Bale Bandung

Nih, 7 Rekomendasi Tim Investigasi Gabungan Si Macan Kumbang Lodaya

×

Nih, 7 Rekomendasi Tim Investigasi Gabungan Si Macan Kumbang Lodaya

Sebarkan artikel ini
Kulit macan kumbang yang dagingnya dimakan warga Soreang. by BBKSDA Bidwil II Soreang
Kulit macan kumbang yang dagingnya dimakan warga Soreang. by BBKSDA Bidwil II Soreang

BALEBANDUNG – Tim Investigasi Gabungan Jaringan Walhi Jabar melakukan investigasi dengan menelusuri jejak si macan kumbang lodaya yang mati ditembak, dengan menggali informasi lebih lanjut terkait kebenaran adanya macan di sekitar lokasi Kampung Pangguyangan, Desa Sukanagara Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung di mana macan itu pertama kali ditemukan warga.

Hasilnya, tim menemukan beberapa fakta dan dokumen foto serta hasil wawancara narasumber warga setempat.

Tim Investigasi Gabungan ini terdiri dari Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia, Korda Jawa Barat (FK3I Jabar), Korwil FK3i Bandung Selatan, Walhi Jabar, Mapella-Unla, Rekapala, Mapala Cantigi Baleendah, Gunung Institute dan Forum Pemerhati Macan Tutul Jawa.

“Kami sepakat melakukan investigasi kajian lebih lanjut, untuk kepentingan pendataan konflik, mitigasi konflik dan penanganan konflik, sehingga dapat dijadikan bahan sarana edukasi sebaran macan potensial konflik dan edukasi serta penanganan hukum baik preventif ataupun refresif,” terang Ketua FK3I Jabar Dedi Kurniawan dalam rilisnya, Rabu (5/12/18).

Nih, rekomendasi dari tim investigasi;

1. BBKSDA Jabar segera melakukan pencarian tulang, taring dan kepala, serta potongan bangkai macan lainnya, yang memungkinkan masih dimiliki masyarakat atau berada di sekitar TKP, agar tim dapat melakukan kajian lanjutan sebagai alat bukti kondisi macan pada saat masih hidup, umur, berat badan, dll;

2. Meminta BBKSDA JABAR segera menelusuri informasi yang ada dan melakukan pengecekan kondisi di sekitar wilayah Taman Love, guna memastikan apa di taman tersebut memelihara satwa dilindungi atau tidak dan apakah macan yang mati tersebut memang pernah dipelihara disana atau tidak;

3. Tim meminta BBKSDA Jabar terus melakukan upaya pembinaan dan pendampingan serta pengawasan terhadap masyarakat di wilayah TKP;

4. Tim Meminta BBKSDA Jabar berkoordinasi dengan aparat terkait (desa, aparat kepolisian, TNI, dan pemerintahan kabupaten hingga provinsi, agar kasus serupa dapat terselesaikan secara tuntas;

5. Tim meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI segera mengeluarkan kebijakan prioritas khusus Jawa, terkait mitigasi konflik, penanganan konflik serta edukasi terhadap masyarakat yang berpotensi berkonflik dengan macan atau masyarakat luas lainnya, agar kejadian serupa tidak terulang kembali;

6. Tim mendorong KLHK melakukan pendataan sebaran dan data potensial habitat macan, baik yang masih kosong atau yang ada dan menjadikan data tersebut sarana kampanye adaptasi bagi masyarakat sekitar dan pengetahuan terfhadap masyarakat umum;

5. Tim meminta dan mendorong pemerintah provinsi, kabupaten dan pusat, melakukan upaya-upaya pembuatan sarana Pusat Penyelamatan Macan, update data sebaran macan, edukasi dan lainnya untuk keberlangsungan kehidupan satwa liar dan kelestarian lingkungan;

6. Tim meminta para pihak jeli dalam melihat kasus ini, jangan sampai parsial penanganannya, tapi harus utuh dan tuntas;

7. Tim sepakat KLHK wajib melakukan point di atas di mana hampir 50-an kasus tidak pernah ada capaian konkrit. ***

Waduh, Daging Si Macan Kumbang Lodaya Dimakan Warga Soreang

Nih, Kisah Si Macan Kumbang yang Ditembak Mati Warga Soreang

Warga Soreang Tembak Mati Seekor Macan Kumbang

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]