Bale Bandung

Nih, 5 Arahan Bupati Bandung dalam Forum Konsultasi Publik RPJMD 2025-2030

×

Nih, 5 Arahan Bupati Bandung dalam Forum Konsultasi Publik RPJMD 2025-2030

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat Forum Konsultasi Publik Ranwal RPJMD 2025-2030, di Grand Sunshine Soreang, Senin (17/3/25).

SOREANG, Balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna memberikan arahan atas diselenggarakannya Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Ranwal RPJMD) Kabupaten Bandung 2025-2030, di Grand Sunshine Soreang, Senin 17 Maret 2025.

Dalam arahannya, Bupati Bandung menyampaikan lima hal, atas langkah-langkah yang akan dilakukan dalam penyusunan dokumen Ranwal RPJMD.

Pertama, sebut bupati, identifikasi kebutuhan dan permasalahan melalui analisa data. Bupati Kang DS mengaku selalu menyampaikan apapun yang akan dilakukan harus berdasarkan data. Dari data ini tentunya bisa dielaborasi hasil coaching dan mapping, apa yang menjadi kebutuhan dasar dan permasalahan apa yang menjadi isu strategis.

“Terutama isu strategis menyangkut persoalan-persoalan yang tidak kunjung selesai. Seperti masalah banjir, sampah, kemacetan, juga permasalahan tata ruang,” ungkap Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini.

Sementara untuk kebutuhan mendasar di antaranya infrastruktur dan bangunan sekolah. “Di mana saat inisebanyak 1.363 sekolah, bangunannya wajib direhabilitasi,” sebut Kang DS.

Menurutnya permasalahan seperti ini harus jadi acuan untuk dimasukan ke dalam penyusunan dokumen Ranwal RPJMD.

Kedua, permasalahan lingkungan. Seperti bangunan yang ada di sempadan sungai nantinya akan ditertibkan. Sempadan sungai akan dikembalikan fungsinya seperti semula.

“Rumah itu wajib menghadap ke sungai, tidak seperti hari ini. Banyak rumah di sempadan sungai yang membelakangi sungai. Kalau ada yang masih melanggar, pemerintah akan tertibkan,” tandas Kang DS.

Kemudian soal lebar sungai yang menyusut juga akan dikembali ke asal. Seperti asalnya 20 meter, akan dikembalikan menjadi 20 meter.

Ketiga, penyelesaian lahan kritis di mana menurut data dari Kecamatan Kertasari seluah 1.680 hektar lahan kritisnya yang harus segera diperbaiki.

Baca Juga  Rampok Bersenpi Spesialis Minimarket Dibekuk di Indomart Katapang

“Alhamdulillah, Gubernur Jabar menyanggupi menyelesaikan lahan kritis seluas 200 hektare. Sementara seluas 2.700 hektare antara Kertasari, Pacet dan Kecamatan Pangalengan akan diperbaiki Pemkab Bandung melalui dana CSR,” urai Kang DS.

Untuk itu ia meminta kerjasama dari para aktivis lingkungan untuk menyelesaikan permasalah lingkungan dari kawasan hulu.

Keempat,  merupakan hal penting pasca dibubarkannya Satuan Tugas Citarum Harum oleh Pemprov Jabar. Menurut Kang DS, Kabupaten Bandung sendiri sudah turut merasakan setelah  Satgas Citarum Harum masuk ke Kabupaten Bandung di mana persoalan-persoalan Citarum sudah mulai teratasi

“Terutama bagi pengusaha atau perusahaan-perusahaan membuang limbah pabriknya, diberi sanksi efek jera oleh satgas. Tapi pasca dibubarkannya Satgas Citarum Harum, ini menjadi persoalan baru lagi,” ungkap Kang DS.

Permasalahan kelima, pengembangan visi misi yang sesuai dengan kebutuhan dan persoalan atau permasalahannya. Visi Terwujudnya Kabupaten Bandung yang Lebih Bangkit. Edukatif, Dinamis Agamis, dan Sejahtera, Maju Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045. Visi ini dijabarkan melalui 5 misi dengan ada 57 rencana aksi untuk warga Kabupaten Badung.

Penjabaran dari misi pertama adlaah meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, kompetitif dan berakhlak, serta penguatan kesetaraan gender melalui pemberdayaan perempuan dan mendorong perlindungan anak. Tujuannya adalah untuk mewujudkan kualitasnya itu sumber daya manusia yang unggul berakhlak dan berdaya saing

“Maka melalui Forum Konsultasi Publik ini, Bapperida harus menampung apa-apa saja yang belum terakomodir dalam RPJMD 2025-2030,” tandas Bupati Bedas. Sebab menurutnya, RPJMD ini merupakan pedoman yang harus disepakati bersama dan harus terealisasi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bandung, Marlan mengatakan, pada tahun 2024 telah disusun RPJMD teknokratik yang mengacu kepada RPJPD tahun 2025-2045.

Baca Juga  Kejar Target PAD, Bapenda Kabupaten Bandung Gelar Operasi Gabungan Pajak Kendaraan Bermotor

Selanjutnya, imbuh Marlan, RPJMD teknokratik disempurnakan menjadi ranwal yang mengacu kepada visi-misi Bupati Bdung terpilih dan kemudian dilakukan konsultasi publik untuk disempurnakan.

“Ranwal tahun 2025-2030 yang telah disempurnakan ini akan dibahas bersama DPRD Kabupaten Bandung untuk memperoleh kesepakatan dan kemudian akan dikonsultasikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperoleh masukan,” kata Marlan.

Setelah penyempurnaan ranwal, akan masuk ke tahap rancangan, musrenbang, dan pembahasan rancangan akhir bersama DPRD sampai dengan penetapan RPJMD tahun 2025-2030 yang ditargetkan paling lambat 6 bulan setelah Bupati dan Wakil Bupati Bandung dilantik.

“Kami berharap seluruh stakeholder hadir dalam Forum Konsultasi Publik ini dapat memberi masukan konstruktif dalam penyusunan RPJMD 2025-2030,” ucap Marlan.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M Akhiri Hailuki menyatakan upaya Pemkab Bandung memberikan tunjangan hari raya (THR) jelang Idul Fitri 1447 Hijriah kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW) menunjukkan bukti keseriuasn pemda dalam memperjuangkan kesejahteraan guru. Untuk itu pihaknya akan mengawal proses pencairan THR tersebut yang menurut peraturan pemerintah […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Upaya memperluas akses keuangan bagi penyandang disabilitas terus diperkuat. Hal itu terlihat dalam kegiatan edukasi keuangan yang digelar di Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa Barat(OJK Jabar), Rabu, 11 Maret 2026. Dalam kegiatan tersebut diluncurkan flyer edukasi keuangan bagi penyandang disabilitas melalui program “Disabilitas Berdaya Keuangan Inklusif Tercipta (Dia Kita)”. Kegiatan ini menghadirkan […]

Bale Bandung

BALERAME, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb mengaku dirinya juga seorang rider dan hobi dengan otomotif. Namun Wabup Bandung juga mengaku kalau soal knalpot brong, dirinya tidak setuju karena bisa mengganggu kenyamanan orang atau pengendara lain. Hal itu terungkap saat Wabup memberi sambutan dalam kegiatan pemusnahan barang bukti knalpot brong juga ribuan botol minuman […]

Bale Bandung

BALERAME, balebandung.com – Polresta Bandung menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Lodaya 2026 dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Polresta Bandung. Apel digelar di Dome Balerame Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (12/3/2026). Dalam amanatnya, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menyampaikan Operasi Ketupat Lodaya 2026 merupakan operasi kepolisian terpusat […]

Bale Bandung

BALERAME, balebandung.com – Polresta Bandung memusnahkan ribuan botol minuman keras (miras) hasil sitaan dalam Operasi Pekat Lodaya 2026 menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Pemusnahan barang bukti dilakukan di Dome Bale Rame Soreang, Kamis (12/3/2026). Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono didampingi Kasat Resnarkoba Polresta Bandung Kompol Nova Bhayangkara menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna kembali menyampaikan kabar gembira bagi para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW) Guru dan Tenaga Kependidikan, setelah sebelumnya mehnyampaikan kabar baik bahwa (P3KPW) akan segera menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2026. Kali ini kabar gembira yang disampaikan setelah dirinya menerima Surat Edaran Menteri Pendidikan […]