Bale Bandung

Pemkab Akan Kordinasi dengan Perhutani Terkait Alih Fungsi Lahan Hulu Ciwidey

×

Pemkab Akan Kordinasi dengan Perhutani Terkait Alih Fungsi Lahan Hulu Ciwidey

Sebarkan artikel ini
Kepala BPBD Kabupaten Bandung Ir. H.Sofian Nataprawira, MP bersama beberapa dinas meninjau lokasi Sungai Ciwidey, Jumat (5/5/17), tepatnya di RW 16 RT 3 Desa/Kecamatan Ciwidey sebagai lokasi terparah dari dampak banjir bandang. by Vita Kominfo Kab Bdg
Kepala BPBD Kabupaten Bandung Ir. H.Sofian Nataprawira, MP bersama beberapa dinas meninjau lokasi Sungai Ciwidey, Jumat (5/5/17), tepatnya di RW 16 RT 3 Desa/Kecamatan Ciwidey sebagai lokasi terparah dari dampak banjir bandang. by Vita Kominfo Kab Bdg

CIWIDEY – Bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Ciwidey dan Pasirjambu Rabu (3/5) lalu, menyebabkan kerugian baik materil maupun moril.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Ir. H.Sofian Nataprawira, MP memastikan pihaknya akan mengkoordinasikan penanganan tanggap darurat yang dilaksanakan oleh dinas teknis, terutama untuk beberapa masalah penting terkait pengungsian (pendataan para korban, kebutuhan dan distribusi bantuan, tempat tinggal sementara), bantuan korban (pendataan jenis dan jumlah kebutuhan).

Selain itu, imbuh Sofian, harus segera dilakukan pemulihan infrastruktur dasar (air, listrik, tempat tinggal) serta pemulihan fasilitas umum (sekolah, dan lainnya).

“Tak kalah penting juga koordinasi dengan Perhutani perlu segera dilakukan lebih serius. Ini terkait dengan alih fungsi lahan hutan menjadi lahan pertanian,” tandas Sofian yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kab Bandung ini, saat rapat koordinasi penanganan banjir Ciwidey, Jumat (5/5/17).

Ke depan, imbuh sekda, terkait alih fungsi lahan pihaknya akan merumuskan bersama jalan keluar baik dari segi kewenangan perangkat daerah untuk mengelola hutan-hutan yang beralih fungsi, juga segi aktivitas perekonomian masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut untuk selanjutnya akan dilaporkan ke Gubernur Jawa Barat.

Rakor digelar setelah sebelumnya Sekda bersama beberapa dinas melakukan peninjauan lokasi banjir, yakni di RW 16 RT 3 Desa/Kecamatan Ciwidey sebagai lokasi terparah dari dampak banjir bandang. Menurut data BPBD Kab Bandung, di Ciwidey tercatat sebanyak 14 rumah rusak sedang, dan 4 rumah rusak berat dan menimpa 21 Kepala Keluarga di Kecamatan Ciwidey

Sofian pun memastikan Pemerintah Kabupaten Bandung akan melakukan penanganan efektif dan terintegrasi baik untuk penanganan darurat maupun pasca bencana.

“Kita akan pastikan, penanganan banjir bandang Ciwidey ini akan lebih efektif untuk aksi di lapangan. Beberapa dinas akan terlibat sesuai dengan porsi kewenangannya masing-masing, baik untuk darurat bencana maupun pasca bencana,” ungkap Sofian.

Sekda menjelaskan, rakor yang digelar melibatkan beberapa stakeholder kebencanaan yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai badan koordinasi dan komando, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Satpol PP, Bagian Infrastruktur Sekretariat Daerah, Pemerintahan Desa dan Pihak lainya sebagai pelaksana teknis penanganan.

“Beberapa pihak terkait ini agar segera mengambil langkah cepat. Bukan saja perbaikan infrastruktur jalan dan rumah yang rusak parah, namun rumah terkena dampak banjir yang ada di bantaran sungai agar segera dievakuasi, guna mencegah hal serupa terulang kembali lagi,” harapnya._Vita

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]