Bale Bandung

Bupati Bandung; “Rebut Dulu Sumber Ekonomi, Baru Rebut Kekuasaan”

×

Bupati Bandung; “Rebut Dulu Sumber Ekonomi, Baru Rebut Kekuasaan”

Sebarkan artikel ini
 Bupati Bandung Dadang Naser saat membuka rangkaian kegiatan Gebyar Pemuda Sabilulungan dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 di Graha Iman Ciparay, Sabtu (28/10/17). by asray
Bupati Bandung Dadang Naser saat membuka rangkaian kegiatan Gebyar Pemuda Sabilulungan dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 di Graha Iman Ciparay, Sabtu (28/10/17). by asray

CIPARAY – Bupati Bandung Dadang Naser berharap tiap organisasi kepemudaan (OKP), khususnya yang berada di bawah naungan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bandung punya program unggulan masing-masing.

Nantinya program unggulan tersebut akan dibantu oleh Pemkab Bandung melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kab Bandung agar para pemuda bisa secara langsung turut berperan dalam pembangunan Kab Bandung.

Saat membuka kegiatan Gebyar Pemuda Sabilulungan dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 di Graha Iman Ciparat, Sabtu (28/10/17), bupati menekankan pentingnya pemuda Kab Bandung untuk fokus terhadap program perekonomian khususnya kewirausahaan.

“Pemuda harus punya gerakan yang fokus, yang care, yang punya greget, untuk bisa berkontribusi dalam pembangunan. Seperti kegiatan dalam rangka kewirausahaan. Pemuda harus punya semangat wirausaha sehingga dapat berkontribusi terhadap perekonomian dan di Kabupaten Bandung,” tandas bupati dalam arahannya di depan ratusan pemuda.

Makanya itu, imbuh Dadang, pada kesempatan seminar kewirausahaan kali ini Dispora bekerjasama dengan KNPI Kab Bandung menghadirkan para pembicara yang berlatar belakang kewirausahaan.

“Di sini ada tampil Ketua Kadin Kabupaten Bandung, Ketua Gapensi juga, para wirausahawan muda sebagai pembicara untuk memberikan materi tentang wirausaha agar pemuda bisa mendapat masukan tentang wirausaha apa yang bisa dijalankan nantinya,” kata dia.

Menurutnya di Kab Bandung saat ini ada kecenderungan para pemuda untuk terjun di wirausaha. Trend-nya terus meningkat bahkan menurut data BPS rasio wirausaha di Kab Bandung meningkat di atas 2%, seiring naiknya rasio wirausaha nasional yang juga naik jadi 3,1% dari populasi penduduk dari yang tadinya 1,67%. Bertumbuhnya wirausaha tak lepas dari peran masyarakat bersama pemerintah yang terus mendorongnya.

“Wirausaha di Kabupaten Bandung sudah meningkat sekarang posisinya di atas dua persen. Ini kata BPS, bukan kata saya. Tapi memang kecenderungan berwirausaha di Kabupaten Bandung itu meningkat terutama di kalangan pemuda. Sebab banyak anak muda Kabupaten Bandung yang memilih beriwirausaha, punya perusahaan sendiri, bikin CV untuk membuka usaha baru dan ingin menjadi direktur perusahaannya itu, sehingga banyak muncul entrepreneur atau wirausaha baru” ungkap Dadang.

Ia menunjuk contoh di Kab Bandung kini ada Kampung Iket, Kampung Jins, Kampung Sarung yang membawa Kabupaten Bandung kuat dalam perekonomian. Pemkab akan men-support agar ada peningkatan kualitas wirausaha baru di bidang apapun.

“Nah, dari tiap-tiap program unggulan OKP tadi, nanti kita akan lihat mana yang bisa dikembangkan dan dibantu oleh pemerintah,” tandasnya.

Pada kesempatan itu bupati juga memberi arahan kepada para pemuda untuk bisa menguasai perekonomian terlebih dahulu, sebelum menguasai bidang lainnya. “Rebut dulu sumber-sumber ekonomi, setelah itu bisa merebut kekuasaan lainnya seperti di bidang politik. Jadi kalau mau nyaleg, jadi anggota dewan, kuasai dulu sumber ekonominya,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]