Bale Bandung

Raihan WTP Pemkab Bandung Bukti Tidak Adanya Temuan dalam Pemeriksaan Keuangan

×

Raihan WTP Pemkab Bandung Bukti Tidak Adanya Temuan dalam Pemeriksaan Keuangan

Sebarkan artikel ini
Irbansus Inspektorat Kab Bandung, Muhammad Dani, SH. MM. by bbcom
Irbansus Inspektorat Kab Bandung, Muhammad Dani, SH. MM. by bbcom

SOREANG, Balebandung.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung dinilai berhasil dalam menata keuangan daerah, sehingga sukses mendapat predikat WajarTanpa Perkecualian (WTP) tiga tahun berturut-turut dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat.

Inspektur Pembantu Khusus (Irbansus) Inspektorat Kabupaten Bandung Mohammad Dani menerangkan, pemeriksaan dan pengawasan itu terbagi menjadi tiga bagian.Pertama, pemeriksaan reguler atau pengawasan yang dilaksanakan Inspektorat Daerah. Kedua, pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK RI perwakilan Jawa Barat, yang terdiri dari pemeriksaan LKPD dan pemeriksaan yang bersifat tentatif, diantaranya pendapatan, kinerja, dan pemeriksaan lainnya. Ketiga, pemeriksaan yang dilaksanakan oleh BPKP Perwakilan Jawa Barat.

Ketiga tahapan pemeriksaan tersebut, kata Dani, menjadi pelaksanaan pemeriksaan di Indonesia, Jawa Barat, dan khususnya di Kabupaten Bandung.

“Inspektorat atau BPKP sudah masuk untuk melaksanakan pemeriksaan. Dalam prosesnya, dipastikan tidak ada temuan,” tandas Dani.

Dani menjelaskan, setiap pemeriksaan yang dilaksanakan oleh Inspektorat sesuai dengan PKPT Program Rencana Pemeriksaan Tahunan. Jadi, jelas waktu pemeriksaannya, setiap tahun pemeriksanaan LKPD, masuk setiap tahun pada Februari-Maret.

“Jadi, yang tersebar isu ada temuan hasil pemeriksaan di beberapa desa, dipastikan tidak benar,” tegasnya.

Dani menegaskan, terkait statement yang menyatakan BPK menemukan adanya temuan ADPD di semua desa, itu bukan yang berkaitan dengan dana desa maupun ADPD keuangan.

“Namun temuan BPK ditahun 2017 . Tapi bukan temuan terkait audit keuangan. Melainkan, administrasi terkait kinerja. Misalnya, di-sampling memeriksa tahun 2017 lalu yang ditindaklanjuti tahun ini. Sebab, temuan kurang optimalnya pelaksanaan Sispedes (Sistem Perencanaan Pembangunan Desa). Jadi, ada beberapa desa yang aplikasi Sispedesnya belum dilaksanakan secara maksimal, mungkin karena SDM atau hal lainnya,” jelas Dani.

Selain terkait Sispedes, juga ditemukan banyak desa yang belum merubah profil desa. “Hal itulah yang menjadi temuan BPK tahun 2017, dan kami sebagai pembina menindakanjuti dengan memanggil desa terkait,” jelas Dani.

Dani menegaskan, hasil pemeriksaan pada anggaran tahun 2019 lalu, tidak ada satu desa pun di yang menjadi temuan BPK. Sehingga pada tahun 2019 Kabupaten Bandung kembali mendapatkan predikat WTP.

“Nanti pemeriksaan realisasi anggaran 2020 akan diperiksa pada tahun 2021. Semoga bisa mempertahankan predikat WTP. Sebab, sistem WTP ada ambang batasnya. Jadi, kalau temuan terlalu banyak, pasti turun ke WTD atau hingga ke disclaimer,” terang Dani.

Raihan predikat WTP tersebut, kata dia, berhasil diraih Pemkab Bandung berkat kebersamaan dalam mengelola dan mengalokasikan anggaran sesuai dengan regulasi yang ditetapkan.

“Keberhasilan mempertahankan predikat WTP selama tiga tahun berturut-turut. Berkat kerjasama semua perangkat daerah. Mulai SKPD, kecamatan sampai pemerintahan desa,” ujar Dani. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]