Bale Bandung

Kang DS Lega Sebelum Ramadan Hunian untuk Terdampak Longsor Sudah Terealisasi Berkat Bantuan Waka DPR RI

×

Kang DS Lega Sebelum Ramadan Hunian untuk Terdampak Longsor Sudah Terealisasi Berkat Bantuan Waka DPR RI

Sebarkan artikel ini
Waka DPR RI KH Dr Cucun Ahmad Syamsurijal menyerahkan bantuan hunian kepada warga terdampak longsor di Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari Kab Bandung.

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna senantiasa menyambut baik dan membuka sinergi dengan kalangan legislatif khususnya anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kabupaten Bandung, demi pembangunan di daerahnya. Salah satu yang intens yakni menjalin kolaboarsi yaitu dengan Wakil Ketua DPR RI KH Dr Cucun Ahmad Syamsurijal.

Belakangan ini, Bupati Bandung mengapresiasi dan menghaturkan terima kasih kepada KH Cucun yang telah menyerahkan bantuan hunian atau rumah kepada warga terdampak bencana longsor di Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari.

“Apalagi hunian yang diserahkan Kang Haji Cucun kepada warga terdampak longsor Arjasari ini sudah terealisai sebelum bulan suci Ramadan. Sehingga para warga terdampak pun dapat menjalani ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri dengan lebih tenang, aman, dan nyaman,” ucap bupati dalam keterangannya, Rabu 18 Februari 2026.

Bantuan hunian bagi warga terdampak longsor Arjasari itu merupakan bagian dari program Rumah Aspirasi yang diinisiasi oleh Waka DPR RI dari Fraksi PKB tersebut

“Saya mengapresiasi langkah nyata beliau selaku Wakil Ketua DPR RI yang selalu hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan. Inilah wakil rakyat yang selalu hadir setiap saat, bukan hanya lima tahunan,” imbuh Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini.

Lebih dari itu Kang DS pun mengungkapkan langkah nyata dan kontribusi Kang Haji Cucun yang selama ini sangat membantu program pemerintah daerah dalam menyelesaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kabupaten Bandung.

Hampir setiap tahun, kata dia, Kang Cucun selalu membantu Pemkab Bandung dalam merealisasikan target Pemkab Bandung dalam perbaikan rutilahu di 31 kecamatan.

“Pada periode pertama dalam 3,5 tahun kami bisa menyelsaikan 29.327 unit rutilahu. Rata-rata 10 ribu unit per tahun. Yang paling besar membantu adalah beliau. Inilah kolaborasi konkret kami untuk masyarakat Kabupaten Bandung,” tutur Kang DS.

Hingga kini Kabupaten Bandung masih menyisakan sekitar 15 ribu unit rumah tidak layak huni. Namun, Kang DS mengaku gembira karena pada tahun 2026 ini Kang Haji Cucun bersedia membantu 1.000 unit perbaikan rutilahu.

“Selain mengeluarkan uang pribadinya dan juga dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) serta CSR, alhamdulillah Kang Haji Cucun siap membantu 1.000 unit untuk Pemkab Bandung,” tuturnya.

Kang DS mengaku sangat bersyukur memiliki partner kolaborasi yang sangat luar biasa pada diri Kang Haji Cucun, putra daerah asli Kabupaten Bandung tersebut.

“Walau beliau punya tanggung jawab secara nasional, tetapi sangat perhatian terhadap dapilnya terutama Kabupaten Bandung. Saya secara langsung menghaturkan terima kasih. Semoga Kang Haji Cucun selalu sehat dan makin berkah dalam menjalankan tugas,” ucap Kang DS.

Sementara itu, Kang Cucun menegaskan bantuan ini adalah wujud nyata dari “politik kehadiran” yang diusung PKB. Ia menyatakan PKB berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi masyarakat khususnya di Kabupaten Bandung.

“Kami tidak dididik untuk berpolitik yang hadirnya hanya lima tahunan. Kami dididik untuk hadir setiap saat kapan rakyat dan umat membutuhkan,” tandas Kang Haji Cucun.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]