Bale Bandung

Kemenpar Lirik Pasar Digital Puri Bambu Bojongkoneng

×

Kemenpar Lirik Pasar Digital Puri Bambu Bojongkoneng

Sebarkan artikel ini
Asisten Pemerintahan Kab Bandung Yudi Haryanto, SH., SP1 didampingi Kepala Disparbud Kab Bandung Drs. Agus Firman Zaini, M.Si, meninjau Cimenyan Festival di Desa Mekarsaluyu Kec Cimenyan, Minggu (30/12/18). by Humas Pemkab
Asisten Pemerintahan Kab Bandung Yudi Haryanto, SH., SP1 didampingi Kepala Disparbud Kab Bandung Drs. Agus Firman Zaini, M.Si, meninjau Cimenyan Festival di Desa Mekarsaluyu Kec Cimenyan, Minggu (30/12/18). by Humas Pemkab

CIMENYAN – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI akan melaunching secara resmi Pasar Digital Puri Bambu Bojongkoneng pada Februari 2019.  Asisten Pemerintahan Kabupaten Bandung Yudi Haryanto, SH., SP1 menyatakan, keberadaan Pasar Digital Puri Bambu Bojongkoneng sudah dilirik oleh Kemenpar untuk dipromosikan.

“Insyaallah jika sesuai rencana, Februari nanti Menteri Pariwisara RI Arief Yahya akan melaunching langsung pasar digital ini,” ungkap Yudi di sela Cimenyan Festival di Desa Mekarsaluyu Kecamatan Cimenyan, Minggu (30/12/18).

Yudi berpendapat, selain sebagai sektor devisa, pasar digital tersebut dapat menjadi tempat edukasi bagi wisatawan yang ingin mengenal budaya sunda lebih dalam lagi.

“Selain sebagai salah satu sektor yang bisa mendulang devisa, pariwisata berbasis budaya ini juga memberi kesempatan kepada wisatawan untuk dapat belajar tentang sejarah, kebudayaan, bahkan kesenian lokal. Dari sanalah mereka dapat memahami dan mendalami dinamika perkembangan budaya, kearifan lokal, hasil cipta, karya serta karsa,” jelasnya.

Kabupaten Bandung sendiri, lanjutnya, dikaruniai berbagai potensi alam dan kekayaan budaya yang menakjubkan, seperti pertanian, peternakan, perkebunan, panas bumi, pariwisata, seni dan budaya.

“Wisata budaya adalah salah satu kekayaan luar biasa yang kita miliki, dan ini bisa menjadi daya tarik baik wisatawan baik lokal maupun mancanegara untuk datang ke Kabupaten Bandung,” ungkapnya.

Yudhi pun mengimbau kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung untuk terus meningkatkan penataan dan pemeliharaan objek wisata di Kabupaten Bandung, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

“Prinsip pengelolaan harus lebih profesional lagi khususnya pada kawasan wisata budaya. Jangan lupa juga libatkan wisatawan dan masyarakat untuk turut melestarikan kebudayaan setempat. Tak ketinggalan, tetap perhatikan aspek peningkatan kehidupan komunitas warga lokal, baik secara ekonomi maupun sosial,” imbau Asisten Pemerintahan Kabupaten Bandung.

Kepala Disparbud Kab Bandung Drs. Agus Firman Zaini, M.Si, berharap even Cimenyan Festival tersebut dapat menciptakan destinasi wisata baru yang berkelanjutan.

“Biasanya even seperti ini hanya berlangsung pada hari H saja. Tapi melalui tema digital yang kita usung even seperti ini diharapkan terus berlanjut, bahkan dapat menciptakan destinasi wisata baru di Kawasan Bandung Utara, juga meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat di kawasan tersebut,” papar Kadisparbud.

Agus menuturkan, Cimenyan Festival tersebut menyajikan berbagai macam pertunjukan. Mulai dari festival budaya, live music hingga sajian kuliner khas Cimenyan.

“Cimenyan memang terkenal dengan potensi kulinernya seperti tape singkong atau peuyeum dan madu. Di sini juga disajikan bandrek dan bajigur serta makanan tradisional yang jarang ditemukan di pasar. Selain itu, Cimenyan Festival menyuguhkan berbagai macam kesenian bertema bambu, salah satunya rampak karinding yang dimainkan bersama-sama oleh wisatawan. Ada juga atraksi Bambu Gila dan Tari Tarawangsa,” tuturnya.

Even tersebut juga lanjut Agus, sekaligus soft launching Pasar Digital Puri Bambu Bojongkoneng. Ia menambahkan, pasar digital tersebut menyuguhkan spot-spot yang berbeda dengan tempat wisata lainnya.

“Pasar ini menyajikan konten yang jarang ada. Bagi yang suka foto-foto atau selfie tidak perlu khawatir, karena di sini banyak spot yang sangat instagramable dengan tiga view yang menarik, seperti hutan bambu, spot sunrise dan citylight Bandung,” pungkasnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]