Bale Bandung

PIM Bakal Jadi Aset Wisata Kuliner

×

PIM Bakal Jadi Aset Wisata Kuliner

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH., S.Ip, M.Ip saat Ground Breaking Pasar Ikan Modern di Desa Cingcin Kec Soreang, Jum’at (7/9/18). by Humas Pemkab
Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH., S.Ip, M.Ip saat Ground Breaking Pasar Ikan Modern di Desa Cingcin Kec Soreang, Jum’at (7/9/18). by Humas Pemkab

SOREANG – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan mengucurkan dana kurang lebih Rp. 30 miliar untuk pembangunan Pasar Ikan Moderen (PIM) di wilayah Kabupaten Bandung. PIM itu akan dibangun di atas lahan seluas 18.000 m2, di samping Kantor Desa Cingcin Kecamatan Soreang.

Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH., S.Ip, M.Ip menyambut baik pembangunan tersebut. Bupati menilai keberadaan PIM di Kabupaten Bandung dapat mendukung peningkatan perekonomian, produktivitas, nilai tambah produk perikanan, mengembangkan sentra bisnis kelautan dan perikanan, serta meningkatkan konsumsi ikan kepada warga.

Keberadaan PIM, menurut Bupati juga akan mengubah paradigma masyarakat yang menganggap pasar ikan itu identik kumuh dan kotor. “Karena nantinya, di PIM ini dilengkapi sarana dan prasarana yang memenuhi syarat sanitasi dan higienitas, menyajikan produk berkualitas tinggi, aman, mudah didapat, serta berdaya saing,” terang bupati saat Ground Breaking PIM, Jum’at (7/9/18).

Dadang mengatakan, Kabupaten Bandung menjadi lokasi kedua di Indonesia untuk pembangunan PIM. Sebelumnya sudah dibangun di Muara Baru Jakarta dan saat ini masih dalam proses pengerjaan. Menurutnya, hal itu tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintah daerah, karena Kabupaten Bandung dijadikan titik tolak pembangunan dalam mengedepankan kenyamanan bagi para pengguna dan juga pencinta makanan laut (seafood).

“Saya berharap, selain dapat mendukung peningkatan perekonomian warga, juga bisa menambah aset wisata kuliner di Kabupaten Bandung. Selain sebagai pusat suplai ikan air tawar dan ikan air laut, di sini nantinya juga tersedia produk-produk makanan olahan ikan seperti pindang, nugget ikan maupun keripik ikan,” kata bupati.

Menurut Direktur Jenderal Peningkatan Daya Saing Kelautan dan Perikanan (Dirjen PDSKP) KKP RI, Ir. Rifky Efendi Hardijanto, harapan Bupati Bandung cukup beralasan. Mengingat fasilitas yang akan disediakan cukup memadai dan menarik perhatian pengunjung.

Rifky menjelaskan bahwa PIM di Kabupaten Bandung akan memiliki dua lantai, terdiri atas 228 lapak, yakni 108 untuk lapak basah, 48 lapak ikan hidup, 42 lapak olahan (pindang/asin), 18 lapak kering siap saji, 12 lapak bumbu dan lainnya.

Dia menambahkan PIM tersebut akan dilengkapi pula dengan fasilitas lain diantaranya area bongkar muat, mesin pendingin, mesin pencacah es, laboratorium, area pemotongan, klinik kesehatan, toilet, IPAL, gardu listrik, pompa listrik, pengepakan, kantor keamanan, parkir, pos jaga dan gudang.

“Pembangunannya dilakukan dari Agustus hingga Desember 2018, dan ini menjadi tanggungjawab PT. Bersama Bangun Indonesia Mandiri (PT. BBIM) selaku pemenang tender pekerjaan konstruksi pembangunan PIM,” jelasnya.

Ia memastikan proyek pembangunan PIM akan berjalan sesuai rencana. Pembangunan ini selain dikawal Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) Inspektorat Jenderal, KKP juga bekerja sama dengan Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Pusat (TP4P) dari Kejaksaan Agung. “Harapannya, proyek pembangunan ini bebas dari potensi penyimpangan aturan,” ucap Rifky.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Menanggapi informasi mengenai pemeringkatan Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) pemerintah daerah yang dipublikasikan akun Instagram @jabarstat pada Rabu (16/9/2026), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung perlu meluruskan informasi tersebut dengan merujuk pada hasil pengukuran resmi IKK Tahun 2025 yang ditetapkan melalui Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Nomor 737/K.1/HKM.02.2/2025. Dalam publikasi @jabarstat tersebut, Kabupaten Bandung […]

Bale Bandung

ARJASARI, balebandung.com – BAZNAS Kabupaten Bandung menyalurkan bantuan bagi warga terdampak kebakaran di Kampung Cimentrik Desa Baros, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Rabu (16/9/2026). Bantuan yang diberikan berupa logistik keluarga untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga setelah mengalami musibah tempat tinggalnya kebakaran. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Bandung terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Penyaluran […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pemerintah Desa Sangiang, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahun Anggaran 2026 untuk periode Juli, Agustus dan September. Penyaluran berlangsung di Aula Desa Sangiang, Rabu 16 September 2026 yang dihadiri Camat Rancaekek Gugum Gumilar bersama jajaran pemerintah desa serta masyarakat penerima bantuan. Gugum mengatakan penyaluran BLT Dana […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Untuk membantu warga dan kader PKK yang rumahnya dalam kondisi tak layak huni, BAZNAS Kabupaten Bandung membantu rehab dua unit rumah. BAZNAS kabupaten Bandung juga memberikan 2.000 kupon diskon pembelian paket sembako murah untuk warga kurang mampu di Kelurahan Sulaiman dan sekitarnya Sebanyak 7.000 kader PKK Kabupaten Bandung berkumpul dalam Jambore Kader […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Bandung ternyata tidak hanya bertumpu pada pajak yang dipungut Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Sejumlah layanan publik dan aset pemerintah yang dikelola organisasi perangkat daerah (OPD) juga menjadi sumber penerimaan. Data Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kabupaten Bandung 2025 yang bersumber dari BKAD menunjukkan realisasi retribusi daerah mencapai 99,38 […]

Bale Bandung

balebandung.com – Bahasa Al-Qur’an tidak selalu menyampaikan hukum secara langsung. Ada ungkapan-ungkapan yang tampak halus dan tidak eksplisit, tetapi justru memiliki konsekuensi hukum yang penting. Dari persoalan inilah buku Dari Bahasa ke Hukum: Kinayah Al-Qur’an, Kognisi, dan Nalar Fikih karya Yusuf Ali Tantowi, Syihabuddin, dan Dadang Sudana bergerak. Buku ini mencoba mempertemukan kajian bahasa Al-Qur’an, […]