Bale Bandung

Japnas Jabar Yakin Paslon Bedas Mampu Ciptakan Iklim Usaha Kondusif

×

Japnas Jabar Yakin Paslon Bedas Mampu Ciptakan Iklim Usaha Kondusif

Sebarkan artikel ini
Calon Bupati Bandung nomor urut 3 Dadang Supriatna dialog "Iklim Investasi di Kabupaten Bandung" di Sekretariat Japnas Jabar, Bandung, Rabu (14/10/2020)
Calon Bupati Bandung nomor urut 3 Dadang Supriatna dialog “Iklim Investasi di Kabupaten Bandung” di Sekretariat Japnas Jabar, Bandung, Rabu (14/10/2020)

BANDUNG,Balebandung.com – Jaringan Pengusaha Nasional Jawa Barat (Japnas Jabar) meyakini pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Bandung nomor urut 3 Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan (Paslon Bedas), akan mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif di Kabupaten Bandung, jika Paslon Bedas terpilih di Pilbup Bandung 9 Desember 2020.

Hal itu diungkapkan Ketua Japnas Jabar Iwan Gunawan, usai dialog “Iklim Investasi di Kabupaten Bandung” di Sekretariat Japnas Jabar, Bandung, Rabu (14/10/2020). Menurut Iwan, diskusi ini penting digelar mengingat iklim usaha dan investasi sedang terganggu dampak pandemi Covid-19.

“Jadi, kita ingin mengetahui sejauhmana pasangan Kang Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan ini mempunyai skenario untuk membangkitkan kembali dunia usaha yang sangat terpuruk terutama di masa pandemi ini. Karena tiga sektor unggulan Kabupaten Bandung yaitu sektor industri, pertanian dan pariwisata sangat terdampak karena kondisi pandemi,” jelas Iwan.

Iwan menilai Calon Bupati Bandung nomor urut 3 Dadang Supriatna ini memliki ide-ide kreatif, hingga bagaimana langkah-langkah apa yang harus diambil seperti sudah terstruktur di kepalanya.

Terlebih, Kang DS, sapaan Dadang Supriatna, memiliki pengalaman mulai dari seorang pengusaha bata merah, Kepala Desa Tegalluar dua periode, Ketua DPD KNPI Kabupaten Bandung periode (2004 -2010), anggota DPRD Kabupaten Bandung dua periode, anggota DPRD Provinsi Jabar dan juga sebagai pengusaha ini yang tentunya paham dan menguasai akan dunia usaha.

“Itulah yang menjadi ketertarikan dan menaruh harapan Japnas Jabar, jika Bedas mampu memimpin Kabupaten Bandung. Latar belakang Kang DS yang dikenal sebagai politisi, dia juga kan seorang pengusaha. Ini tentu jadi selling point tersendiri buat Paslon Bedas di Pilbup Bandung,” tandas Iwan.

Lebih jauh pihaknya berharap pemimpin Kabupaten Bandung mempunyai kapasitas serta inovasi untuk menjawab kondisi ekonomi yang semakin berat.

“Hanya yang mempunyai strong leadership, punya kemampuan kolaborasi, paham transformasi digital pelayan publik, serta quick respond, ini salah satu prasyarat yang bisa menjawab tantangan ke depan bagi Kabupaten Bandung. Dan inilah yang dimiliki sosok Kang DS sebagai calon Bupati Bandung,” tandas Iwan.

Japnas adalah perhimpunan Jaringan Pengusaha yang independen dan berkomitmen memajukan serta mensejahterakan bangsa Indonesia. Japnas meyakini perlu adanya perubahan paradigma ekonomi bangsa yang berbasis konsumsi menjadi bangsa berbasis produksi.

Sementara menurut Cabup Bandung Dadang Supriatna sendiri, menciptakan iklim usaha dan investasi yang kondusif di Kabupaten Bandung adalah sebuah tekad bagi Paslon Bedas, hingga bagaimana menjaga iklim usaha serta mengawal masuknya investor.

“Bahkan, dalam hal ini pemerintah pusat juga telah mengeluarkan kebijakan-kebijakan strategis untuk iklim usaha dan berinvestasi yang kondusif, yang harus disinkronkan dengan kebijakan daerah demi meningkatkan iklim usaha dan investasi di Kabupaten Bandung,” ujar Dadang Supriatna.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]