DAYEUHKOLOT, balebandung.com – Lurah Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Gandung Audi mengaku sangat bersyukur dapat meraih Pinunjul Tilu (Juara Ketiga) di ajang penghargaan Anugerah Gapura Sri Baduga Desa dan Kelurahan Tingkat Jawa Barat 2025, yang digelar di Sasana Budaya Ganesha ITB, Selasa 30 Desember 2025.
Aungerah tersebut diserahkan langsung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kepada Gandung Audi dan berhak mendapatkan hadiah Rp6 miliar.
Gandung bilang, dirinya tidak terlalu fokus menjadi juara ke berapa, namun yang menurutnya membanggakan adalah, menjadi juara Tingkat Provinsi Jawa Barat yang artinya mampu mengalahkan 645 kelurahan se-Jabar.
Padahal dirinya baru dilantik menjadi Lurah Pasawahan oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna pada Juli 2025. Gandung sendiri relatif masih muda, sosok pemimpin dari generasi milenial.
“Syukur alhamdulillah, meski baru lima bulan menjadi Lurah Pasawahan, tapi kami sudah bisa berprestasi di tingkat Jawa Barat dengan meraih juara tiga Anugerah Gapura Sribaduga. Semua tidak terlepas dari arahan Bapak Bupati Bandung Dadang Supriatna, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bapak Supardian, serta kerja keras jajaran Pemerintahan Kelurahan Pasawahan dan dukungan semua warga Pasawahan,” ucap Gandung.
Menurutnya, penilaian penghargaan ini berdasarkan inovasi serta penilaian berbagai bidang. Namun bagi Pasawahan Dayeuhkolot, merupakan sebuah kebanggan tersendiri di tengah permasalahan banjir ternyata masih mampu meraih prestasi.
“Uang hadiah Rp6 miliar-nya mau dipakai untuk mengatasi permasalahan banjir dan sampah di Pasawahan,” ucap Gandung.

Selain Kelurahan Pasawahan, untuk tingkat desa, Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi juga berhasil menjadi Pinunjul Dua (Juara Kedua) Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Jabar dan berhak mendapat hadiah Rp7 miliar.
Kepala Desa Cibiru Wetan Hadian Supriatna mengatakan hadiah itu akan digunakan untuk modal percepatan pembangunan dan kemajuan desa ke depannya.
“Kami sangat bersyukur bisa mengharumkan nama Kecamatan Cileunyi dan Kabupaten Bandung di tingkat provinsi. Semua ini tidak mungkin tercapai tanpa dedikasi dari setiap anggota tim pemerintahan desa dan partisipasi aktif seluruh masyarakat yang selalu mendukung setiap program pembangunan yang kami laksanakan,” ucap Hadian.
Hadiah yang diberikan tidak hanya berupa bantuan keuangan, tetapi juga akan didukung dengan program pendampingan dan pembinaan berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengoptimalkan potensi desa yang telah terbukti memiliki kapasitas unggul.
Program Gapura Sri Baduga bertujuan mendorong semangat kompetisi sehat antar desa dan kelurahan dalam meningkatkan kualitas pembangunan daerah, sekaligus mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat di tingkat desa/kellurahan sebagai ujung tombak pembangunan nasional.
Anugerah Gapura Sri Baduga Tingkat Jabar 2025 ini diikuti oleh ratusan desa dan kelurahan se-Jawa Barat. Penilaian dilakukan melalui serangkaian tahapan yang ketat dan objektif oleh tim dewan juri yang terdiri dari para ahli dan praktisi pembangunan dari berbagai bidang.
Pemenang dipilih berdasarkan capaian kinerja yang terukur, inovasi yang diterapkan, serta dampak positif yang diberikan bagi kemajuan masyarakat desa.***







