Bale Bandung

Pemkab Bandung – Unpad Kembangkan Pusat Budaya Sunda Era Milenial

×

Pemkab Bandung – Unpad Kembangkan Pusat Budaya Sunda Era Milenial

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH,S.Ip.,M.Ip menerima Rektor Unpad Prof.Dr. Med Tri Hanggono Achmad di rumah dinas Bupati di Soreang, Selasa (27/3/18). by Humas Pemkab Bdg

SOREANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung bersama Universitas Padjajaran (Unpad) mulai mengembangkan budaya sunda, dengan memanfaatkan segala potensi dan teknologi.

Rektor Unpad Prof.Dr. Med Tri Hanggono Achmad,dr mengungkapkan, sebelumnya Unpad memang memiliki program untuk membangun budaya kesundaan di kawasan kampusnya. Maka dengan Program Seribu Kampung yang digagas Bupati Bandung, dan segala potensi yang dimiliki, pihaknya memilih kerjasama dengan Pemkab Bandung.

“Melihat tantangan yang ada dan kapasitas yang dimiliki, kami ingin mulai memfokuskan dan memberikan prioritas terhadap potensi yang dimiliki oleh Unpad, juga potensi di Kabupaten Bandung. Jadi mulai hari ini kita bekerja, menganalisis serta mengimplementasikan program yang sudah disepakati,” terang Prof Tri, usai pembahasan agenda di rumah dinas Bupati di Soreang, Selasa (27/3/18).

Lebih lanjut Tri menerangkan, pihaknya sudah melakukan pemetaan, fokus terhadap program-program unggulan, khususnya untuk pengembangan 1.000 Kampung. Hal itu nantinya akan diperkuat oleh kapasitas akademis, karena menurutnya bisa memberikan kontribusi terhadap pembangunan Program 1.000 Kampung yang dikembangkan oleh bupati, seperti sektor pendidikan, ekonomi, pertanian, perdagangan, sosial budaya juga pariwisata.

“Nanti mulai kita backup pemuatannya dengan menggunakan kapasitas ekonomi digital, yang sekarang sedang didorong penguatannya dengan beberapa pihak. Pengembangan ekonomi ini harus mampu menjaga keunggulan budaya asli kesundaan. Unpad dulu kan berencana punya pusat budaya sunda di kampus. Nah, kalau dibangun di kawasan Soreang, yang dekat dengan aktivitas masyarakat, tentu akan lebih bagus,” ungkapnya.

Dengan hadirnya kawasan budaya di Kabupaten Bandung, lanjut Tri, masyarakat bisa mengetahui budaya sendiri bukan hanya saat acara tertentu, namun setiap waktu bisa melihat. Tentunya dengan teknologi yang mumpuni, kemasan kawasan budaya nantinya akan lebih menarik.

“Saat orang mau melihat kegiatan budaya sudah tidak perlu menunggu ada pesta. Tapi ada di kawasan ini, bisa menjadi sarana edukasi, promosi bahkan menjadi objek wisata yang canggih di era milenial dan metode kekinian ini,” ujarnya.

Sebagai potensi wisata dan ekonomi, diharapkan juga kawasan ini nantinya bisa menjaga budaya tetap eksis. Pihaknya optimis, birokrasi akan berada di lini depan. Tapi yang tidak kalah penting juga yakni penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mendukung program tersebut.

“Birokrasi yang menjalankan ini nanti diberi suntikan atau diberikan portal akademik, nanti keluarlah produk akademik. Nantinya yang mendasar di aspek-aspek pengembangan SDM, jangan sampai nanti ekonominya berkembang, tapi SDM nya tidak naik. Artinya, harus ada peningkatan kapasitas pendidikan,” ungkap dia.

Sedikitnya ada 16 fakultas di Unpad akan mendukung program 1.000 Kampung. Dengan memfokuskan pada ekonomi masyarakat berkelanjutan, kata Tri, kerjasama ini harus berlanjut.

“Jadi afirmasi untuk peningkatan SDM tadi, pendidikan ke perguruan tinggi akan difokuskan pada mereka yang bergerak di sektor ekonomi riil,” terangnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH,S.Ip.,M.Ip sangat mengapresiasi kerjasama tersebut. Dengan mendorong seluruh Perangkat Daerah (PD) sesuai dengan bidangnya, Bupati optimis pembangunan program Bandung 1.000 Kampung bisa terwujud.

“Kita kuatkan di semua lini untuk mendukung program ini. Semua agenda pembangunan saya harap bisa terdukung melalui riset atau penelitian, supaya penerapannya tepat sasaran dan berhasil. Menjadi kebanggaan tersendiri, saat Kabupaten Bandung dipilih sebagai wilayah pembangunan Jawa Barat,” ucap Bupati.

Tak hanya dalam penguatan kapasitas SDM, dengan hadirnya Unpad dalam pembangunan kawasan budaya nanti diharapkan bisa terwujud, bagaimana mengemas tradisi dan budaya dengan modern untuk generasi milenial zaman sekarang.
“SDM harus menunjang kinerja, dan hasilnya tidak akan biasa-biasa saja. Apalagi generasi sekarang hidup di era milenial, semua sudah berbasis teknologi,” kata Dadang. []

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]