Bale Bandung

Komisi IV DPR Tagih Janji Aher Segera Operasikan TPPAS Legoknangka

×

Komisi IV DPR Tagih Janji Aher Segera Operasikan TPPAS Legoknangka

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV DPR RI Yadi Srimulyadi (kiri) saat meninjau lokasi TPPAS Legoknangka di Desa Ciherang, Kec Nagreg, Kab Bandung, Sabtu (4/3). by iwa/bbcom
Anggota Komisi IV DPR RI Yadi Srimulyadi (kiri) saat meninjau lokasi TPPAS Legoknangka di Desa Ciherang, Kec Nagreg, Kab Bandung, Sabtu (4/3). by iwa/bbcom

NAGREG – Anggota Komisi IV DPR RI Yadi Srimulyadi mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Gubernur Jabar Ahmad Heryawan untuk segera mengoperasionalkan tempat pemrosesan dan pembuangan sampah akhir (TPPAS) Legoknangka di Desa Ciherang, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung.

Menurut Yadi, secara teknis dan infrastruktur TPPAS tersebut sudah siap dioperasionalkan untuk open dumping. Hanya tinggal pengadaan alat berat, seperti backhoe dan truk pengangkut sampahnya. Hal itu diutarakan saat anggota DPR RI asal Daerah  Pemilihan Jawa Barat II Kabupaten Bandung-Kabupaten Bandung Barat ini meninjau lokasi TPPAS Legoknangka, Sabtu  (4/3/17).

“Dari hasil peninjauan saya, secara teknis sebenarnya sudah siap dioperasionalkan TPPAS ini. Tinggal pengadaan alat beratnya, seperti armada truk pengangkut sampah yang harus menunggu proses tender,” kata Yadi kepada wartawan.

Karena itu ia pun mendorong agar Pemprov Jabar segera melaksanakan tender pengadaan alat berat tersebut dan tidak molor lagi. Apalagi di papan proyek terpampang waktu penyelesaian pengerjaan TPPAS itu hingga Mei 2017 dan TPA Sarimukti di Kab Bandung Barat saat ini sudah mengalami overload.

“Saya juga mendapat informasi bahwa akhir April 2017 ini Pemprov menjanjikan proses tender alat berat tersebut selesai sekaligus bisa langsung dioperasionalkan TPPAS-nya,” imbuh Yadi.

Sebagai legislator yang duduk di komisi yang membidangi lingkungan hidup dan kehutanan, Yadi pun menekankan agar Pemprov Jabar segera merealisasikan aspirasi warga setempat terkait lingkungan di sekitar TPPAS. Seperti armada pengangkut sampah yang harus menggunakan truk dengan bak sampah tertutup agar pengangkutannya rapih tidak berceceran di jalan dan tidak menimbulkan polusi udara.

“Saya kira dilihat dari lingkungannya sudah tidak ada masalah. Keberadaan TPPAS ini sendiri sudah aman sebab jauh dari permukiman warga,” ungkapnya.

Yadi mengatakan warga pun mendukung keberadaan TPPAS ini. Hanya saja masih banyak aspirasi warga yang perlu segera direalisasikan. Seperti permintaan Pemerintahan Desa Ciherang yang meminta salinan atau fotokopi analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) yang hingga kini belum diterima.

“Saya sebagai anggota DPR hanya bisa menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat saja. Mereka juga masih menuntut janji penyediaan sumber air bersih yang belum terealisasi sampai saat ini, termasuk Tembok Penahan Tanah (TPT) irigasi dan kirmir saluran air, bahkan perbaikan jalan desa sebagai bentuk kompensasi,” sebut Yadi.

Begitu juga terkait perekrutan tenaga kerja yang harus memprioritaskan warga sekitar TPPAS. Warga setempat memprotes saat ini satpam yang menjaga TPPAS itu bukan dari warga sekitar.

“Harus diingat bahwa dengan beroperasinya TPPAS ini nanti berpotensi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sehingga bisa memberdayakan masyarakat sekitar, termasuk dalam hal penyediaan tenaga kerja, harus diprioritaskan warga sekitar yang sesuai dengan kemampuannya,” terang Yadi.

Dengan begitu, imbuh dia, masyarakat pun dapat menyambut baik keberadaan TPPAS karena turut menunjang perekonomian mereka. [iwa]

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]