Bale Bandung

BPBD dan Perhutani Lakukan Upaya Pencegahan dan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

×

BPBD dan Perhutani Lakukan Upaya Pencegahan dan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Sebarkan artikel ini

SOREANG,balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung terus melakukan upaya edukasi dan pencegahan serta kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. Upaya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam ini difokuskan pada masyarakat Kabupaten Bandung, maupun di lembaga pemerintahan, perusahaan maupun di komunitas lainnya yang berkaitan dengan sosial kemasyarakatan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan, bahwa pihaknya telah melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman antara BPBD dengan Kepala Administratur Perum Perhutani KPH Bandung Selatan Arif Marghana meliputi penanggulangan bencana.

Dikatakannya, penandatanganan nota kesepahaman dihadiri Sekretaris BPBD, para Kepala Bidang, Penata Penanggulangan Bencana, kemudian dari pihak Administratur Perum Perhutani KPH Bandung Selatan, yakni para Wakil Kepala Administratur wilayah Barat dan Timur serta para Asper, serta Polisi Hutan.

“Hal itu dalam upaya menindaklanjuti sinergitas tugas yang sudah terjalin selama ini antara BPBD dengan Administratur Perhutani KPH Bandung Selatan, khususnya dalam Pencegahan dan kesiapsiagaan bencana alam di kawasan kehutanan,” kata Uka Suska di Soreang, Jumat (10/2/2023).

Menurut Uka Suska, penandatangan nota kesepahaman antara BPBD dengan Administratur Perhutani KPH Bandung Selatan itu dilaksanakan di Ruangan Rapat BPBD Kabupaten Bandung, Soreang, Kamis (9/2/2023).

“Upaya penanggulangan bencana yang akan dilaksanakan dengan Administratur Perhutani KPH Bandung Selatan itu, terdiri dari tiga tahap yaitu pra bencana (pencegahan dan mitigasi, kesiapsiagaan),” katanya.

Kemudian saat bencana, imbuh Uka Suska, mulai dari siaga darurat, tanggap darurat, dan transisi darurat ke pemulihan. “Termasuk pascabencana, yakni rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujarnya.

Untuk diketahui, imbuh Uka Suska, adapun nota kesepahaman berlaku selama 2 tahun dan akan ditindak lanjuti dengan lebih rinci melalui bentuk kerja sama.
“Berkaitan dengan edukasi kebencanaan itu, kita lebih fokus memberikan edukasi kepada para pegawai yang ada di lingkungan Administratur Perhutani KPH Bandung Selatan. Baik saat berada di lingkungan perkantoran maupun di luar ruangan,” katanya.

Uka Suska mengatakan, dalam hal kebencanaan itu perlu dipahami oleh semua orang, apalagi di kawasan rawan bencana, baik bencana gempa bumi, longsor, gerakan tanah, banjir bandang, genangan air, angin kencang, kebakaran hutan dan bencana lainnya.

“Kita tahu bahwa di Kabupaten Bandung itu berpotensi terjadi bencana itu, terutama peristiwa gempa bumi,” kata Uka Suska.

Ia berharap kepada masyarakat untuk sama-sama meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. “Kita harus siap menjadi warga yang tangguh dalam menghadapi kesiapsiagaan bencana,” ungkapnya.

Seiring dengan adanya rangkaian kejadian bencana gempa bumi di Jawa Barat, bahkan peristiwa bencana gempa bumi yang bisa dirasakan getarannya di Kabupaten Bandung, BPBD terus mensosialisasikan potensi ancaman bencana tersebut. Baik melalui media sosial, radio maupun media cetak dan online. Dengan masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

“Dengan adanya upaya sosialisasi yang masif, diharapkan dapat mengurangi risiko bencana. Sebab yang namanya bencana tidak bisa dihindari dan dikoreksi oleh manusia, apalagi bencana gempa bumi. Tetapi kita diwajibkan untuk melakukan ikhtiar dan berdoa supaya tetap diberikan keselamatan. Disampingi itu, kita tetap harus meningkatkan kesiapsiagaan bencana,” ungkapnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]