Bale Bandung

Canangkan Program Gertakk, Zulhas dan Kang DS Tanam Kakao di Ponpes Al Mukhlis Cangkuang

×

Canangkan Program Gertakk, Zulhas dan Kang DS Tanam Kakao di Ponpes Al Mukhlis Cangkuang

Sebarkan artikel ini

CANGKUANG, balebandung.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) bersama Bupati Bandung Dadang Supriatna melakukan penanaman pohon kakao secara simbolis di Pondok Pesantren Al Mukhlis, Desa Nagrak, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung, Kamis (22/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Gerakan Tanam Kakao, Kelapa dan Kopi (GERTAKK) yang dicanangkan oleh Menko Pangan untuk meningkatkan produktivitas komoditas unggulan pertanian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.

Ratusan petani kakao dan warga yang tergabung dalam Konsorsium Kakao Jawa Barat ini turut serta dan sangat antusias dalam kegiatan penanaman kakao bersama Zulhas dan Bupati Dadang Supriatna (Kang DS) tersebut.

Menko Zulhas dan Kang DS serta rombongan berjalan kaki ke lokasi penanaman pohon. Meski jalanan agak becek akibat hujan, keduanya terus menyapa melambaikan tangan karena di sepanjang jalan disambut hangat ratusan warga dan para santri.

Menko Zulhas kemudian mendapatkan giliran pertama untuk menanam bibit kakao yang telah disiapkan. Kemudian disusul oleh Bupati Bandung dan perwakilan petani dan tokoh masyarakat setempat.

Menko Zulhas menyampaikan bahwa program Gertakk bukan hanya sekadar gerakan penanaman tanaman, melainkan sebuah investasi strategis untuk masa depan pangan dan ekonomi nasional.

“Kakao, kopi, dan kelapa adalah komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan potensi pasar yang luas, baik di dalam maupun luar negeri. Melalui Gertakk, kami ingin menggerakkan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun ekosistem pertanian yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan,” jelas Zulhas.

Ia berharap penanaman Kakao di Kabupaten Bandung dapat menjadi contoh bagi daerah lain, sehingga secara bertahap Indonesia bisa menjadi salah satu negara penghasil kakao berkualitas tinggi di dunia.

Selain itu, program Gertakk ini juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada impor bahan baku industri makanan dan meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri.

Zulhas juga menekankan pemerintah pusat akan memberikan dukungan penuh kepada petani, mulai dari penyediaan bibit berkualitas, pelatihan teknologi budidaya modern, hingga pemasaran produk.

“Kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait untuk membentuk sistem pemasaran yang terintegrasi, sehingga hasil panen petani dapat mencapai harga yang layak dan menjangkau pasar yang lebih luas,” kata menteri.

Tidak hanya itu, Menko Pangan juga akan mendorong pengembangan industri hilir untuk menambah nilai tambah produk kakao, seperti pembuatan coklat berkualitas, produk olahan kakau lainnya, yang bisa bersaing di pasar global.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi pelaksanaan program Gertakk dan mendukung penuh untuk pengembangan budidaya kakao di Kabupaten Bandung.

“Gerakan ini merupakan gerakan budi daya yang berbasis konservasi yang diinisiasi oleh Konsorsium Kakao Jawa Barat. Program ini sebagai upaya perbaikan lahan kritis dan peningkatan ekonomi petani yang dimulai dari Kabupaten Bandung,” jelas Kang DS didampingi Ketua Konsorsium Kakao Jabar Umar Alam.

Selain itu, lanjut Kang DS, Kabupaten Bandung memiliki potensi alam yang sangat baik untuk budidaya kakao, mulai dari kondisi iklim, tanah, hingga ketersediaan lahan yang memadai.

Di Kabupaten Bandung sendiri juga ada pabrik produk olahan cokelat yang besar, seperti PT Ceres dan OT Barry Callabaut di Dayeuhkolot, PT Garuda Food di Rancaekek, dan PT. Papandayan Cocoa Industri (PCI) yang menjadi pemasok bahan baku coklat bagi pasar lokal maupun internasional.

“Dengan pengembangan budidaya kakao yang lebih intensif, kami berharap dapat memenuhi kebutuhan bahan baku industri tersebut dari hasil produksi lokal, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi daerah dan menyerap tenaga kerja lebih banyak,” ujar Kang DS.

Ia juga menyampaikan harapannya agar program ini dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani dan masyarakat sekitar.

“Semoga dengan adanya program Gertakk ini, kesejahteraan masyarakat petani di Kabupaten Bandung dapat meningkat secara signifikan, dan daerah kami dapat menjadi salah satu sentra produksi kakao terbaik di Indonesia,” ungkap Kang DS.

Pada kesempatan tersebut, Zulhas dan Kang DS juga sempat berkeliling untuk melihat pohon kakao yang siap panen serta melihat lahan persemaian kakao yang telah disiapkan serta berbincang santai dengan beberapa petani kakao. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya memperkuat program Bisyarah Guru Ngaji sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persatuan Guru Ngaji Indonesia (PGNI) Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 200 peserta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi belanja daerah sekaligus meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Peluncuran KKI dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Grand Sunshine Soreang, Senin (10/8/2026). Peluncuran ini menjadi bagian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk menindak tegas tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melakukan perundungan atau bullying terhadap pasien melalui media sosial. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyatakan kecewa dan prihatin atas perilaku tersebut, terlebih terjadi sebelum pasien yang bersangkutan meninggal dunia. KDS pun meminta Badan Kepegawaian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari jika tidak memiliki keperluan yang penting. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bandung. “Kalau tidak ada kepentingan yang terlalu penting, kalau bisa dihindari untuk keluar malam. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki menilai Operasi Berkala Besar yang digelar aparat gabungan TNI-Polri bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan bentuk responsivitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di tengah maraknya aksi begal. “Operasi Berkala Besar yang dilaksanakan semalam adalah wujud responsivitas aparat keamanan bersama Forkopimda untuk […]