Bale Bandung

Satpol PP Temukan 42 Bangunan Tanpa Izin di Bandung Selatan

×

Satpol PP Temukan 42 Bangunan Tanpa Izin di Bandung Selatan

Sebarkan artikel ini
Petugas Satpol PP Kab Bandung menyegel room Milan Resto n Karaoke, di Jalan Raya Bandung-Garut, Kampung Bojong Hareueus Desa Cangkuang Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/18) sore. by iwa/bbcom.

SOREANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung menemukan 42 bangunan yang mayoritas hotel, penginapan, dan restoran berdiri tanpa izin di jalur selatan Pasirjambu-Ciwidey.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bandung Usman Sayogi mengungkapkan, puluhan bangunan tak berizin itu terdeteksi saat jajarannya melakukan penyisiran seiring dengan banyaknya laporan yang masuk.

“Totalnya ada 42 bangunan. Mayoritas bangunan yang belum mengantongi izin kategori bangunan besar yang dipakai untuk pengembangan usaha hotel, penginapan, dan restoran,” kata Yogi, Sabtu (14/7/18).

Menurut dia, pihaknya sudah melayangkan peringatan agar para pemilik bangunan itu segera memproses kepengurusan izinnya. Dirinya pun sempat memantau langsung ada beberapa diantaranya yang kini tengah mengurus izin.

“Kami lihat dan memantau dalam beberapa hari ini ada pengusaha yang mulai mengurus berkasnya. Mudah mudahan sesuai dengan hasil penyisiran awal (42 pemilik bangunan) semua tuntas memiliki izin,” kata dia.

Yogi menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali menyisir ulang untuk memastikan progres kepengurusan legalitas itu sesuai komitmen awal. Bila tetap tak ada perubahan Pol PP akan bertindak tegas.

“Langkah (penyegelan) itu bila ngga ada itikad baik dari si pemilik bangunan enggan mengurus perizinan. Kalau ngga ada progres, kami akan mengusulkan ke pimpinan untuk membentuk tim (pembersih),” jelas Usman.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]

Bale Bandung

Sebuah naskah tua dari daun lontar menyimpan ingatan panjang tentang Sunda. Namanya Carita Parahyangan. Naskah ini dikenal sebagai naskah anonim Sunda Kuno. Nama penulisnya tidak diketahui. Para ahli umumnya memperkirakan naskah ini disusun pada akhir abad ke-16, sekitar tahun 1580 M, tidak lama setelah masa akhir Pakuan Pajajaran. Dalam tradisi pernaskahan, naskah ini dikenal sebagai […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com — Bupati Bandung Dadang Supriatna menghadiri audiensi bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) RI, Rini Widyantini, di Kantor Kementerian PAN-RB, Jakarta, Rabu (13/5). Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Harian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Ia bersama jajaran pengurus APKASI menyampaikan berbagai […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — Pembahasan Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) di DPRD Kabupaten Bandung diperpanjang bukan tanpa alasan. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, MA Hailuki menyebut regulasi tersebut harus disusun lebih matang karena menyangkut masa depan pengelolaan aset strategis dan potensi peningkatan PAD daerah Hailuki, menilai Raperda tentang Pengelolaan BMD memiliki posisi strategis bagi masa […]