Bale Bandung

Bupati Bandung Pastikan Prokes Ketat Saat Pembelajaran Tatap Muka

×

Bupati Bandung Pastikan Prokes Ketat Saat Pembelajaran Tatap Muka

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di empat titik di Soreng, Senin (6/9/21). by Hms

SOREANG, Balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di empat titik. Antara lain SDN Cingcin 01, SMPN 1, TKN Percontohan dan SMKN 1 Soreang.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan bahwa protokol kesehatan (prokes) diterapkan dengan ketat. Di antaranya penyediaan tempat cuci tangan, pengukur suhu tubuh, penyemprotan disinfektan sebelum dan sesudah kegiatan dan yang paling utama, yaitu pembatasan maksinal 25 persen dari jumlah total siswa.

Antusiasme ditunjukkan para siswa, menghadapi hari pertama sekolah semenjak pembelajaran jarak jauh diberlakukan selama masa pandemi. Bupati Bandung berharap, kesempatan itu digunakan para siswa untuk adaptasi menjalani kebiasaan baru.

“Kita awalnya canggung bermasker, sekarang terbiasa. Biasanya tidak bawa hand sanitizer, sekarang bawa. Begitu pula dengan kebiasaan saat tatap muka ini. Semua pihak harus memantau kelancarannya, komunikasi dan koordinasi harus terjalin dengan baik antara pihak sekolah dan orangtua,” ucap bupati di SMKN 1 Soreang, Senin (6/9/21).

Dalam kegiatan pemantauan itu, bupati didampingi Kadisdik Juhana, Kadinkes Grace Mediana Purnami, Kasatpol PP Kawaludin dan Camat Soreang Rusli Baijuri.

Pola hidup dan kebiasaan sehat, tutur bupati yang akrab disapa Kang DS itu, memang harus dibangun sejak dini. Siswa akan lebih menurut kepada gurunya, ketimbang orangtuanya. Oleh karenanya, PTMT merupakan kesempatan yang sangat baik untuk mensosialisasikan prokes 5M.

Suksesnya pelaksanaan PTMT, sangat bergantung kerjasama semua pihak. Tidak hanya sebatas peran sekolah dan orangtua saja, aparat keamanan setempat pun dituntut untuk berperan.

Orangtua siswa khususnya di tingkat TK dan SD, harus memastikan anaknya diantar dan dijemput sampai ke sekolah dan pulang ke rumah. Pihak sekolah tidak memberikan kesempatan pada siswa untuk berkerumun, beres sekolah langsung pulang.

Satuan tugas, baik di tingkat desa, kelurahan dan kecamatan, harus memantau titik-titik yang berpotensi timbulnya kerumunan. Jangan sampai anak sekolah, nongkrong di warung atau tempat lainnya.

“Jika orangtua tidak punya kendaraan pribadi, apakah pihak sekolah bisa menyediakan alat transportasi antar jemput atau mekanismenya seperti apa, harus kita pikirkan,” tutur Kang DS.

Pengaturan pembelajaran, tambahnya, tidak menyediakan waktu bagi siswa untuk istirahat. Sehingga siswa diimbau untuk membawa bekal makan minum dari rumah masing-masing.

Meskipun ada warung atau kantin di sekolah, kata Kang DS, harus menyediakan makanan yang tertutup, dalam arti terjamin kebersihannya.

“Saya yakin dengan kebersamaan dan kerjasama, kita bisa sukses melaksanakan kegiatan PTMT ini. Kita sama-sama didik anak-anak kita, untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan, minimal 1 M yaitu memakai masker,” tandasnya.

Ke depan, ia akan mengusulkan untuk pemberian vaksinasi bagi para siswa. Dengan terbentuknya herd immunity di kalangan pelajar, maka kegiatan pembelajaran normal bisa secepatnya diberlakukan.

“Jumlah pelajar kita itu mencapai sekitar 750 ribu, berarti kita butuh sekitar 1,5 juta dosis. Saya sudah bersurat kepada pemerintah pusat untuk pengadaan vaksin bagi pelajar,” kata .

Sementara di tempat terpisah, Wakil Bupati (Wabup) Bandung Sahrul Gunawan meninjau SMPN 1 Margahayu. Ia mengatakan, peran orangtua dalam kondisi saat ini sangat penting.

“Tatap muka ini kan dalam sehari baru 25 persen. Sedangkan sisanya yang 75 persen masih dilakukan dengan daring (online). Tentu pengawasan dari orangtua ini masih sangat diperlukan,” ujar Wabup.

Jika biasanya, orangtua menganggap ketika anak pada waktu belajar adalah tanggungjawab pihak sekolah saja, kini sinergi antara orangtua dan guru sangat dibutuhkan.

“Mari kita sama-sama berupaya dan berdoa, semoga kegiatan belajar tatap muka ini berjalan dengan lancar, dan para warga belajar terhindar dari risiko munculnya klaster baru pandemi Covid-19,” ucap Sahrul Gunawan. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]