Kamis, Desember 9, 2021
BerandaBale BandungBPR Kerta Raharja Raih Laba Rp 5,8 Miliar

BPR Kerta Raharja Raih Laba Rp 5,8 Miliar

LOGO PT BPR KERTA RAHARJASOREANG – Menghadapi persaingan antar bank yang makin ketat, telah mendorong PT BPR Kerta Raharja Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kinerja. Dari usahanya tersebut, bank milik Pemkab Bandung ini pada tahun 2015 mampu membukukan keuntungan sebelum pajak sebesar Rp 5,8 miliar atau naik sebesar 23,01 % dibanding tahun 2014 yang meraih laba senilai Rp 4,7 miliar.

Kabag Koordinasi Perekonomian Setda Kabupaten Bandung, Dra. Hj. Gina Haryati, M.Pd mengatakan dengan kenaikan laba sebesar itu, BPR Kerta Raharja pada tahun 2015 akan memberikan deviden kepada Pemkab Bandung sebagai pemilik saham terbesar senilai Rp 2,1 miliar. Menurut Gina Haryati, deviden tahun 2015 mengalami kenaikan 10,71 % dibanding tahun 2014 dengan nilai Rp 1,8 miliar.

PT BPR Kerta Raharja yang sebelumnya menyandang nama PD BPR Kabupaten Bandung saham terbesarnya dimiliki Pemkab Bandung senilai Rp 29,2 miliar atau 99,49 %. Sementara sisanya dimiliki koperasi karyawan PT BPR sebesar Rp 150.438.585,- atau 0,5 %.

“Setelah menjadi perseroan terbatas, BPR Kerta Raharja sekarang memiliki kewenangan untuk mencari saham dari pihak ketiga. Sedangkan pada saat menjadi perusahaan daerah atau PD, sahamnya mutlak milik Pemerintah Kabupaten Bandung,” terang Gina.

Ia optimis pada tahun-tahun mendatang, PT BPR Kerta Raharja bisa menarik saham seiring dengan kian membaiknya kinerja perusahaan tersebut. Sebab menurutnya ruh dari lembaga perbankan adalah kepercayaan.

Sementara untuk menghadapi persaingan antar bank, Bupati Bandung H. Dadang Mochamad Naser meminta kepada jajaran direksi PT BPR Kerta Raharja untuk terus melakukan inovasi sehingga mampu memberikan solusi bagi para calon nasabah. Bupati mengakui pihaknya memberikan dukungan penuh kepada PT BPR Kerta Raharja dalam kerangka peningkatan dan perkembangan usaha.

BPR Kerta Raharja hingga kini masih memberikan kredit super murah untuk keperluan perbaikan jamban keluarga dan sanitasi lingkungan. Syaratnya, rumah tersebut mutlak milik sendiri dan memiliki sumber air bersih. Kredit yang berlabel MCR atau murah, cepat dan ringan itu akan diberikan kepada warga yang berpenghasilan rendah dan paling besar Rp 5 juta. Kredit semacam ini merupakan salah satu inovasi PT BPR Kerta Raharja untuk membantu kesejahteraan warga.

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI