun, Ibun 73,06 tahun, Rancaekek 72,98 tahun dan Kecamatan Pangalengan 72,58 tahun. Sementara sisanya 11 kecamatan masih menunjukkan AHH di bawah rata-rata Kabupaten Bandung, seperti halnya Kecamatan Cikancung yang baru mencapai 67,66 tahun.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]