Bale Bandung

BKKBN Tekankan Pentingnya Afirmasi Kebijakan Kependudukan

×

BKKBN Tekankan Pentingnya Afirmasi Kebijakan Kependudukan

Sebarkan artikel ini
Plh) Kepala BKKBN Tavip Agus Rayanto

SOREANG, Balebandung.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Bidang Pengendalian Penduduk II Tahun 2024 di Soreang, Kabupaten Bandung,  Senin (9/9/2024) malam.

Rakortek diikuti seluruh tim Kedeputian Pengendalian Penduduk BKKBN Pusat dan Tim Kerja Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Provinsi se-Indonesia.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala BKKBN Tavip Agus Rayanto menjelaskan, rakortek ini untuk  menyusun kebijakan jangka menengah dan panjang bidang kependudukan. Hal ini mengingat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2024 sudah habis dan akan memasuki tahun 2025.

“Oleh karena itu perlu ada penyesuaian kebijakan khususnya di bidang kependudukan, dikaitkan dengan visi misi presiden terpilih untuk lima tahun ke depan,” jelas Tavip kepada wartawan seusai membuka rakortek.

Menurutnya, dalam rakortek juga perlu didiskusikan perspektif kependudukan dalam jangka panjang khususnya 2045 menyongsong Indonesia Emas.

“Terkait strategi-strategi afirmasi kewilayahan, program-program stressing-nya, aspek-aspek yang sudah tercapai apa, kemudian yang belum tercapai bagaimana cara mengejarnya, itu semua dibahas di rakortek ini,” imbuh Tavip.

Rakortek juga ditujukan untuk mengorkestrasi wilayah-wilayah di mana masih ada Pemerintah Daerah yang sudah menindaklanjuti kebijakan pembangunan, tetapi ada yang belum optimal. Sebab situasi dan karakteristik antarwilayah menunjukkan keberagaman.

“Karena itu, kebijakan kependudukan maupun kebijakan pembangunan pada umumnya tidak bisa diseragamkan untuk semua wilayah. Perlu kebijakan afirmatif untuk menyesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah, dengan cara mengidentifikasi tantangan-tantangan dan isu-isu di wilayah tersebut,”” tandas Tavip.

Tavip yang juga menjabat Sekretaris Utama BKKBN ini menekankan, untuk menyukseskan pembangunan menuntut perubahan mindset. Di sinilah perlunya peningkatan pelaksanaan pembangunan berwawasan kependudukan.

Dia mencontohkan penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) yang belum banyak menjadi acuan dalam penyusunan perencanaan pembangunan di daerah. Selama ini, ungkap Tavip, GDPK di daerah-daerah. banyak berhenti di dokumen. Padahal seharusnya menjadi mainstream pembangunan di daerah.

“Tidak ada pembangunan yang tidak ada hubungannya dengan penduduk.  Oleh karena itu, ini harus menjadi perhatian dalam menyusun perencanaan berbasis kependudukan. Khususnya, bisa berbasis afirmasi. Bagi daerah-daerah yang sudah baik untuk dipertahankan, untuk daerah yang kurang tentu perlu akselerasi agar bisa lebih cepat,” pungkas Tavip.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]