Bale Bandung

Pemkab Bertekad Tingkatkan Poin SAKIP

×

Pemkab Bertekad Tingkatkan Poin SAKIP

Sebarkan artikel ini
Sekda Kab Bandung Sofian Nataprawira saat  sosialisasi Penyusunan LKIP di Bale Sawala Soreang, Senin (27/2). by Humas Pemkab Bandung
Sekda Kab Bandung Sofian Nataprawira saat sosialisasi Penyusunan LKIP di Bale Sawala Soreang, Senin (27/2). by Humas Pemkab Bandung

SOREANG – Pemkab Bandung bertekad meningkatkan poin penilaian SAKIP (Sistem Akuntailitas Kinerja Instansi Pemerintah), yang pada tahun sebelumnya hanya mencapai nilai 54,6 poin dengan predikat CC dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) pada 27 Januari 2017.

Karenanya sebagai tindaklanjut dari hasil penilaian SAKIP, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Sofian Nataprawira berharap Sosialisasi Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) harus jadi media evaluasi dan perbaikan Perangkat Daerah (PD), khususnya dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing dalam melaksanakan pelayanan publik.

“Kami berharap sosialisasi ini selain meningkatkan kapasitas aparatur, juga bisa memberikan peningkatan kinerja instansi PD secara umum dan berangsur pada nilai kinerja pemerintahan yang lebih baik. Kabupaten Bandung tahun kemarin kan nilainya CC, nah itu kita ingin tingkatkan untuk lebih bagus lagi,” kata Sekda usai sosialisasi Penyusunan LKIP di Bale Sawala Soreang, Senin (27/2/17).

Sesuai dengan aturan yang ada, lanjut Sofian, instansi harus melakukan reviu terhadap kinerja yang dilakukan. “Maka sebagai upaya evaluasi dan perbaikan demi tercapaianya visi dan misi daerah, LKIP wajib disampaikan sebagai media dan sarananya,” terangnya.

Sekda menambahkan, LKIP yang disampaikan akan jadi tolak ukur keberhasilan bagi setiap PD dalam melaksanakan program kerjanya. Ia berharap dari hasil LKIP, PD bisa merumuskan anggaran dengan berbasis kinerja, penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ke depan bisa lebih maksimal, sehingga keberhasilan sasaran visi misi pemerintah bisa terukur dan tercapai.

“Saya harap LKIP ini dijadikan alat ukur keberhasilan PD, baik dalam perumusan RPJMD, Rencana Kerja (Renja) bahkan penyusunan anggaran berbasis kinerja berdasarkan skala prioritas bagi pelaksanaan pembangunan,” ucapnya.

Para Ka.Sub. Bagian (Kasubag) Penyusunan Program yang baru menjabat, kata Sofian, agar bisa meningkatkan kapasitas dan pengetahuannya, sehingga LKIP yang disusun bisa lebih relevan, akuntabel dan terukur.

“Kasubag Penyusunan Program, dalam hal ini sebagai penyusun LKIP, juga harus cerdas. Melalui sosialisasi ini, semoga peserta bisa lebih meningkatkan kapasitasnya, bahkan LKIP yang disusun bisa berkualitas sesuai dengan RPJMD, Rencana Strategis (Renstra), sehingga indikator dari program yang dilakukan PD harus pada level outcome (hasil) yang bisa terukur,” tutur sekda.

Sementara Kepala Bagian Organisasi Yudhi Abdurrahman menuturkan, LKIP yang disusun oleh PD harus menetapkan indikator kinerja dalam setiap dokumen perencanaan secara spesifik.

“Dari dokumen perencanaan, indikator yang disusun harus dapat dicapai, terukur, berjangka waktu tertentu dan dapat terpantau, sehingga pelaksanaan juga hasilnya dapat lebih terarah dan tepat sasaran,” kata Yudhi.

Sebagai tindaklanjut dari hasil penilaian SAKIP beberapa waktu lalu, dari 54,6 point dengan nilai CC untuk Pemkab Bandung, Yudhi berharap sosialisasi ini selain meningkatkan kapasitas aparatur, juga bisa memberikan peningkatan kinerja instansi PD secara umum dan berangsur pada nilai lebih baik.

“Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut pendampingan SAKIP oleh Kemenpan RB beberapa waktu lalu, diharapkan agar transparansi dan akuntabilitas kinerja PD bisa meningkat serta mendorong penyelenggaraan tata kelola pemerintah yang baik dan konsisten,” pungkas Yudhi.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]