Bale Bandung

Syaikhu; Hidupkan Jamaah, Songsong Kejayaan Islam

×

Syaikhu; Hidupkan Jamaah, Songsong Kejayaan Islam

Sebarkan artikel ini
Balonwagub Jabar dari PKS Ahmad Syaikhu saat sholat subuh berjamaah di Masjid Al-Jihad, Kel Kencana, Kec Rancaekek, Kab Bandung, Sabtu (27/1/18). by Humas PKS Kab Bdg
Balonwagub Jabar dari PKS Ahmad Syaikhu saat sholat subuh berjamaah di Masjid Al-Jihad, Kel Kencana, Kec Rancaekek, Kab Bandung, Sabtu (27/1/18). by Humas PKS Kab Bdg

RANCAEKEK – Masjid Al-Jihad, Kelurahan Kencana, Kecamatan Rancaekek, Sabtu (27/1/18) subuh didatangi ratusan jamaah dari berbagai wilayah di Rancaekek untuk mengikuti shalat subuh berjamaah bersama Ahmad Syaikhu calon Wakil Gubernur Jawa Barat dari PKS.

Bertema, “Hidupkan Jamaah, Songsong Kejayaan Islam”, Syaikhu jadi narasumber dalam kegiatan subuh berjamaah tersebut. Ia pun menyampaikan tausiyah yang berkenaan dengan pentingnya menegakan empat pilar yang jadi tonggak bangkitnya kejayaan umat islam.

Pilar pertama, sebut Syaikhu, ditempati oleh pilar keimanan. Ia melihat pilar ini adalah cikal bakal terbentuknya persatuan antar umat. Saat semua orang berada dalam masjid, sekat-sekat akan hilang dan semua orang sudah tidak mempedulikan golongan. “Di masjid, umat akan duduk bersama, bermakmum bersama, menghilangkan sekat antar pribumi dan pendatang,” kata Syaikhu.

Lalu ia mengambil contoh kisah pada zaman Rasulullah Saw di mana suku Aus dan Khajraj yang bermusuhan selama 120 tahun pada akhirnya bisa dipersatukan di masjid saat Rasulullah SAW datang ke Madinah.

“ Aus dan Kahjraj bermusuhan tidak sehari-dua hari, tidak semingu atau sebulan. Bahkan mereka bermusuhan sampai anak cucu. Namun mereka bisa dipersatukan dan membangun kebersamaan di masjid setelah datangnya Rasulullah SAW,” tuturnya.

Syaikhu meyakini bahwa memakmurkan masjid adalah bentuk pengabdian hamba kepada Allah SWT. Dengan pengabdian tersebut, Allah SWT akan menghindarkan hambanya dari berbagai kelaparan dan kemelaratan.

“Dan inilah yang menjadi sandaran tegaknya pilar kedua dalam menyongsong kebangkitan umat, yakni pilar kesejahteraan. Karena Islam tidak menginginkan terjadinya kekurangan,” imbuhnya.

Namun tukas Syaikhu, betapapun pentingnya sebuah kesejahteraan, jika suatu wilayah dilanda kekacauan dan peperangan, maka kebangkitan ekonomi umat akan sangat sulit diwujudkan.

“Kita lihat saudara kita di Rakhine Myanmar, jangankan membangun ekonomi, mereka saja terusir dari tanah airnya. Mereka mendapat kekejian yang luar biasa, bahkan keimanan pun kadang terancam,” kata dia mencontohkan keadaan umat Islam di Myanmar.

Syaikhu menilai ketiga pilar yang sudah diuraikannya itu harus dijalankan secara proprosional dan seimbang walaupun pada kenyataannya dalam kehidupan selalu ada tarik-menarik antara salah satu pilar.

“Ada orang yang menjalankan pilar keimanan saja dengan terus-terusan berada di masjid, itu tidak boleh. Atau ada orang yang nyari materi dunia terus, tidak lihat haram-halal, itu juga tidak boleh. Atau ada suatu negara yang hanya mengedepankan keamanan saja, maka terjadilah tindakan represif di negaranya, itu juga tidak dibenarkan dalam islam. Jadi semua harus seimbang,” tandasnya.

Untuk menyeimbangkan ketiga pilar tersebut, maka diperlukan pilar keadilan sebagai pilar keempat dan pilar penopang yang kemudian menjadi penyempurna dari tiga pilar sebelumnya.

“Bersikaplah adil, karena adil itu lebih dekat dengan ketakwaan,” serunya mengutip salah satu ayat quran dalam surat Al-Maidah. []

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]