Bale Bandung

Polresta Bandung Amankan 12 Pengeroyok Preman Hingga Tewas

×

Polresta Bandung Amankan 12 Pengeroyok Preman Hingga Tewas

Sebarkan artikel ini
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan saat ekspos kasus pengeroyokan di Mapolresta Bandung, Senin (25/1/21). by bbcom
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan saat ekspos kasus pengeroyokan di Mapolresta Bandung, Senin (25/1/21). by bbcom

SOREANG, Balebandung.com – Satreskrim Polresta Bandung menciduk 12 orang pelaku penganiayaan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia dan luka berat di Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung pada 18 Januari lalu. Penganiayaan yang dilakukan oleh belasan orang warga ini dipicu oleh ulah korban yang dianggap selalu meresahkan.

Kapolresta Bandung, Kombespol Hendra Kurniawan mengatakan, para pelaku yang sebagian besar adalah para petani sayuran di daerah itu, melakukan penganiayaan terhadap dua orang korban.

Korban atas Asep meninggal dunia dan korban Ayi mengalami luka berat. Keduanya menjadi korban pengeroyokan oleh belasan orang warga sekitar yang merasa terusik oleh ulah keduannya selama tiga tahun terakhir ini.

“Telah terjadi penganiayaan hingga korban meninggal dunia dan luka berat. Kedua korban ini dianggap selalu meresahkan. Sehingga muncul niat dari mereka untuk memberi “pelajaran”. Namun rupanya kebablasan hingga korban meninggal dunia dan luka berat,” kata Kapolresta saat ekspos di Mapolresta Bandung, Soreang, Senin (25/1/21).

Dalam kasus tersebut, urai Kombes Pol Hendra, belasan orang warga ini memiliki peran masing masing. Yakni menghasut, mengajak dan mengumpulkan warga. Kemudian, belasan orang warga ini mendatangi warung tempat kedua korban yang tengah minum kopi. Lalu terjadilah penganiayaan tersebut.

“Masing ada perannya dan ada satu orang pelaku yang masih di bawah umur. Para pelaku ini terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara karena melanggar pasal 170, 160 KUHP. Ancaman hukuman ini dilihat dari keterlibatan dan peran dari masing masing pelakunya,” jelas Hendra.

Menurutnya, alasan penganiayaan oleh para pelaku, karena kesal selalu diperas atau dimintai uang oleh kedua korban ini. Karena dianggap sudah di luar kewajaran, mereka nekad melakukan tindakan melanggar hukum.

“Sebenarnya tindakan para tersangka ini awalnya sudah benar, yakni melaporkan perbuatan kedua terangka itu ke Polsek Cimenyan. Namun sayangnya, baru sekitar tiga hari lapor, malah terjadi penganiayaan ini. Saya juga imbau kepada masyarakat ketika ada permasalahan seperti ini, agar jangan main hakim sendiri, tapi melapor kepada petugas,” kata dia.

Sementara itu Yudi salah salah seorang pelaku mengaku kesal dengan perbuatan kedua korban. Karena sudah tiga tahun terakhir ini, keduanya selalu meminta uang kepada para petani dan bandar sayuran di daerah tersebut. Bahkan, sebelum terjadi penganiayaan itu, keduanya meminta Yudi untuk mengumpulkan para bandar dan petani sayuran.

“Mereka datang ke warung saya, minta kopi dan rokok. Kemudian minta saya mengumpulkan para bandar sayuran. Keduanya minta jatah Rp 1.000 perkilogram dari penjualan sayuran. Tak hanya itu saja, mereka juga minta jatah Rp 500 ribu perhari. Karena kesal, saya ajak warga yang lain untuk memberi pelajaran sama kedua orang ini yang selalu membuat resah warga di tempat kami,” papar Yudi.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]