Bale Kab Bandung

Polsek Katapang Dalami Kasus Ujaran Kebencian

KATAPANG, Balebandung.com – Seorang tukang bakso bernama Toto Agustin (41) warga Kampung Babakan Cedok, Desa Pangauban, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, terpaksa tidak bisa berjualan bakso untuk mencari nafkah. Toto sekeluarga menerus mendapat teror dari oknum yang tidak bertanggung jawab.

Berawal dari terunggahnya foto Warung Bakso “Doyok” miliknya di akun facebook Jefsen Satria. Akun Jefsen Satria sendiri mengunggah postingan ujaran kebencian / hate speech kepada Presiden Joko Widodo, atas meninggalnya sang ibunda, Sujiatmi Notomiharjo, Rabu (25/3) lalu.

Postingan bernada ujaran kebencian yang diunggah akun fb Jefsen Satria tersebut menuliskan “Selamat atas matinya mak jokowi kmi rakyat trtama umat islam…sangat bahagia dan bersuka ria… Smga anak dan jkowi cpat nyusul ke nrka ya.amin.yg ga bersuka ria itu hanya cinakomunis,dan kafir piki…pki betina bukanbsh yg mati..”

Unggahan di akun fb tersebut hingga saat ini berdasarkan pantauan telah dihujani oleh kecaman dan hujatan para warganet.

Kapolsek Katapang Kompol Kozasah melalui Kanit Reskrim Polsek Katapang, AKP Dwi Noor Wahyono mengatakan, setelah mendapat menginterogasi Toto di ruang Reskrim Polsek Katapang, diketahui jika Toto dan pemilik akun fb Jefsen Satria tidak saling kenal.

“Petugas Bhabinkamtibmas, setelah mendapat informasi langsung turun ke Warung Bakso “Doyok” yang viral dan menemui Toto, lalu membawa ke Mapolsek Katapang. Diketahui dia dan pemilik akun Jefsen Satria tidak saling kenal,” ungkap Kanit Reskrim.

AKP Dwi menambahkan, Toto mengakui foto Warung Bakso “Doyok” yang diposting di akun fb Jefsen Satria tersebut adalah milik Toto. Namun, Toto sendiri mengaku tidak tahu kalau foto warung bakso miliknya tersebut diunggah di akun b Jefsen tersebut.

“Karena di banner warung bakso terdapat nomor hp saudara Toto yang digunakan untuk pemesanan, maka saudara Toto terus dihujani teror. Karena, kan, foto warung baksonya ikut tampil di akun fb Jensen itu. Akibatnya Toto sampai tidak berdagang karena takut dengan teror tersebut,” kata Dwi.

Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terhadap akun fb Jensen tersebut. Hingga kini pihakya belum bisa menentukan lebih lanjut apakah akun fb itu asli atau tidak. Namun, Dwi memastikan jika foto warung bakso yang diposting di akun tersebut adalah hoax.

“Intinya, untuk foto warung bakso tidak benar. Warung bakso itu milik saudara Toto. Sementara Toto tidak kenal dengan pemilik akun atau foto orang yang ada di akun tersebut,” tandas Dwi. ***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close