Bale Bandung

Maknai Hari Jadi dengan Pengabdian, Bukan Sekadar Kemeriahan

×

Maknai Hari Jadi dengan Pengabdian, Bukan Sekadar Kemeriahan

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung H.Dadang M Naser saat sowan ke rumah kediaman Bupati Bandung Periode 2000-2010, Kol. Purn. H.Obar Sobarna SIP di Komplek Rajamantri Buahbatu Bandung, Rabu (10/4/19). by Humas Pemkab

SOREANG, Balebandung.com – Tiap menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung, kegiatan kunjungan (sowan) ke para mantan Bupati Bandung sudah menjadi agenda rutin tahunan para petinggi Kabupaten Bandung.

“Agenda ini merupakan ajang silaturahim dan cara penghormatan kami terhadap jasa-jasa mereka dalam masa kepemimpinannya”, ucap Bupati Bandung H.Dadang M Naser saat sowan ke rumah kediaman Bupati Bandung Periode 1980-1985 Kol.R.Sani Lupias Abdurachman di di Jl.Hegarmanah Kota Bandung, Rabu (10/4/19).

Kegiatan sowan diawali ke rumah kediaman Sani Lupias Abdurachman kemudian berlanjut ke rumah kediaman Bupati Bandung Periode 1969-1980, RH Lily Sumantri di Jalan Progo Kota Bandung dan terakhir di rumah kediaman Bupati Bandung Periode 2000-2010, Kol.H.Obar Sobarna SIP di Komplek Rajamantri Buahbatu Bandung.
,
Bupati Dadang Naser menjelaskan sebelumnya, ia dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung melaksanakan ziarah ke makam leluhur, taman makam pahlawan dan makam para mantan bupati bandung.

“Dan sekarang kita lanjutkan dengan sowan untuk bersilaturahmi, sekaligus mengundang mereka untuk dapat hadir di acara Hari Jadi ke-378 Kabupaten Bandung yang akan berlangsung Sabtu (20/04) di Lapangan Upakarti Soreang nanti,” ucap bupati.

Bupati mengatakan dalam tiga tahun terakhir, biasanya ia melakukan sowan pada lima mantan Bupati Bandung. Namun pada Desember 2016, Bupati Bandung Periode 1990-2000, Kol.Hatta U Djatipermana wafat. Kemudian beberapa pekan lalu, Kamis (28/3), Cherman Effendi juga wafat karena sakit, maka tahun ini pihaknya hanya bisa sowan ke tiga tempat.

“Tahun ini kita kehilangan sosok tokoh lagi, Pa Cherman Effendi. Tapi kita akan tetap mengenang jasa-jasanya. Dalam kesempatan sowan ini, kami beserta jajaran memanfaatkan moment ini untuk berdialog tentang Kabupaten Bandung. Mengingat perjuangan mereka, tentunya Saya selaku penerusnya wajib melanjutkan penataan dan pembangunan Kabupaten Bandung untuk bisa lebih baik lagi,” tegas Bupati Dadang Naser.

Di sela kegiatan itu, Dadang menyebutkan bahwa setiap bupati memiliki prestasinya masing masing. Banyak gagasan dan prakarsa mereka saat melakukan proses pembangunan di Kabupaten Bandung. Sebut saja Lily Sumantri, mantan bupati berusia 91 tersebut bersama Hatta Djatipermana dan Cherman Effendi, pada masa-masa kepemimpinannya menjadi penggagas pemindahan ibukota Kabupaten Bandung ke Kecamatan Soreang.

Pemindahan ibukota itu sendiri, kata Dadang, terjadi pada masa kepemimpinan Cherman Effendi di tahun pertama Cherman menjabat sebagai Bupati Bandung. Cherman menerima perintah dari Menteri Dalam Negeri Rudini melalui PP No. 2 Tahun 1986 yang isinya tentang pemindahan Ibukota Kabupaten Bandung ke Soreang. Ketika itu rencana ibukota di Kecamatan Baleendah. Namun karena pertimbangan geografis, maka ibukota ditetapkan di Kecamatan Soreang.

Menurut Kang DN, sapaan akrab orang nomor satu di Kabupaten Bandung tersebut, sebelum pemindahan ke Soreang, pada masa kepemimpinan Lily, memindahkan ibukota Kabupaten Bandung dari Karapyak (Dayeuhkolot) ke Dalem Kaum. Karena saat itu Karapyak banjir selama enam bulan, disitulah kemudian digagas untuk dipindahkan ke Dalem Kaum (Balonggede).

Jadi jika melihat sejarah, tambah Kang DN, bahwa banjir itu sudah lama. Pihaknya selaku pemerintah terus berupaya menata dan melakukan berbagai langkah untuk bisa menangani persoalan banjir ini, mulai dari pembuatan kolam retensi, pembangunan terowongan Curug Jompong dan didukung oleh program-program pemerintah daerah yang berbasis lingkungan seperti Bulan Menanam.

“Kita lakukan secara konfrehensif, Saya bersama gubernur sebagai Dansatgas Program Citarum Harum, berusaha menata hulu agar tidak terjadi sedimentasi dan mengedukasi rakyat juga untuk tidak membuang sampah sembarangan. Dengan harapan dapat mengurangi banjir”, ujarnya.

Dari kegiatan sowan ini, imbuh Kang DN, dirinya mendapatkan beberapa pesan untuk selalu jaga persatuan dan kesatuan. Apalagi dengan jumlah penduduk yang cukup tinggi sekitar 3,7 juta jiwa, dinamika sosial yang dihadapi pun sangat kompleks dan dinamis, diperlukan kebersamaan untuk menghadapinya.

“Dalam dinamika pembangunan, perbedaan pendapat pasti ada. Terpenting, kita saling menghormati, Sabilulungan, silih asah, silih asih dan silih asuh. Pada persoalan banjir, kita terbuka dengan kritik dan saran. Namun perlu diketahui bahwa pemerintah tetap berupaya mencari solusi terbaik untuk bisa menuntaskan masalah banjir ini. Di usia Kabupaten Bandung yang ke-378 ini mari kita maknai hari jadi sebagai bentuk pengabdian bukan kemeriahan semata. Kita kuatkan gerakan sosial untuk membantu para sesama yang sedang membutuhkan”, pungkas bupati.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]