Bale Bandung

Nih, Kekhawatiran Bupati Soal Logo Kab Bandung

×

Nih, Kekhawatiran Bupati Soal Logo Kab Bandung

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Naser saat soft launching pembangunan SPAM Gambung PDAM Tirta Raharja, di Kantor Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung, Desa Mekarsari, Kec Pasirjambu, Selasa (4/4). by iwa/bbcom
Bupati Bandung Dadang Naser saat soft launching pembangunan SPAM Gambung PDAM Tirta Raharja, di Kantor Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung, Desa Mekarsari, Kec Pasirjambu, Selasa (4/4). by iwa/bbcom

PASIRJAMBU – Bupati Bandung Dadang Naser menginginkan agar pohon kina dilestarikan, di tengah makin menyusut drastisnya perkebunan kina di Kabupaten Bandung. Keinginannya itu ia lontarkan saat soft launching pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Gambung PDAM Tirta Raharja, di Kantor Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung, Desa Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Selasa (4/4/17).

Bupati berseloroh, jika pohon kina sampai punah, ia khawatir logo Kabupaten Bandung pun bisa berubah. Apalagi menurut data Dinas Pertanian Perkebunan Kab Bandung, saat ini perkebunan kina di Kab Bandung hanya tersisa 6 hektare.

“Di Kertasari banyak perkebunan kina, tapi sekarang sudah berganti dengan perkebunan sayuran engkol. Jangan sampai nanti lambang pohon kina yang ada di logo Kabupaten Bandung juga berganti dengan daun engkol,” seloroh Dadang sambil menunjuk logo Kabupaten Bandung yang tertera di panggung.

Karena itu bupati meminta Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bandung mengembangkan pembenihan kina bekerjasama dengan PPTK Gambung dan PTPN VIII, agar pohon kina jangan sampai punah. Sebab Kabupaten Bandung berkepentingan khusus tentang kelestarian kina, terkait dengan logo daerahnya.

“Untuk saat ini kita bisa ngupahan maneh ku kopi. Sebab kita juara kopi internasional. Tapi pohon kina juga jangan sampai punah, jangan sampai kina ini hanya tersisa pada lambang daerah,” tukasnya.

Dadang mengakui nasib tanaman kina saat ini memang memprihatinkan. Sebab fungsi kina sebagai obat malaria, kini sudah tergantikan dengan obat-obatan berbahan kimia. Sehingga harga jual kulit kering kina pun jatuh.

Tak hanya itu, Museum Kina yang berada di Kertasari pun kondisinya boleh dibilang sudah tidak terurus. Menurut Dadang, kalaupun memang produksi kina dari Kabupaten Bandung kian berkurang, setidaknya museum tersebut harus dipugar kembali.

“Ini perlu dilakukan mengingat logo kina ada di lambang Kabupaten Bandung selama ini. Minimal pemugaran museum kina, sehingga lambang kina di logo Kabupaten Bandung bisa abadi,” tuturnya.

Pemkab Bandung berencana melakukan kerja sama dengan pihak PT Perkebunan Nusantara VIII supaya tanaman kina tetap ada di Kabupaten Bandung. Bagi Dadang, keberadaan tanaman tersebut harus dipertahankan, selain nilai ekonomisnya, juga untuk mempertahankan lambang Kabupaten Bandung saat ini, dan menjaga lingkungan.

Penanaman tanaman keras, termasuk kina, di lereng-lereng dari 30 derajat sampai 60 derajat menurutnya bagus untuk mencegah bencana longsor. Sebab, penanaman tersebut bisa mengurangi sedimentasi di area punggungan.

“Lereng-lereng yang 30 sampai 60 derajat ini harus ditanami keras, tapi sekarang kan malah ditanami sayur-mayur, makanya sedimentasinya tinggi,” bebernya.

Karena area lereng itu banyak ditanami sayuran, kata Dadang, debit air yang turun ke hilir pun makin besar. Ini terlihat dari kondisi di lereng di Kecamatan Pacet. Dalam kondisi demikian, banjir pun jadi mudah melanda. “Lereng di Gunung Rakutak itu gundul. Mestinya ditanami lagi dengan tanaman keras, tidak boleh sayur-mayur,” tandasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]