Bale Bandung

Renie Rahayu Fauzi: Pidato Kenegaraan Presiden Sarana Pahami Arah Kebijakan Pemerintah Pusat dalam Pembangunan Nasional

×

Renie Rahayu Fauzi: Pidato Kenegaraan Presiden Sarana Pahami Arah Kebijakan Pemerintah Pusat dalam Pembangunan Nasional

Sebarkan artikel ini

SOREANG, balebandung.com – DPRD Kabupaten Bandung menggelar rapat paripurna mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI dan Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2026, di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bandung, Soreang, Jumat (15/8/2025).

Sidang Istimewa pidato kenegaraan Presiden dan Penyampaian Nota RUU APBN 2026 itu digelar DPR RI menjelang peringatan HUT ke 80 Kemerdekaan RI 17 Agustus 2025.

Sementara pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung dipimpin Ketua DPRD Renie Rahayu Fauzi, dihadiri tiga Wakil Ketua DPRD beserta anggota, Bupati Bandung HM Dadang Supriatna, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb dan Jajaran Forum Komonikasi Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung beserta jajaran pimpinan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD).

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi mengatakan, pidato kenegaraan ini merupakan momentum penting bagi kita semua, tidak hanya sebagai wujud penghormatan terhadap agenda konstitusional kenegaraan.

“Tetapi juga sebagai sarana untuk memahami arah kebijakan pemerintah pusat dalam pembangunan nasional,” kata Renie.

Rapat Paripurna Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto kemudian dilanjutkan rapat paripurna Penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2026 yang memuat arah kebijakan pembangunan dan prioritas program nasional untuk tahun 2026.

Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Jalan

Sementara Bupati Bandung Dadang Supriatna usai mengikuti rapat paripurna menyampaikan, pihaknya akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 1 triliun dalam tiga tahun ke depan untuk memperbaiki sekitar 500 kilometer jalan rusak di wilayah Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung menargetkan seluruh jalan rusak di 31 kecamatan akan rampung dan mulus diperbaiki dalam 3 tahun ke depan.

Alokasi anggaran sebesar Rp 1 triliun itu, kata Kang DS (sapaan akrab Dadang Supriatan), akan dibagi ke dalam 3 tahun anggaran, yakni mulai tahun anggaran 2025 hingga 2027 mendatang, menyesuaikan dengan kemampuan APBD Kabupaten Bandung.

“Saat ini tersisa sekitar 500 kilometer jalan rusak. Insya Allah, seluruhnya akan mulus total dalam tiga tahun ke depan. Akan kita bereskan semuanya sehingga tidak ada jalan yang rusak lagi,” ungkap Kang DS usai Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Bandung, Jumat (15/8/2025).

Selama 3,5 tahun memimpin Kabupaten Bandung pada periode pertama sebagai Bupati Bandung, Kang DS telah berhasil memperbaiki sekitar 1.000 kilometer jalan rusak yang merupakan ‘warisan’ bupati sebelumnya.

Namun karena adanya kenaikan status jalan desa menjadi jalan kabupaten, jumlah jalan rusak kembali bertambah. Total panjang jalan rusak yang tersisa sekitar 500 kilometer.

Pada tahun 2025 ini pihaknya telah menganggarkan anggaran sekitar Rp 300 miliar. Sisanya dibagi merata pada tahun 2026 dan 2027.

Pada tahun ini, Kang DS akan fokus memperbaiki akses jalan menuju tempat wisata dan perbatasan antar daerah. Di antara ruas jalan yang akan diperbaiki tahun ini, kata Kang DS, adalah ruas jalan Kendeng-Dewata-Londok di Desa Sugihmukti Kecamatan Pasirjambu.

Ruas jalan sepanjang 22 kilometer ini merupakan jalan penghubung antara Kabupaten Bandung dengan Kabupaten Cianjur. Bupati menargetkan dua sampai tiga tahun, ruas jalan Kendeng-Londok yang membutuhkan anggaran Rp 44 miliar tuntas diperbaiki.

“Insya Allah sesuai permintaan warga Londok dan Dewata, saya sudah tetapkan bahwa Jalan Kendeng hingga Londok akan diperbaiki mulai tahun ini. Untuk tahap awal, akan kita cor sepanjang empat kilometer,” kata Kang DS.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]