Bale Bandung

Luthfi Hafiyyan Tinjau Kampung Terdampak Pembangunan Perumahan

×

Luthfi Hafiyyan Tinjau Kampung Terdampak Pembangunan Perumahan

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kab Bandung Dapil IV Moch Luthfi Hafiyyan, saat meninjau salah satu rutilahu milik warga Kampung Bale, Desa Narawita, Kec Cicalengka, yang terdampak pembangunan perumahan. by iwa/bbcom

CICALENGKA, Balebandung.com – Anggota DPRD Kabupaten Bandung Dapil IV, Mochammad Lutfhi Hafiyyan meninjau Kampung Saung Bale, Desa Narawita, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, yang ramai diberitakan akibat terdampak pembangunan komplek perumahan Buana Cicalengka Raya.

Belum lama ini kampung yang hanya dihuni 17 kepala keluarga tersebut terdampak banjir akibat luapan air hujan deras yang berasal dari perumahan yang baru dibangun itu. Lebih dari itu, kampung ini seolah tidak tersentuh pembangunan dari pemerintahan desanya. Sebab warga masih kesulitan dalam hal akses jalan, juga terkait kebutuhan air bersih dan pelayanan kesehatan. Di kampung tersebut ada 16 rumah yang dihuni 17 kepala keluarga (53 jiwa), yang tujuh diantaranya masuk kategori rumah tiak layak huni (rutilahu).

“Saya meninjau Kampung Saung Bale ini karena ada laporan dari masyarakat yang bahkan terekspos juga di media online. Karena itu saya sebagai anggota dewan dari Daerah Pemilihan IV Kabupaten Bandung merasa terpanggil untuk turut membantu warga terdampak pembangunan perumahan Buana Cicalengka,” ungkap Luthfi kepada wartawan ditemui di Kampung Saung Bale, Selasa (14/1/20).

Luthfi mengakui, pada kesempatan audiensi dengan pihak pengembang perumahan dan Muspika Cicalengka serta Pemerintahan Desa Narawita, pihaknya selaku anggota dewan Dapil IV mendesak agar pengembang perumahan Buana Cicalengka memberikan bantuan pembangunan di Kampung Saung Bale, Desa Narawita.

“Saya akan pantau terus bagaimana realisasi dari pihak pengembang dalam hal bantuan terhadap permukiman warga Kampung Saung Bale, baik dari insfrastruktur seperti drainase yang lebih optimal lagi fungsinya, penyediaan air bersih, dan bantuan lainnya seperti perbaikan rutilahu di kampung ini. Ini juga tugas saya sebagai anggota dewan dalam menjalankan tupoksi pengawasan,” tandas anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kab Bandung ini.

Ia pun akan mendorong Pemkab Bandung melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) maupun Pemerintahan Desa Narawita untuk memprioritaskan rehab rutilahu terhadap tujuh unit rutilahu yang ada di Kampung Saung Bale.

“Kalaupun memang tidak bersumber dari APBD dana bedah rutilahunya, kan bisa juga dari pihak pengembang untuk membantu dalam rangka penyaluran corporate social responsibiliy (CSR)-nya,” ujar Luthfi.

Sementara itu, Kepala Desa Narawita Holidin mengungkapkan, beberapa unit rutilahu di Kampung Saung Bale itu sudah menjadi perhatian pihaknya. Bahkan masuk pada penanganan prioritas, meski dalam penanganannya nanti dilakukan secara bertahap.

“Dari 16 rumah itu, sekitar tiga rumah yang kondisinya repot atau kondisi sangat darurat yang harus segera mendapat perhatian,” kata Kades. Holidin berkeinginan dalam penanganan rutilahu di kampung tersebut, bentuk rumahnya nanti diseragamkan manakala direhab.

“Kami berkeinginan rumah mereka diseragamkan bentuknya dengan dibangun bale-bale. Tapi tetap konsep rumahnya panggung,” ungkapnya. (*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]

Bale Bandung

Sebuah naskah tua dari daun lontar menyimpan ingatan panjang tentang Sunda. Namanya Carita Parahyangan. Naskah ini dikenal sebagai naskah anonim Sunda Kuno. Nama penulisnya tidak diketahui. Para ahli umumnya memperkirakan naskah ini disusun pada akhir abad ke-16, sekitar tahun 1580 M, tidak lama setelah masa akhir Pakuan Pajajaran. Dalam tradisi pernaskahan, naskah ini dikenal sebagai […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com — Bupati Bandung Dadang Supriatna menghadiri audiensi bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) RI, Rini Widyantini, di Kantor Kementerian PAN-RB, Jakarta, Rabu (13/5). Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Harian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Ia bersama jajaran pengurus APKASI menyampaikan berbagai […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — Pembahasan Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) di DPRD Kabupaten Bandung diperpanjang bukan tanpa alasan. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, MA Hailuki menyebut regulasi tersebut harus disusun lebih matang karena menyangkut masa depan pengelolaan aset strategis dan potensi peningkatan PAD daerah Hailuki, menilai Raperda tentang Pengelolaan BMD memiliki posisi strategis bagi masa […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Pada tahun 2009, sebuah benda logam berbentuk mahkota ditemukan di Kampung Leuwidulang, Desa Sukamaju, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung. Lokasinya tidak jauh dari kompleks SMA Pasundan Majalaya. Benda itu kemudian dikenal dengan nama Makuta Ulun Umbul. Sejak awal kemunculannya, Makuta Ulun Umbul berada di ruang yang samar: antara temuan benda, tradisi tutur, pusaka […]