Bale Bandung

Kedai Kopi Armor, Jajal Selera di Segelas Kopi Nusantara

×

Kedai Kopi Armor, Jajal Selera di Segelas Kopi Nusantara

Sebarkan artikel ini
Barista (kiri) memberi arahan kepada pengunjung (kanan) yang membuat racikan kopinya sendiri di Kedai Kopi Armor. by Yaman Didu/bbcom

CIMENYAN, Balebandung.com – Setelah mengamati berbagai varian kopi yang tersaji, seorang pengunjung lalu berujar, Toraja Bourbon ya! Body-nya yang tebal. Tak lama kemudian “ sruupuut…” sang pengunjung mengecap kopi pesanan sambil melebur dalam perbincangan di ruang Kedai Kopi Armor yang dikepung udara sejuk khas Dago, Bandung Utara.

Fragmen seperti itu jadi pemandangan yang bisa ditemui di Kedai Kopi Armor. Pengunjung akan langsung disambut bermacam varian kopi yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia yang dipampang di area kopi bar.

Sesuai namanya Armor, yang berarti Arabika Multi Origin, menyajikan kopi Arabika dari Ciwidey yang terkenal sejak jaman Belanda, Gunung Manglayang dan Garut Jawa Barat. Kopi Karang Ploso Jawa Tengah, Kopi Ijen dari Malang, Jawa Timur. Dari Sumatera ada Kopi Gayo Aceh, Kopi Si Ria-ria Karo, Mandailing, Kopi Solok, Sumatera Barat, Kopi Robusta Lampung, Kopi Toraja, Sulawesi, Kopi Flores hingga Kopi Wamena dan Yahukimo dari Papua. Namun bagi yang ingin special lagi, Kedai Armor juga menyediakan Kopi Liberika, kopi Arabika yang memiliki rasa khas buah nangka.

Pengunjung Kedai Kopi Armor menyeruput kopi. by Yaman Didu/Bbcom
Pengunjung Kedai Kopi Armor menyeruput kopi. by Yaman Didu/Bbcom

Soal citarasa, hhmm.. jangan khawatir… Pengunjung tinggal pesan sesuai selera yang diinginkan selanjutnya diBarista (peracik kopi) akan mengolah kopi secara manual sesuai selera yang diminta. Barista Armor memang terlatih mendeskripsikan citarasa kopi yang diminta pengunjung.

“Kopi itu art, kopi itu komunikasi, dan karakter kopi bisa kita keluarin. Mana selera yang diinginkan bisa kita perkuat,” kata Frans Willy, Roaster (penyangrai) Kopi Armor saat ditemui di Kedai Kopi Armor, Jalan Bukit Pakar Utara, Legok Randu, Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.

Di Kedai Armor banyak pengunjung yang menikmati Kopi Toraja, Gayo dan Ciwidey. Kopi tersebut dan varian lainnya bisa dinikmati ala ekspreso, tubruk, aeropress, chemex dan v 60. Namun tak sedikit pengunjung yang mengekplorasi rada pada kopi. Baik tingkat keasaman, pahit, nuansa bunga (floral) dan buah.

“Di sini yang banyak di order Kopi Toraja, Gayo sama Ciwidey. Dengan karakter asam dan body-nya (kekentalan kopi) yang terkenal,” ujar Muhammad Firdaus, Head Barista Kedai Armor.

Salah seorang pengunjung Ahmad Yuda mengaku sebelumnya sering menikmati Kopi Robusta di Kedai Armor. Seiring waktu berjalan, Yuda juga pensaran menjajal kopi lainnya. Seperti Arabika Ijen dan Bali.

Di samping harganya murah, hal yang membuat Yuda kesengsem ngopi di Kedai Armor adalah suasananya yang nyaman. “Kita dapat kopi yang original tapi harganya oke. Di samping coffe shop lain, di sini banyak keunikannya dan suasananya asyik banget, nyaman,..” tutur Yuda.

Konsep kedai yang diusung ampuh menciptakan suasana yang cair, familiar dan berkesan dapat dijangkau oleh banyak kalangan. Harga kopi di Armor cukup terjangkau, cuma Rp 10 ribu sampai Rp 30 ribu. Sedangkan untuk Kopi Luwak dibandrol Rp50 ribu per gelas. Untuk melengkapi minum kopi, tersedia bermacam makanan khas Kedai Armor. Seperti cireng bumbu rujak, ketan bakar, olahan tahu dan lainnya yang dikemas ala makanan Jepang. Sama halnya dengan kopi, harga cemilan juga berkisar Rp10 sampai 30 ribu.

Konsep ruang terbuka menghadirkan suasana saat ngopi lebih santai dan nyaman di Kedai Kopi Armor. by Yaman Didu/bbcom
Konsep ruang terbuka menghadirkan suasana saat ngopi lebih santai dan nyaman di Kedai Kopi Armor. by Yaman Didu/bbcom

Dominasi kayu pada bangunan kedai dengan konsep ruang terbuka, seperti menemalikan pengunjung dengan udara yang sejuk dan rimbunan hijau pohon yang berada di sekeliling kedai. Sungguh suasana yang juara. Santai menikmati kopi sambil ditingkahi udara sejuk khas Bandung Utara.

Tak sekedar bicara kopi, ada sentuhan nasionalisme di kedai Armor. Bermula dari pemahaman dan pengalaman Frans Willy sang roaster Kedai Armor, bahwa Indonesia merupakan penghasil kopi nomor satu di dunia karena kopi asal Indonesia banyak digemari penikmat kopi di banyak negara.

“Indonesia ini tropis dianugerahi tanah yang bagus. Makanya Indonesia itu surganya kopi. Kopi Indonesia dikenal dan digemari di luar negeri. Jadi Armor ini punya misi bila selama ini kopi kita dikenal di luar negeri, Armor ingin mengenalkan kopi-kopi di Indonesia di negerinya sendiri,” ujar Willy.*** [yd]

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Di tengah kondisi efisiensi anggaran, KONI Kabupaten Bandung hanya akan memberangkatkan dan mendanai atlet dari cabang olahraga (cabor) yang berpotensi meraih medali emas di ajang Porprov XV Jawa Barat pada November 2026. Hal itu dikatakan Bupati Bandung Dadang Supriatna saat koordinasi bersama cabor terkait Persiapan Penyelenggaraan Porprov Jabar di Kantor Dispora Kabupaten […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna berharap Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Bandung bisa menjadi bapak dari seluruh perusahaan yang ada di Kabupaten Bandung khususnya bagi para pelaku UMKM. “Sehingga KADIN pun bisa menjalankan roda organisasinya. Salah satu tugasnya adalah memfasilitasi para pengusaha kecil, termasuk dalam hal akses permodaan. Disinilah peran Kadin,” […]

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat mengapresiasi Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang akrab disapa KDS atas konsistensinya dalam menggalakan gerakan penanaman pohon guna menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya bencana alam. Apresiasi tersebut disampaikan Menteri LH saat menghadiri Peringatan Puncak Hari Buruh Internasional Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2026 di halaman Kantor […]

Bale Bandung

MARGAASIH, balebandung.com – Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mendorong segera terealisasinya pengembangan PSEL (Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Oxbow Cicukang. Hal itu disampaikan Menteri LH saat meninjau TPST Oxbow Cicukang, di Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung, Minggu 10 Mei 2026. Menurut menteri, TPST Cicukang dipersiapkan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU) PCNU Kabupaten Bandung menggelar forum Bahtsul Masail di Pondok Pesantren Barokatul Waalidain Al Mumtaz, Desa Panyirapan, Kecamatan Soreang, Minggu (10/5/2026). Forum yang dihadiri para kiai dan pengurus NU tersebut secara khusus membahas fikih kurban menjelang Hari Raya Idul Adha, mulai dari syarat hewan, ketentuan syariat, hingga […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna melepas 445 calon jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Bandung, di Gedung Cendrawasih Komplek Lanud Sulaiman, Kecamatan Margahayu, Sabtu 9 Mei 2026. Para jamaah tergabung dalam Kloter 24 dan 38 KJT. Ratusan calhaj tersebut diberangkatkan menuju Asrama Haji Indramayu sebelum terbang ke Tanah Suci melalui Bandara Internasional Jawa Barat […]