Rabu, Juli 6, 2022
BerandaBale BandungBupati Minta Koperasi Dibolehkan Jualan Gas

Bupati Minta Koperasi Dibolehkan Jualan Gas

Bupati Bandung H. Dadang M. Naser bersama Sekretaris Kementrian Koperasi UKM Ir. Agus Muharram serta jajaran Koperasi Perwira, saat Launching 543 Koperasi Wanita di GBS Soreang, Kamis (8/8). by Vita Kominfo Kab Bdg
Bupati Bandung H. Dadang M. Naser bersama Sekretaris Kementrian Koperasi UKM Ir. Agus Muharram serta jajaran Koperasi Perwira, saat Launching 543 Koperasi Wanita di GBS Soreang, Kamis (8/8). by Vita Kominfo Kab Bdg

SOREANG – Bupati H.Dadang M.Naser, SH.,M.IP meminta pada pemerintah pusat melalui Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) untuk membolehkan penjualan gas bersubsidi oleh koperasi.

“Saya harap pemerintah pusat bisa melibatkan koperasi dalam penjualan gas bersubsidi. Sasarannya tentu saja untuk kesejahteraan rakyat,” harap Dadang usai Launching 543 Koperasi Wanita Kabupaten Bandung, di Gedong Budaya Sabilulungan Soreang, Kamis (8/8/17).

Bupati menuturkan, kehadiran Kemenkop UKM dalam mendukung pertumbuhan koperasi di Kabupaten Bandung saat ini, harus betul-betul terimplementasi di lapangan. Menurutnya, jika terlaksana penjualan gas bersubsidi oleh koperasi seperti Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), harganya tidak akan semahal saat dijual oleh pengusaha besar.

“Jika terealisasi penjualan gas bersubsidi oleh koperasi, saya yakin kesejahteraan akan meningkat. Harga gas 3 kilo yang aslinya Rp16.500, bisa maksimal dijual Rp.20.000,” tandas Dadang.

Harapan tersebut harus didukung pula oleh semua pihak, seperti yang sudah dilakukan oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI). “Apdesi sudah sangat mendukung dengan terbentuknya 543 koperasi wanita. Untuk kedepannya, saya minta Forum Camat turut mengambil peran memberikan kotribusi, khususnya membina Pemdes agar bisa membangun sistem perekonomian tingkat desa yang mumpuni,” tegasnya.

Bupati menandaskan Kabupaten Bandung pada kesempatan itu jadi daerah yang pertama kali mencanangkan 543 koperasi wanita di Indonesia oleh Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia (Perwira) di bawah Kemenkop UKM. “Dengan bangga kita bersyukur, Kabupaten Bandung ditunjuk untuk lokasi pencanangan Koperasi Wanita oleh Perwira,” ucapnya.

Sekretaris Kemenkop UKM RI Ir.Agus Muharram mengaku akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak Pertamina, terkait penjualan gas bersubsidi. Agus menyambut baik harapan Bupati yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi kerakyatan.

“Kami akan koordinasikan dulu dengan Pertamina dan pihak terkait lainnya. Namun pada dasarnya kami apresiasi tujuan Bupati tadi, bahwa itu bertujuan mensejahterakan perekonomian rakyat,” tutur Agus.

Ia mengatakan, pencanangan 543 koperasi wanita yang masuk dalam Rekor Musieum Indonesia (MURI) tersebut, diharapkan bisa dibangun juga di daerah lain di Indonesia. “Pencanangan ini saya harapkan bisa berhasil membangun sistem perekonomian rakyat, yang nantinya harus bisa menyokong perekonomian keluarga, masyarakat desa, hingga cakupan yang lebih luas di seluruh Indonesia,” harapnya.

Dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap koperasi, Agus menyatakan agar semua bisa bekerja dengan cerdas, ikhlas, tuntas dan waras. Tujuannya tentu saja supaya pelaku koperasi dan UKM bisa amanah dalam menjalakan roda ekonomi kerakyatan yang berbasis gotong royong tersebut.

“Menjalankan koperasi harus amanah. Bekerja cerdas, tuntas dan waras, juga memiliki cara kerja gotong royong dan tidak korupsi,” tandas Agus.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan juga penyerahan secara simbolis Surat Keputusan Pengesahan Badan Hukum bagi 543 Koperasi, dari Kemenkop UKM kepada perwakilan Koperasi Wanita._Vita

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERKINI