Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaBale BandungInvestasi Kab Bandung 2015 Tembus Rp 9,4 Triliun

Investasi Kab Bandung 2015 Tembus Rp 9,4 Triliun

investasi-kab-bandung1SOREANG – Menyusul makin membaiknya iklim usaha di Kabupaten Bandung, mendorong sejumlah investor untuk menanamkan modalnya di berbagai sektor usaha. Selama tahun 2015, nilai investasi di daerah yang berpenduduk 3,5 juta jiwa ini mencapai Rp 9,4 triliun atau mengalami kenaikan cukup signifikan dibanding tahun 2014 sebesar Rp 6,2 triliun.

Kepala BPMP (Badan Penanaman Modal dan Perijinan) Kab. Bandung Drs. H. Ruli Hadiana mengatakan nilai investasi sebesar itu berasal dari PMA (Penanaman Modal Asing) senilai Rp 3,4 triliun dan selebihnya dari PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) sebesar Rp 5,9 triliun. Sedangkan jumlah proyek secara keseluruhan tercatat 2.698 buah yang menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 66.869 orang dan tenaga kerja asing 144 orang.

Perolehan investasi sebesar itu di luar investasi di bidang minyak dan gas bumi, perbankan, lembaga keuangan non bank, sewa guna usaha dan investasi lainnya yang perijinanya dikeluarkan oleh instansi teknis.

Bidang usaha di sektor sekunder seperti industri makanan, tekstil, kimia, karet dan plastik, di samping industri logam, mesin dan elektronika menurut Ruli merupakan sektor usaha yang paling dominan pada tahun 2015.

“Sekitar 95,11% investasi di sektor sekunder. Sementara sektor primer baru mencapai 0,63% dan sektor tersier sebesar 4,26%,” sebut Ruli dirilis Humas Pemkab Bandung, Kamis (31/3/16).

Secara rinci ia mengungkapkan, investasi di sektor sekunder pada tahun 2015 tercatat Rp 6,8 triliun yang mencakup 211 proyek dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 54.850 orang dan tenaga kerja asing 138 orang. Sementara di sektor tersier hanya mampu meraup investasi senilai Rp 2,4 triliun yang mencakup 2.478 proyek dengan jumlah tenaga kerja 11.818 orang, ditambah tenaga kerja asing sebanyak 6 orang. Sektor usaha primer selama tahun 2015 meraih investasi sebesar Rp 127,9 miliar yang menyerap tenaga kerja 201 orang dengan jumlah proyek 9 buah.

Dibangunnya jalan Tol Soroja sepanjang ± 10 kilometer yang dijadwalkan selesai akhir Juli mendatang, dinilai bakal jadi pemicu makin meningkatnya investasi di Kabupaten Bandung pada tahun-tahun mendatang.

“Regulasi yang lebih memudahkan para investor untuk menanamkan modalnya telah kami sediakan, mulai dari lamanya proses penerbitan ijin, di samping kepastian biaya perijinan. Silahkan datang ke kantor kami untuk pengurusannya,” ucap Ruli.

Berdasar data BPMP Kab Bandung, Kecamatan Dayeuhkolot pada tahun 2015 jadi lokasi usaha yang paling dominan meraih investasi senilai Rp 2,7 triliun (28,71%), disusul Kecamatan Pameungpeuk sebesar Rp 1,7 triliun (18,29%) dan Kecamatan Cicalengka Rp 670,3 miliar (7,12%). Sedangkan Kecamatan Kertasari hanya meraih investasi paling kecil senilai Rp 1,2 miliar (0,01%).

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

TERKINI