Bale Bandung

Belasan Pasangan Mesum dan PSK Terjaring Razia

×

Belasan Pasangan Mesum dan PSK Terjaring Razia

Sebarkan artikel ini
Belasan pasangan tak resmi dan empat orang wanita yang diduga sebagai PSK terjaring Operasi Pekat Satpol PP Kab Bandung, Selasa (26/12) malam. Mereka diamankan di Kantor Satpol PP Kab Bandung sebelum disidang atas dakwaan tipiring. by iwa/bbcom
Belasan pasangan tak resmi dan empat orang wanita yang diduga sebagai PSK terjaring Operasi Pekat Satpol PP Kab Bandung, Selasa (26/12) malam. Mereka diamankan di Kantor Satpol PP Kab Bandung sebelum disidang atas dakwaan tipiring. by iwa/bbcom

SOREANG – Sebanyak 11 pasangan tidak resmi dan empat orang wanita yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersil (PSK) terjaring Operasi Pekat Satpol PP Kabupaten Bandung. Dalam operasi yang digelar pada Selasa malam (26/12) itu, Satpol PP juga menyita puluhan botol minuman keras berbagai varian, ratusan butil pil dextro dan pil triple X.

Sekretaris Satpol PP Kabupaten Bandung Agus Mulyana mengatakan Operasi Pekat yang digelar tadi malam dilakukan dari berbagai hotel dan penginapan di Kabupaten Bandung.

Mulai dari Cileunyi hingga Ciwidey, dari sekian banyak pasangan yang diperiksa identitasnya, 11 pasangan tak dapat membuktikan diri bahwa mereka pasangan sah. Sehingga mereka digiring ke Kantor Satpol PP di Soreang untuk disidang karena melakukan tindak pidana ringan (Tipiring).

“Kami lakukan operasi pekat di berbagai hotel dan penginapan. Memang ada puluhan pasangan yang kami periksa, namun sebagian dari mereka bisa membuktikan bahwa mereka adalah pasangan resmi. Sedangkan yang 11 orang ini mereka pasangan mesum atau tidak sah, sehingga kami amankan untuk dimintai pertanggujawabannya,” ungkap Agus, Rabu (27/12/17).

Selain kesebelas pasangan itu, dalam Operasi Pekat tersebut, pihaknya juga mengamankan empat orang perempuan diduga sebagai PSK di sekitar Alun-alun Banjaran. Keempat perempuan ini diamankan saat bertransaksi dengan laki-laki hidung belang.

Untuk mencegah perbuatan yang dilarang, maka pihaknya mengamankan keempat orang PSK tersebut. Sedangkan calon pelanggan mereka berhasil melarikan diri.

“Selain di Alun-alun Banjaran, kamu juga menyisir ke beberapa tempat yang sudah kami petakan selalu dijadikan tempat mangkal PSK, seperti di Taman Kota Soreang, Tugu Perjuangan Baleendah, Ciwidey dan lainnya. Namun sayangnya tidak kami dapati,” bebernya.

Agus melanjutkan, kesebelas pasangan mesum ini disidangkan oleh hakim dan jaksa. Mereka didakwa melakukan tipiring. Usia dari pasangan mesum dan PSK yang diamankan ini 18 tahun hingga 40 tahun lebih. Mereka diamankan dari dua penginapan kecil di Soreang dan Banjaran.

“Sebenarnya semua hotel dan penginapan kami periksa. Namun yang terdapat pasangan tidak sah itu cuma di penginapan Soreang dan Banjaran,” sebutnya.

Kepala Seksi Penyelidikan Satpol PP Kabupaten Bandung, Oki Suyatno menambahkan, dalam operasi pekat tadi malam, pihaknya mengamankan puluhan botol minuman beralkohol palsu, oplosan dan juga ratusan butir pil dextro, pil triple X. Puluhan botol miras tersebut didapati dari sebuah rumah yang difungsikan sebagai tempat produksi miras palsu di Banjaran.

“Ada dugaan mereka itu memproduksi miras palsu dengan kadar alkohol di atas 40 persen. Untuk kasus miras palsu ini, kami melakukan pendalaman dan berkoordinasi dengan BP POM serta distributor resmi dari berbagai minuman resmi,”ujarnya.

Sedangkan mengenai penyitaan ratusan butil pil dextro dan triple X di Kecamatan Ciwidey. Hal tersebut berdasarkan laporan masyarakat sekitar.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]