Bale Bandung

Pemkab Bandung Gelar Bazar Ramadan

×

Pemkab Bandung Gelar Bazar Ramadan

Sebarkan artikel ini
Kepala Disperin Popi Hopipah saat monitoring harga kepokmas di Pasar Soreang, Jum’at (3/5/19). by Humas Pemkab
Kepala Disperin Popi Hopipah saat monitoring harga kepokmas di Pasar Soreang, Jum’at (3/5/19). by Humas Pemkab

SOREANG, Balebandung.com – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1440 Hijriah, Pemkab Bandung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bandung akan menggelar Bazar Ramadan pada 20 – 24 Mei 2019, berkisar pukul 09.00 – 16.00 WIB di Lapangan Upakarti, Soreang.

Kepala Disperindag Kabupaten Bandung Dra. Hj. Popi Hopipah, M.Si mengungkapkan, bazar tersebut merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan pemerintah daerah untuk memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan.

“Bulan ramadan merupakan bulan yang penuh dengan keberkahan. Pada tahun ini, kami akan menyediakan barang multi produk seperti sembako, makanan, kue kering hingga fashion yang berasal dari UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) Kabupaten Bandung dan tentunya dengan harga yang jauh lebih terjangkau,” ungkap Popi saat ditemui di ruangannya, Jumat (10/5/19).

Meskipun hanya berlangsung lima hari, ia meminta agar masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan tersebut semaksimal mungkin.

“Walaupun hanya beberapa hari, tapi saya berharap bazar ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Ini merupakan suatu keuntungan bagi masyarakat, selain harganya yang lebih murah, masyarakatpun tidak perlu pergi jauh untuk membeli apa yang mereka butuhkan dan yang terpenting masyarakat bisa mendapatkan ketenangan dalam menjalankan ibadah puasa,” harapnya.

Dalam pelaksanaan Bazar Ramadan sendiri, Disperindag sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak. “Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk menyediakan berbagai macam sayuran dan kebutuhan pokok masyarakat lainnya, seperti daging, minyak dan beras. Untuk beras sendiri, kami menyediakan kualitas premium, yang biasanya dijual dengan harga Rp. 62.500/5 kg, kami jual Rp. 44.000/5 kg,” paparnya.

Popi menambahkan, pihaknya akan membatasi jumlah pembelian setiap konsumen, terutama untuk beras. “Karena dijualnya murah, jadi kami akan membatasi setiap orang hanya boleh membeli maksimal lima kilogram beras. Jika tidak dibatasi, kami khawatir yang beli malah tengkulak,” tambah Popi.

Pada kesempatan tersebut dirinya juga menyampaikan, ketersediaan pangan Kabupaten Bandung jelang Hari Raya Idul Fitri diprediksi aman.

“Kenaikan sejumlah Kepokmas (Kebutuhan pokok masyarakat) selama bulan Ramadan khususnya menjelang Idul Fitri memang sudah biasa. Itu memang hukum dagang, manakala permintaan pasar banyak, di situ pasti harga akan naik. Walaupun kita stok banyak, jika ada keterlambatan pemasokan atau apapun itu, akan mempengaruhi harga di pasar. Tapi insya Allah, menjelang Idul Fitri tahun ini ketersediaan pangan Kabupaten Bandung aman,” imbuhnya.

Popi melanjutkan, pemantauan terhadap harga kepokmas di pasaran akan terus dilakukan. Ia meyakini, hal tersebut dapat memberikan ketenangan bagi masyarakat, khususnya yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Untuk bawang putih, alhamdulillah sudah turun jadi Rp. 65.000/kg, setelah kemarin naik jadi Rp. 100.000/kg. Daging dari Rp. 120.000/kg turun jadi Rp.110.000 dan tetelan di kisaran Rp. 75.000/kg, sementara minyak goreng masih stabil di kisaran Rp. 12.000/liter,” jelasnya.

Selain itu, guna mengantisipasi beredarnya daging celeng menjelang hari raya, dirinya telah meminta pihak berwenang untuk memperketat keamanan, baik di daerah Kabupaten Bandung seperti Majalaya dan Ciwidey, maupun terminal Leuwi Panjang serta bus lintas Sumatera (antar pulau).

“Jadi kuncinya, belilah daging di kios-kios resmi yang ada di dalam pasar. Jika masyarakat membeli daging di luar pasar, apalagi dengan harga lebih murah, kami tidak bisa menjamin apa itu daging sapi atau bukan. Karena sekarang modusnya itu, daging celeng dilumuri darah sapi. Jadi kalau tidak tes DNA tidak ketahuan kalau itu daging celeng,” pungkas Popi.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]